Mengapa Francesco Bagnaia Lebih Menyukai Cuaca Panas?

Mengapa Francesco Bagnaia Lebih Menyukai Cuaca Panas?
Mengapa Francesco Bagnaia Lebih Menyukai Cuaca Panas?

RiderTua.com – Mengapa Francesco Bagnaia lebih menyukai cuaca panas?… Pembalap Pramac Ducati itu mengamankan tempat ke-8 di grid, dalam kualifikasi MotoGP di Valencia-2 hari Sabtu. Meskipun dia hampir jatuh, dia yakin motor Ducati-nya akan meraih hasil bagus pada race hari Minggu.

Mengapa Francesco Bagnaia Lebih Menyukai Cuaca Panas?

Pembalap Pramac Racing Pecco Bagnaia, baru-baru ini harus menghadapi tiga kekalahan di Kejuaraan Dunia MotoGP. Setelah terjatuh dan gagal finis di lap ke-6 di GP Eropa pekan lalu, pembalap Italia itu akhirnya ingin melihat bendera kotak-kotak lagi pada Minggu ini di Valencia.

Dalam kualifikasi pada Sabtu sore, pembalap Ducati itu mengamankan tempat ke-8 di grid, selisih 0,480 detik dari pole position Franco Morbidelli (Yamaha).

“Kualifikasi adalah salah satu yang tersulit. Saya punya masalah dengan penglihatan saya, karena tetesan hujan jatuh di visor helm saya dan sangat mengganggu,” jelasnya dalam sebuah wawancara dengan sebuah media asal Jerman.

Mengapa Francesco Bagnaia Lebih Menyukai Cuaca Panas?
Mengapa Francesco Bagnaia Lebih Menyukai Cuaca Panas?

“Pada balapan pertama, saya masih kurang memiliki perasaan dengan motornya. Tetapi pada akhirnya saya bisa meningkatkan diri. Sayangnya kami harus menggunakan ban depan medium dan saya tidak suka ban ini. Karena tidak stabil di bagian depan.”

“Pada lap tercepat saya, saya membuat dua kesalahan kecil dan saya hampir terjatuh, tapi saya mendapatkan hasil terbaik. Kecepatan saya untuk balapan bagus dan kami sangat dekat dengan Jack Miller,” kata Bagnaia penuh harap.

“Saya ingin langsung mengikutinya dan tidak kehilangan banyak waktu. Namun yang terpenting, kami harus berhati-hati agar tidak terlalu sering menggunakan ban belakang. Penting untuk memiliki cengkeraman yang cukup di lap terakhir. Meski demikian, kami harus agresif di awal.”

Pecco Bagnaia Satu-satunya Pembalap yang Tidak Salahkan Ban
Mengapa Francesco Bagnaia Lebih Menyukai Cuaca Panas?

Cuaca Panas=Tampil Oke, Cuaca Dingin=Bermasalah

Bagnaia sudah menunjukkan balapan yang sangat kuat tahun ini. Di MotoGP Jerez dia tersungkur di podium karena masalah teknis. Dan di posisi kedua pada balapan pertama di Misano, dia terjatuh seminggu kemudian saat dia memimpin balapan.

Dalam suhu hangat dia sering tampil kuat, namun ketika cuaca lebih dingin pembalap berusia 23 tahun itu kesulitan. “Saat cuaca hangat, saya diuntungkan karena ban tidak terlalu panas. Karena gaya berkendara saya lebih lembut, tapi saat kondisi lebih dingin seperti terakhir kali menyebabkan saya punya masalah besar. Saya tidak mendapatkan suhu ban sesuai yang dibutuhkan.”

“Kami bekerja keras untuk memecahkan masalah ini. Sangat sulit bagi saya untuk menjaga suhu ban depan. Itu menyebabkan banyak masalah bagi kami di Aragon. Ini bekerja jauh lebih baik akhir pekan ini, karena di FP4 saya bisa menyerang dengan ban tipe hard. Tahun depan saya akan memiliki lebih banyak pengalaman, dan saya akan berusaha untuk tepat di awal agar ban depan mendapat suhu yang cukup,” ungkapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply