Yamaha Berhasil Bikin Sasis Lincah, Terima Kasih Morbidelli!

0

RiderTua.com – Maverick Vinales berujar “Kami punya senjata…” senjata apa yang dimaksud?.. Menjelang kick-off MotoGP pada 28 Maret 2021, dua aspek masih membuat Maverick Vinales khawatir. Yup, fase start dan top speed. “Kami sudah melakukan pekerjaan itu,” tegas pembalap berusia 26 tahun itu pada hari Jumat di Qatar. Namun sasis baru tampaknya selangkah lebih maju dan menolong masalah itu. Motor ini cukup mudah dikendalikan tahun ini (handling maknyuss), meski dengan tangki penuh.. Berterima kasih kepada Morbidelli yang dijadikan panduan dalam mendesain sasis M1 2021.. Namun kenapa Franky belum juga mendapat dukungan penuh dari Yamaha?.. Melihat Pramac dan Tech3 tidak di ‘anak tiri’kan..

Yamaha Berhasil Bikin Sasis Lincah, Terima Kasih Morbidelli!

Angin kencang dan lintasan berpasir membuat tes MotoGP hari terakhir di Qatar, ambyar. Beruntung bagi Maverick Vinales, sejauh ini performanya saat tes sangat memuaskan. “Kami merasa bahwa kami telah melakukan pekerjaan itu. Saya ingin mencapai itu dalam tes ini dan itu memberi motivasi tambahan untuk bertarung di balapan,” ujar pembalap asal Spanyol itu.

Dua minggu sebelum balapan pertama musim ini, peringkat ke-6 di Kejuaraan Dunia tahun 2020 itu memastikan, “Saya merasa siap. Saya pikir kami memiliki kecepatan dan ritme untuk bertarung di barisan depan dalam balapan. Tujuannya tetap untuk memperbaiki start. Itu tidak mudah, tapi kami akan mencoba.”

“Saya yakin kondisi grip di balapan akan sama sekali berbeda, nanti kita lihat. Secara keseluruhan, perasaannya sangat positif. Saya pikir kami melakukan pekerjaan dengan baik. Yamaha memberi kami kesempatan untuk berkembang. Catatan waktunya sangat cepat dan bannya sedikit lebih keras dibanding tahun lalu. Itu berarti kami telah meningkat cukup banyak, terutama kecepatannya.”

Pada tes hari Kamis, Vinales membukukan waktu terbaiknya, hanya terpaut 0,061 detik dari rekor lap tidak resmi yang dicetak pembalap Ducati Jack Miller. Sedangkan pada rekor kecepatan tertinggi yang dicetak pembalap Pramac-Ducati Johann Zarco (357,6 km/jam), Yamaha kalah 10 km/jam.

Kini, pembalap Yamaha itu juga tahu tentang kelemahannya pada balapan pembuka musim. “Kami menghadapi balapan yang sulit karena masalah saat start dan top speed di straights,” ujar pembalap yang beberapa bulan lagi akan menjadi seorang papa ini.

“Tapi kami juga memiliki senjata yang bisa kami gunakan. Kami akan mencoba untuk melakoni balapan yang menyenangkan. Setelah tes, perasaan saya sangat positif. Kami tenang, kami memahami situasinya dan kami akan berusaha bekerja sangat keras untuk secepat mungkin, terutama di awal balapan,” janji Vinales.

Sasis Yamaha Musim Ini Lebih Baik

Sasis baru tampaknya selangkah lebih maju. Menanggapi masalah ini Vinales berkata, “Pada hari Kamis saya mengendarai motor dengan sasis baru. Saya merasa sangat nyaman dengan sasis itu mulai dari beberapa lap pertama. Itu pertanda baik. Mengejar catatan waktu juga cukup mudah bagi saya, yang juga merupakan pertanda baik dalam hal sasis.”

Jadi, apakah Vinales menemukan arah yang benar di Yamaha? Dengan tegas Vinales mengatakan, “Ya, saya pikir kami melakukan pekerjaan yang cukup bagus. Kami mencoba banyak hal yang umum, tetapi tidak terlalu banyak. Itu selalu penting. Saya pikir pada akhirnya kami memiliki pemahaman yang cukup baik, tentang di mana kami berdiri dan ke mana kami harus pergi.”

“Kami tahu kami harus meningkatkan start, kami harus meningkatkan beberapa hal pada motor. Ini akan memakan waktu, tetapi kami akan bekerja sangat keras. Tapi arahnya bagus. Motor ini cukup mudah dikendalikan tahun ini, meski dengan tangki penuh. Saya tidak tahu untuk sisa musim ini. Saat ini kami berada di level yang bagus. Kami harus berkonsentrasi pada itu, dan kemudian melihat di mana kami berdiri setelah balapan pertama.”

Untuk pertama kalinya, Cal Crutchlow juga menjadi tes rider Yamaha. “Saya belum sempat berbicara dengannya. Tapi saya pikir mereka melakukan pekerjaan dengan baik. Ini penting bagi kami, karena ini banyak membantu kami sehingga kami dapat fokus pada hal-hal lain. Itu bagus,” kata Vinales senang.

Leave a Reply