Joan Mir Mengolok-olok Quartararo, Lebih Pilih Rossi

Espargaro ke Honda, Jadi Pahlawan atau Korban?
Espargaro ke Honda, Jadi Pahlawan atau Korban?

RiderTua.com – Joan Mir mengolok-olok Quartararo, lebih pilih Rossi kerena tidak berisiko.. Mungkin kedua pembalap muda ini ditakdirkan akan berseteru di masa depan di kejuaraan dunia MotoGP. Dalam beberapa kesempatan nada bicara Joan Mir terhadap Fabio Quartararo terlihat sinis dan kurang manis. Kita ingat saat Fabio memuji motor Suzuki, di mana tanggapan Joan Mir justru sebaliknya, dan menilai Fabio “sok tahu”…

Joan Mir Mengolok-olok Quartararo, Lebih Pilih Rossi

Joan Mir Juara Dunia? Semua Pembalap Masih Mungkin!
Joan Mir Mengolok-olok Quartararo, Lebih Pilih Salip Rossi

Dengan tiga podium dalam empat balapan MotoGP, terakhir Joan Mir menjadi pembalap paling konsisten dan kompetitif saat ini. Di putaran kedua GP Misano (Emilia Romagna) dia memulai balapan dari posisi start ke-11 di grid dan finis ke-2. Dan naik ke posisi ke-4 di klasemen dengan selisih 4 poin dari pemimpin klasemen. Suzuki terbukti menjadi motor yang kompetitif di setiap sirkuit, pembalap muda Spanyol juga mampu beradaptasi dengan sempurna dengan ban Michelin baru.

Dalam empat balapan terakhir, Mir mengoleksi 69 poin, lebih banyak dari Andrea Dovizioso, Quartararo dan Maverick Vinales. Dengan ritme kecepatan seperti ini, dia bisa menjadi juara dunia MotoGP.. “Sekarang saya bisa memperebutkan podium di setiap balapan. Kita harus terus seperti ini,” ujarnya…

“Menyalip Fabio Quartararo lebih berisiko, saya lebih memilih menyalip Valentino Rossi”…

Joan Mir

Mengolok-olok Quartararo

Setelah menyalip Valentino Rossi di GP Misano pertama, pada hari Minggu kedua dia memanfaatkan untuk mengolok-olok Fabio Quartararo (yang tidak podium). “Menyalip Fabio Quartararo lebih berisiko, saya lebih memilih menyalip Valentino Rossi”…

Jadwal MotoGP 2020 Terbaru (Portugal)

Tujuan kemenangan Pertama

Target berikutnya adalah kemenangan pertama di MotoGP, sebuah target yang akan menjadi catatan sejarah MotoGP 2020-nya dengan cara terbaik. “Kami sangat konsisten. Kesan saya adalah Suzuki sangat seimbang dan hampir bekerja di mana-mana. Saya merasa sangat nyaman di dua GP terakhir. Saya belum memenangkan perlombaan. Ini adalah tujuan besarnya. Penting untuk mengumpulkan poin. Di Austria kami memiliki potensi untuk menang. Di sini, di Misano, bukan posisi start yang baik,” katanya..

Aspal baru di Misano menawarkan banyak cengkeraman, di Catalunya akan berbeda. “Saya berharap bisa sedikit lebih kuat saat kualifikasi di Barcelona. Sasarannya adalah berada di dua baris pertama.. Saya memiliki perasaan mampu berebut untuk gelar Dunia. Tapi saya tidak terlalu memikirkannya karena masih banyak balapan yang harus dilakukan‚Ķ” pungkasnya..

Be the first to comment

Leave a Reply