Morbidelli: Strategi yang Menghancurkan Ban

Morbidelli: Strategi yang Menghancurkan Ban
Morbidelli: Strategi yang Menghancurkan Ban

RiderTua.com – Franco Morbidelli sebut meski strategi itu yang terbaik, namun risikonya menghancurkan ban.. Franco Morbidelli memimpin balapan MotoGP Catalunya di depan Fabio Quartararo hingga lap kesembilan dari 24 lap.. Kemudian dia disalip oleh Fabio. Di lap ke-14 di overtake juga oleh Valentino Rossi, namun superstar berusia 41 tahun itu jatuh dua lap kemudian, karena kesalahannya sendiri. Hingga lap terakhir, Morbidelli berada di posisi kedua. Namun pembalap Italia itu tidak mampu membendung gempuran dua pembalap Suzuki Joan Mir dan Alex Rins dan harus puas di posisi keempat.

Morbidelli: Strategi yang Menghancurkan Ban

“Saya jelas kecewa dengan tempat keempat ini.. Itu karena kami berada pada level yang sangat bagus. Saya mengawali balapan dengan bagus, setelah itu saya mungkin memaksa sedikit terlalu keras dan menggunakan ban terlalu banyak. Itu sebabnya saya tidak siap bertarung ketika Fabio menyalip saya. Ketika saya berada di belakangnya, saya kehilangan sesuatu di trek lurus dan harus mengambil banyak risiko di zona pengereman untuk mengejar ketinggalan. Itu sebabnya saya melakukan kesalahan dan hampir menabraknya. Saya menginjak rem, melebar dan kehilangan 2 detik. Itu mungkin membuatku kehilangan podium,” kata Morbidelli.

Morbidelli: Strategi yang Menghancurkan Ban

“Namun tetap saja, saya harus puas dengan akhir pekan ini, saya start dari posisi terdepan.. Tapi saya kurang konsisten. Sangat sulit untuk mengatur ban belakang.. saya tidak bisa. Tapi saya tidak pernah berada dalam situasi di mana saya bisa berpikir untuk menghemat ban. Ini hanya mungkin jika Anda memiliki cukup power di trek lurus. Saya yang terlemah di top speed. Akhir pekan ini saya lebih lambat 6 km / jam dari motor Yamaha lainnya. Menjelang akhir balapan saya lebih lambat 22 km / jam dari Ducati. Saya tidak mampu membuat strategi. Saya harus memulai balapan dengan baik dan memaksimalkannya (start dan melesat di depan). Oke, saya menghancurkan ban dengan cara itu. Tapi itu adalah strategi terbaik untuk saya dan paket saya.”

Morbidelli finis di posisi 4 dengan 13 poin di MotoGP Catalunya. Dan peringkat kelima dunia dengan 77 poin. Dan hanya selisih tujuh poin dari bintang Ducati Andrea Dovizioso yang berada di depannya.

Klasemen pembalap setelah MotoGP Catalunya:

  1. Quartararo / 108 poin.
  2. Mir / 100
  3. Viñales / 90.
  4. Dovizioso / 84.
  5. Morbidelli / 77.
  6. Miller / 75.
  7. Nakagami / 72.
  8. Rins / 60.
  9. Oliveira / 59.
  10. Binder / 58.
  11. Rossi / 58.
  12. Pol Espargaró / 57.
  13. Bagnaia / 39.
  14. Petrucci / 39. 1
  15. Zarco / 36.
  16. Alex Márquez / 27.
  17. Aleix Espargaró / 22.
  18. Lecuona / 17.
  19. Crutchlow / 13.

Klasemen Konstruktor:

  1. Yamaha / 163 poin.
  2. Ducati / 126 poin.
  3. Suzuki / 113 poin.
  4. KTM / 109 poin
  5. Honda / 72 poin.
  6. Aprilia / 30 poin.

2 Comments

Leave a Reply