Yamaha Tak Membuat Skutik 110 cc Baru Lagi?

0
Skutik Yamaha Gear 125

RiderTua.com – Entah mengapa Yamaha Indonesia tak lagi membuat skutik bermesin 110 cc terbaru lainnya. Padahal motor jenis ini masih memiliki banyak peminat, walau mungkin sudah tak sebanyak 125 cc. Yamaha tak membuat skutik 110 cc lagi karena disebut tak terlalu menguntungkan bagi mereka. Dalam arti lain, yang mereka dapat dari itu adalah ‘cuma iritnya saja’.

Yamaha Tak Membuat Skutik 110 cc Karena Tak Menguntungkan?

Sebenarnya kalau berbicara soal data penjualannya, skutik 110 cc terjual cukup banyak, dengan angka mencapai sekitar 2,8 juta unit pada tahun 2018 lalu. Disini, Honda yang cukup mendominasi di segmen tersebut, tapi tidak dengan Yamaha. Merek asal Jepang ini lebih memilih menetap di segmen skutik 125 cc.

Mungkin kedengarannya aneh, karena Yamaha pernah memiliki motor bermesin 110 cc jauh sebelumnya. Tapi sepertinya sekarang model tersebut sudah dihentikan produksinya atau dipasangkan mesin lebih besar lagi. Alasan Yamaha tak mau meneruskan skutik jenis tersebut yaitu karena disebut hanya akan mengejar efisiensi bahan bakarnya saja.

Yamaha tak membuat skutik 110 cc

Lebih Pilih 125 cc

Yamaha menjelaskan bagaimana mesin 110 cc dan 125 cc dibandingkan satu sama lain, dan kesamaan yang dimiliki hanyalah iritnya saja. Sementara tenaganya sudah tentu berbeda satu sama lain, dimana 125 cc lebih unggul ketimbang 110 cc. Inilah alasan kenapa Yamaha tak mau teruskan ke segmen tersebut dan lebih memilih segmen yang lebih bagus menurutnya.

Kini Yamaha sudah memiliki sejumlah motor skutik 125 cc yang dimilikinya, tak hanya Mio saja, tetapi juga Fino, Freego, X-Ride, serta yang terbaru, Gear. Semuanya mengandalkan mesin Bluecore 125 yang disebut lebih irit dan bertenaga daripada mesin 110 cc. Jadi sepertinya mesin ini sudah lebih dari cukup bagi Yamaha.

Memang pasar skutik saat ini masih terus berkembang pesat di Indonesia, bahkan penjualannya selalu mengungguli jenis motor lainnya. Sementara skutik 125 cc tumbuh cepat, jenis lainnya sudah mulai menyusul, entah itu bermesin 150 cc atau bahkan lebih dari itu. Tapi entah apakah jenis 110 cc bakal ditinggal begitu saja ketika trennya menurun suatu saat nanti.

Leave a Reply