Target Penjualan Toyota Yaris Diperkecil, Kenapa ?

new yaris 2018 indonesia
(Foto: matichon.co.th) new yaris 2018 indonesia

RiderTua.com – Meski di-facelift, target penjualan Toyota Yaris ternyata sudah dikecilkan hingga 500 unit per bulannya. Bukan karena mobil ini tak laku, tapi karena ada beberapa penyebab yang membuat angkanya harus diturunkan. Target penjualan Toyota Yaris memang masih normal, tak terlalu rendah atau tak terlalu tinggi. Tapi kenapa bisa diturunkan?

Baca juga: Toyota Luncurkan Yaris Facelift di Indonesia

Target Penjualan Toyota Yaris Masih Normal

Segmen hatchback sebenarnya masih cukup menjanjikan, hanya saja dengan kondisi saat ini membuat performanya menurun. Toyota Astra Motor (TAM) mengakui kalau itu yang menyebabkan mereka harus menurunkan target penjualan Yaris menjadi 500 unit per bulan. Meski angka ini masih lumayan tinggi untuk model hatchback.

Selain karena keadaan pasar, makin meningkatnya tren model SUV dan crossover juga menjadi penyebab lainnya. Model yang bukan SUV-crossover seperti hatchback hingga sedan sudah mulai tersisih, perlahan makin banyak model SUV yang ada di pasar. Ini terdengar ironis, mengingat Yaris sudah punya versi crossover-nya sendiri di luar negeri, yaitu Yaris Cross.

Target penjualan Toyota Yaris diturunkan

Bisa Ditingkatkan

Memang segmen SUV tengah berkembang pesat, dan Toyota juga tengah mengikuti tren ini dengan sejumlah produk SUV dan crossover terbarunya. Di Indonesia sendiri mereka baru mengenalkan Corolla Cross yang diluncurkan lebih dulu sebelum Hilux dan Yaris Facelift. Tapi dengan penyegaran Yaris ini, maka Toyota harus fokus ke segmen lainnya.

Meski hatchback mulai tersisih, tapi Toyota tetap menganggap segmen ini masih punya penjualan cukup tinggi. Memang tak terlalu tinggi, tapi itu sudah lebih dari cukup untuk mobil seukuran hatchback. Terlebih di Indonesia masih banyak yang mencari mobil jenis ini, walau ditengah banyaknya peminat SUV, crossover, maupun MPV.

Dalam arti lain, Toyota takkan pernah menyerah di segmen yang kurang banyak dilirik oleh konsumen, terutama hatchback. Bahkan jika suatu saat nanti rivalnya bertambah, Yaris tetap eksis di pasar mobil kompak ini. Maju terus pantang mundur, mungkin ini ungkapan yang bagus bagi model hatchback legendaris tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply