Posisi Pole Vinales Dicukur Habis Dovizioso!

0
Maverick Vinales: Lupakan Musim MotoGP 2020
Maverick Vinales: Lupakan Musim MotoGP 2020

RiderTua.com – Start dari grid terdepan melorot ke 10 tanpa perlawanan, posisi pole Vinales dicukur habis Dovizioso. Baik posisi di podium MotoGP Austria maupun peringkatnya di klasemen di tebas habis DesmoDovi.. Bahkan tidak ada cerita duel diantara mereka. Start terdepan dengan meraih pole position bukan jaminan untuk semakin di depan. Alih-alih juara, pembalap Spanyol ini benar-benar frustrasi di Red Bull Ring. Dia kecewa karena Yamaha kalah power dan motornya tidak bisa dipakai untuk melawan Ducati dan Suzuki.. (padahal seharusnya dia sadar ini trek Ducati)… Lalu apa yang membuat Maverick Vinales tambah frustrasi?

Posisi Pole Vinales Dicukur Habis Dovizioso

Posisi Pole Vinales Dicukur Habis Dovizioso

Skenario dan kondisi ini telah terjadi berkali-kali sebelumnya: Maverick Vinales meraih posisi pole di kualifikasi MotoGP dan senang hatinya, tetapi dia tertinggal dalam balapan dan tidak mampu melakukan serangan. Di Spielberg, dia kehabisan cara untuk overtake (menyalip) para pesaingnya. Saat memulai balapan, Vinales terkendala dengan kopling M1, dan harus puas di akhir balapan dengan mengamankan posisi 10 besar.

Frustrasi

Dalam sebuah wawancara denghan media Jerman, pembalap Spanyol itu terlihat frustrasi. Dia berbicara tentang hari-hari yang sulit di Austria. “Kami mengalami masalah dengan motor untuk kedua kalinya berturut-turut. Saya sangat frustrasi karena di kedua balapan saya memiliki ritme untuk memimpin balapan. “Kami kehilangan lebih banyak poin. Sulit untuk memperjuangkan gelar dunia seperti itu. Kami harus terus bekerja, meski sulit bagi saya untuk memotivasi diri sendiri.”

Posisi Pole Vinales Dicukur Habis Dovizioso

Digeser peringkat Klasemen oleh Dovizioso

Dalam klasemen pembalap, Vinales kehilangan tempat kedua dari pemenang motogp Austria Andrea Dovizioso. “Aku selalu memberikan kemampuan maksimalku, tapi dengan power mesin yang begitu kecil tidak mungkin untuk melangkah lebih jauh lagi. Saya tidak punya kesempatan untuk melawan Suzuki dan Ducati. Sangat menyebalkan disalip oleh semua pembalap di straight ( trek lurus) dan jauh lebih cepat di tikungan. Ini cerita yang sama seperti biasanya. Saya tidak bisa menyalip dengan Yamaha. “

“Saya telah menderita dalam balapan dengan Yamaha selama bertahun-tahun dan saya tidak tahu mengapa. Sulit untuk dimengerti. Tapi sepertinya beberapa pabrikan selangkah lebih maju dari kami. Bukan untuk satu lap, tapi dalam balapan, jika Anda berada di belakang seseorang, Anda tidak bisa menyalip. “

Masalah Kopling, sempat putus asa

“Saat start juga ada masalah dengan kopling motor di tiga lap pertama. Saya sebenarnya ingin mengakhiri balapan lebih awal, tetapi tiba-tiba motornya berfungsi kembali. Pada akhirnya saya bisa melaju dengan cepat dan menyalip beberapa pembalap dan saya bisa mengamankan setidaknya enam poin, Vinales memotivasi dirinya sendiri. Saya menunggu hingga motor bisa berfungsi kembali (setelah bermasalah dengan kopling) dalam balapan. “

Kecelakaan serius antara Morbidelli dan Zarco nyaris membawa konsekuensi serius bagi pebalap Spanyol itu, namun pembalap Yamaha itu sadar akan risiko kecelakaan dalam MotoGP di Red Bull Ring. “Saya tidak melihat dari dekat kejadian itu, tapi motornya sangat dekat dengan kami (Rossi dan Dia). Itu risiko yang kami ambil setiap saat di trek. Saya tidak ingin mengatakan lebih banyak tentang itu. Saya berusaha melindungi diri saya sendiri ketika motor itu terbang di atas saya, ” pungkasnya..

Leave a Reply