Jack Miller: Franky dengan Cerdik Memblokir Racing Line Dimana-mana!

Jack Miller: Franky dengan Cerdik Memblokir Racing Line Dimana-mana!

RiderTua.com – Jack Miller berujar Franky dengan cerdik memblokir racing line dimana-mana. Meski pembalap Australia itu punya ‘mega’ rencana di kepalanya. Pembalap MotoGP Pramac Ducati itu, memimpikan untuk bisa menyalip Franco Morbidelli di lap terakhir. Jack Miller ingin menobatkan dirinya sebagai pemenang berbeda ke-10 di balapan Kejuaraan Dunia MotoGP ke-13 tahun ini. Tapi rencananya gagal total. Pilihan ban sudah benar, karena dengan ban medium Miller bahkan mencatat waktu terbaiknya dalam 8 lap terakhir. “Dengan ban keras (hard), saya tidak pernah mencapai suhu yang tepat saat balapan,” ujar Miller memberikan argumennya.. Berikut kisah menarik Jack menceritakan meter-meter terakhir duel dengan murid akademi VR46 itu..

Jack Miller: Franky dengan Cerdik Memblokir Racing Line Dimana-mana!

Jack Miller: Franky dengan Cerdik Memblokir Racing Line Dimana-mana!
Jack Miller: Franky dengan Cerdik Memblokir Racing Line Dimana-mana

Pembalap Pramac Ducati itu menyerang Franco Morbidelli yang terdepan di akhir lap kedua dari belakang, setelah dengan cepat mengurangi keunggulannya 0,7 detik di akhir putaran. Namun Morbidelli membalas di tikungan 4 dan 5 dan mendorong dirinya kembali ke depan.

“Tidak ada yang saya pertaruhkan, saya tidak akan rugi apa-apa, jadi pada akhirnya saya meletakkan semuanya dalam satu kartu. Saya memakai ban medium di depan, Franco di kompon keras (hard). Tapi ban medium ini bertahan dengan sempurna. Saya mencatat waktu terbaik saya dalam 8 lap terakhir,” kata JackAss.

“Ini benar-benar tidak biasa bagi saya. Ya, saya merasa sangat baik. Selama akhir pekan, saya memiliki perasaan rahasia bahwa ban bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Saya memutuskan untuk bekerja keras 8 hari yang lalu. Tetapi pada saat itu kami tidak memiliki informasi setelah 2 hari menjalani latihan di trek basah.”

“Tetapi dengan ban keras, saya tidak pernah mencapai suhu yang tepat saat balapan di sebelah kiri. Biasanya, masalahnya ada di sisi kanan. Pada hari Minggu terakhir sebelum Tikungan 13, ban yang keras membuat roda depan saya selip.”

Mir Juaranya, Duel Last Lap Morbidelli vs Miller Keseruannya
Jack Miller: Franky dengan Cerdik Memblokir Racing Line Dimana-mana

“Hari ini saya berusaha untuk tidak menggunakan ban depan secara berlebihan di tempat-tempat berbahaya. Dalam 20 lap pertama hari ini, saya menghemat ban belakang. Setelah itu saya mencoba menutup jarak dengan Frankie. Dia mengendarai balapan yang fantastis,” ungkapnya.

“Aku punya rencana besar di kepalaku, bahwa aku akan menyalipnya di lap terakhir. Saya mencoba di dua lap jelang akhir.. Tapi aku butuh waktu terlalu lama untuk keluar dari slipstreamnya, lalu aku tidak bisa memperlambat semuanya. Kemudian kami sama-sama ke tikungan 2 berdampingan.”

Rencana Gagal Total

“Saya bertanya pada diri sendiri, siapa yang akan menjadi yang pertama berbelok ke tikungan berikutnya? Saya di sisi luar. Ternyata itu pertarungan yang bagus. Tapi Frankie memiliki akhir yang lebih baik untuk dirinya sendiri di Tikungan 5. Setelah itu, aku melewati tepi trek di Tikungan 7 mencoba masuk ke depan.”

“Pada tikungan 10 hal itu terulang. Tapi dia dengan cerdik memblokir racing line di mana-mana. Motor saya tidak seimbang antara belokan 12 dan 13, saya merasakan guncangan. Roda belakang saya tergelincir, yang menyebabkan saya kehilangan momentum di atas tanjakan.”

“Itulah mengapa saya tidak cukup dekat saat mengerem sebelum tikungan terget. Saya ingin menempelnya seketat mungkin di tikungan terakhir. Dan entah bagaimana mencoba untuk unggul di tikungan target itu. Saya berharap bisa menyalipnya sebelum garis finis.”

“Saya masih bisa mengejar dia sebelum garis finis. Tapi ketika saya berakselerasi saat melaju keluar dari tikungan ini, saya tergelincir lagi. Kemudian saya sadar, saya tidak bisa melakukannya lagi!” jelas pembalap MotoGP berusia 25 tahun itu.

Be the first to comment

Leave a Reply