Rossi Seperti Barry Sheene Penuh Karisma dan Popularitas Tak Terbatas!

0
Rossi Seperti Barry Sheene Penuh Karisma dan Popularitas Tak Terbatas
Rossi Seperti Barry Sheene Penuh Karisma dan Popularitas Tak Terbatas

RiderTua.com – Tetap dipuja…Valentino Rossi seperti Barry Sheene penuh karisma dan popularitas tak terbatas. Selalu punya cara unik dan spontan untuk menghibur penggemarnya. Pada musim 2020, Valentino Rossi tidak mendulang poin dalam 6 balapan berturut-turut. Dua kali di antaranya, dia absen karena terinfeksi. Namun peringkat popularitas pembalap berjuluk The Doctor itu tidak terpengaruh. Dia tetap dipuja banyak penggemar MotoGP di seluruh dunia. Bahkan demi menghormati Barry Sheene saat menang dia melakukan selebrasi dengan gaya unik..

Rossi Seperti Barry Sheene Penuh Karisma dan Popularitas Tak Terbatas

Pada musim 2020, Valentino Rossi mengalami musim MotoGP terburuk dalam karirnya. Dia berada di peringkat ke-15 di Kejuaraan Dunia dan hanya sekali naik podium (finis ke-3 di GP Jerez-2 pada bulan Juli). Sejak 25 Juli 2017 (GP Assen), dia belum pernah lagi memenangkan Kejuaraan Dunia. Dan sejak 2009, dia belum meraih gelar Kejuaraan Dunia.

Namun demikian, pria Italia yang hampir berusia 42 tahun itu memiliki keistimewaan yang sama seperti Barry Sheene. Pembalap legendaris yang menjadi juara dunia 500 cc tahun 1976 dan 1977 bersama Suzuki.

motogp

Barry Sheene adalah pembalap pertama dalam olahraga balap motor di tahun 1970-an. Dia mengendarai Rolls-Royce Silver Shadow dengan nomor registrasi ‘4 BSR’, yang merupakan singkatan dari ‘For Barry Sheene Racing’.

Sheene yang asli Inggris, bisa berbicara bahasa Spanyol dan Prancis dengan sempurna. Dia juga bersinar di kelas-kelas kecil (3 kemenangan di Kejuaraan Dunia 125 cc dan runner-up juara dunia tahun 1971 dengan Suzuki). Dan dia berjuang tanpa lelah untuk melahap setiap lintasan balap motor.

Barry adalah perokok berat, dia menghirup asap Gitane tanpa filter satu demi satu dan sengaja membuat lubang di bagian depan dagu helm full-facenya. Sehingga dia masih bisa merokok beberapa kali saat menunggu di grid start.

Meninggal Karena Kanker

Uniknya, dia adalah pembalap teratas pertama yang mengenakan baju balap kulit warna-warni. Karena pada saat itu, para pembalap mengenakan baju balap kulit seragam berwarna hitam.

Pada2003, Sheene meninggal karena kanker esofagus pada usia 52 tahun. Untuk menghormatinya, Valentino mengambil sebuah bendera putih raksasa dengan nomor 7 berwarna hitam, yang dia bawa keliling lintasan setelah dia meraih kemenangan di Phillip Island.

Setelah itu bintang MotoGP asal Urbino-Italia itu berkata sambil nyengir, “Di mana saya mendapatkan bendera ini? Pagi ini saya berpikir, ‘Apa yang harus saya lakukan jika saya menang?’ Jadi saya ‘mencuri’ sprei di kamar hotel saya, lalu kami beri tulisan nomor 7 (nomor Barry Sheene) . Maaf… untuk hotel (yang sudah diambil spreinya).”

Leave a Reply