Marc Marquez: Pembalap Tidak Punya Rasa Takut!

0

RiderTua.com – Marc Marquez: Pembalap tidak punya rasa takut… Pada hari Jumat (19/3/21), media DAZN menerbitkan seri dokumenter baru tentang bintang MotoGP Repsol Honda Marc Marquez, bertajuk ‘Fearless’. Fearless membahas dalam tiga bab, salah satunya mengungkapkan bagaimana pemegang gelar 8 kali itu mengatasi rasa takut. Terutama yang berkaitan dengan cedera lengan atasnya yang berlarut-larut, dan menyebabkan pembalap berusia 28 tahun itu pindah ke Jerez. Sejak 19 Juli 2020, dia telah menjalani tiga kali operasi.

Marc Marquez: Pembalap Tidak Punya Rasa Takut

“Kami pembalap memiliki kebajikan yang terkadang berubah menjadi kelemahan. Kami tidak memiliki rasa takut. Kami pembalap tidak pernah berbicara tentang kematian. Jika kami naik motor dan memikirkan hal-hal ini, lebih baik tidak usah balapan dan tinggal saja di rumah,” kata Marc Marquez tegas.

“Jika kita memperhitungkan karier saya, risiko berat ini dihargai dengan banyak gelar,” kenang juara dunia 8 kali itu.

Selama 8 bulan, Marc tak menyentuh motor MotoGP-nya, akibat dari cedera yang berkepanjangan itu. Dia menambhakna, “Hal tersulit adalah setelah menjalani operasi ketiga, ketika saya berbaring di sana dan tidak bisa bergerak. Lengan adalah benda yang paling sakit. Karena ada kemungkinan bahwa infeksinya masih ada, duniaku seakan runtuh.”

Sementara itu, juara MotoGP enam kali itu telah memperlihatkan kemajuan yang signifikan. Minggu lalu dia berlatih dengan RC213V-S, ini artinya comeback Marc semakin dekat meski belum ada kepastian kapan itu terjadi.

Juara GP 82 kali itu melanjutkan, “Saya tidak takut bahwa saya tidak akan lagi menjadi Marc Marquez yang sama. Karena jika saya tidak bisa menjadi Marc Marquez, saya tidak akan kembali. Saat saya kembali, tubuh saya harus siap mengambil risiko yang sama. Sedikit demi sedikit saya merasa semakin kuat. Lengan memberi saya perasaan yang berbeda dan saya tidak merasakan’ kupu-kupu’ di perut saya lagi.”

Marc mengakhiri pembicaraan dengan berujar, “Cedera itu mengajari saya bahwa, sesuatu bisa berakhir saat saya tidak menduganya. Tapi itu tidak akan mengubah gayaku. Yang paling memotivasi saya untuk kembali ke level yang sama adalah, tim dan penggemar saya.”

Leave a Reply