Kurang Kompetitif, Honda CBR1000RR-R Berpotensi Mendapat Kenaikan 250 RPM

Marc Marquez CBR1000RR-R_SP

RiderTua.com – Masih ingat tahun lalu saat Ducati merajai kompetisi medominasi pada awal musim dengan Alvaro Bautista dan Panigale V4 ?. Saat itu demi menyeimbangkan persaingan Ducati dikurangi putaran mesinnya 250 rpm setelah seri Aragon, atau musim ketiga. Kebalikan dari Ducati, karena kurang kompetitif Honda CBR1000RR-R berpotensi mendapat kenaikan 250 rpm ..

Kurang Kompetitif, Honda CBR1000RR-R Berpotensi Mendapat Kenaikan 250 RPM

Alvaro Bautista CBR1000RR-R 2020
Alvaro Bautista

Saat seri superbike Portugal di Portimao nanti (7-9 Agustus 2020), kita pasti akan memiliki kejelasan tentang masalah ini. Tentu saja, dibandingkan dengan musim sebelumnya, ada kesetaraan power mesinsaat ini. Ducati bukan lagi motor yang tahun lalu yang mendominasi balapan dengan 15 detik lebih cepat dari para pesaingnya. Sehingga meskipun musim ini kembali cepat, tidak akan ada intervensi untuk mengurangi putaran mesinnya.

Wacana yang terjadi justru ada ‘bonus; RPM buat Honda dan BMW. Saat ini Honda CBR 1000 RR-R dan BMW S 1000 RR-R, merupakan motor yang paling kesulitan untuk mengimbangi persaingan, sedemikian rupa sehingga tidak pernah naik podium sekali pun…! Mereka mengeluhkan tentang celah kecepatan dari kelompok terdepan dalam balapan. Dalam hal ini, FIM dapat mengevaluasi peningkatan putaran mesin hingga 250 RPM.

Jika kondisinya akan sepeti ini maka Honda setelah seri Portugal-Portimao akan memiliki ‘mesin baru’ dengan 15.850 RPM dibandingkan dengan putaran mesin 15.600 saat ini. Sedangkan BMW akan naik dari 14.900 menjadi 15.150 RPM. Kenaikan putaran mesin dapat dilakukan setiap saat sepanjang musim, biasanya dilakukan mulai putaran ketiga dan seterusnya (setelah melihat hasil balapan)…

Leon Haslam

Upgrade Part Mesin

Selain putaran mesin, ada juga aturan perubahan part mesin. Pembaruan yang bisa dilakukan terkait dengan mesin misalnya: shaft atau spring, dan elektronik. Dalam hal ini, peringkat poin yang dikumpulkan oleh masing-masing pabrikan akan dipakai sebagai pertimbangan.

  • 3 poin diberikan kepada pemenang setiap balapan
  • 2 poin podium kedua
  • 1 poin untuk yang ketiga.

Untuk bisa dan berhak mendapatkan konsesi, produsen harus memiliki lebih dari sembilan poin ‘di belakang’ pemuncak klasifikasi peringkat poin di atas. Dalam hal ini Honda dan BMW sudah tertinggal 10 poin dari Ducati..

Saat ini Ducati memiliki 10 poin (Scott Redding menang 2 kali di Jerez dan tempat ketiga 2 kali di Phillip Island, Chaz Davies tempat kedua di Jerez) . Kawasaki 9 poin, Yamaha 5 poin, sedangkan Honda dan BMW nol. Jika situasinya tetap sama bahkan setelah Portimao, Honda dan BMW adalah pabrikan yang berhak mengajukan permintaan tersebut.. ( RPM atau Upgrade)

Minggu depan Penyelenggara akan menerbitkan daftar pembaruan yang tersedia dan kemudian Honda dan BMW bisa untuk menerapkan pada mesinnya..

Be the first to comment

Leave a Reply