Danilo Petrucci: Masalah KTM Hanya di Trek Qatar!

0

RiderTua.com – Danilo Petrucci mengatakan trek punya peran penting untuk keberhasilan, dan masalah KTM hanya di trek Qatar untuk saat ini… Pembalap pendatang baru tim Tech3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci menyelesaikan tes pramusim Qatar di tempat ke-19 secara keseluruhan. Meski begitu, pembalap asal Italia itu masih yakin bahwa, beberapa masalah yang dia keluhkan tentang KTM RC16 tidak akan terjadi di trek lain. Jadi hanya di Qatar dia akan menderita seperti yang dikatakan Dani Pedrosa bahwa Losail bukan trek yang cocok untuk KTM saat ini…

Danilo Petrucci: Trek Punya Peran Penting untuk Keberhasilan

Danilo Petrucci menyelesaikan tes resmi MotoGP di Sirkuit Internasional Losail di posisi ke-19 secara keseluruhan. 1,7 detik di belakang waktu terbaik yang ditorehkan pembalap Ducati, Jack Miller. Selain itu, dia dan tim harus menyelesaikan program tes yang sudah direncanakan.

Pada hari Kamis, pembalap berusia 30 tahun itu sempat kesal lantaran dia juga harus menguji banyak suku cadang baru, jadi tidak punya cukup waktu untuk menyempurnakan set-up. Hal ini diperparah dengan badai pasir yang terjadi pada hari Jumat, dan mencegahnya untuk meningkatkan catatan waktunya.

Manajer Race KTM Mike Leitner mengonfirmasi hal ini, “Danilo harus terbiasa dengan tim dan motornya terlebih dahulu. Tapi kami tahu, kami harus menyesuaikan motor lebih baik dengan Danilo. Kami masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan.”

Petrucci menjelaskan, “Kami memiliki beberapa masalah terutama di Qatar. Saya belum tahu banyak tentang motornya, tapi saya bisa katakan kami bisa membetot gas lebih awal. Oleh karena itu akselerasinya sangat-sangat bagus. Kami juga kuat saat mengerem, dan itu adalah kekuatan yang sayangnya tidak bisa kami mainkan di sini.”

“Tapi saya hanya mengendarai motor selama beberapa hari dan hanya di trek ini. Jadi bisa jadi saya salah. Tapi sejauh menyangkut waktu lap, kami semua pembalap KTM berada di area yang sama,” tambahnya.

“Dan saya bisa mengurangi gap saya ke pembalap KTM tercepat. Pada awalnya 1,5 detik dan pada akhirnya hampir 0,2 detik. Jadi saya sudah terbiasa dengan motornya dengan baik, tapi tentu saja tidak cukup jika jeda waktu lebih dari 1,5 detik. Kami melihat di masa lalu, bahwa 15 besar di MotoGP juga bisa dalam 1,5 detik. Jadi, penting bagi kami untuk terus mengerjakan set-up motor.”

Leave a Reply