Lin Jarvis Mendesak: Valentino Rossi Harus Cepat Memutuskan atau Semua Terlambat!

Betapa tragisnya jika musim kompetisi ini menjadi yang terakhir dari olahragawan ikonik seperti Valentino Rossi?

RiderTua.com – Lin Jarvis mendesak Valentino Rossi harus segera memutuskan masa depannya di MotoGP dengan cepat.. Yamaha tidak bisa menunggu 5 atau 6 balapan. Hal ini disebabkan kondisi saat ini tidak memungkinkan atau belum pasti kapan balapan pertama akan digelar.. Lin Jarvis mengatakan Valentino Rossi harus cepat memutuskan atau semua terlambat..

Lin Jarvis: Valentino Rossi Harus Cepat Memutuskan atau Semua Terlambat

Valentino Rossi mungkin tidak punya waktu lagi untuk memutuskan nasibnya di MotoGP. Sementara dia ingin menunggu 5 atau 6 race sebelum menandatangani kontraknya dengan Yamaha. Kondisi darurat kesehatan mendorong keputusan itu untuk dipercepat waktunya. Tidak ada kejelasan kapan musim 2020 akan dimulai.

Ada proyek MotoGP Yamaha yang harus dimulai pada paruh kedua musim (Agustus), tetapi semuanya akan tergantung pada keputusan masing-masing pemerintah dan penyebaran pandemi. Dalam masa karantina ini, Rossi tentunya akan merefleksikan apa yang harus dia lakukan. Dan keputusan “tanda tangannya” harus diperjelas.

Valentino Rossi Tidak Harus Pensiun Sekarang

Jika pensiun saat ini ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Juara dunia 9 kali itu tidak pantas mengakhiri karirnya dengan cara ini. Hal yang juga tidak akan pantas sebagai legenda seperti dia, juga tidak adil bagi jutaan penggemarnya dan untuk MotoGP secara umum. Lin Jarvis, bos Yamaha Motor Racing, mendorong untuk penandatanganan The Doctor dalam jangka pendek dulu.

Dilansir media Speedweek.com, Jarvis berujar.. “Tahun 2020 akan menjadi tahun yang penting bagi Valentino. Dia ingin memikirkan apakah akan melanjutkan atau tidak. Kami sepakat bahwa dia akan memberi tahu kami tentang keputusannya pada akhir Juni. Saya pikir mungkin setelah GP Mugello dia akan memberi tahu kami jika kami bisa terus mengandalkannya. “

Setelah tanda tangan kontrak Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, satu-satunya kursi Yamaha yang tersedia adalah tim satelit SRT Petronas. Namun, para pucuk pimpinan tim Malaysia dan staf Valentino Rossi harus bertemu untuk membicarakannya. Dan hal ini juga harus dilakukan dengan cepat. “

Yamaha Terlambat Menentukan Pembalapnya

Jika Valentino sekarang bersikeras menunggu 5 atau 6 balapan sebelum memutuskan pensiun atau lanjut, itu akan terlambat bagi kita, karena itu akan membawa kita sampai bulan Oktober atau November tahun ini. Pada saat itu kita tidak bisa lagi membuat rencana pemilihan pembalap MotoGP untuk musim depan. Itu sebabnya Valentino seharusnya memutuskan apakah akan melanjutkan atau tidak tanpa melakukan balapan. ” kata Lin Jarvis menggarisbawahi..

Pada titik ini keputusan untuk melanjutkan tampak jelas, kecuali untuk kejutan yang ditentukan oleh alasan pribadi Rossi lainnya. “Saya harap dia memutuskan untuk melanjutkan. Karena dengan masalah krisi kesehatan saat ini, bukan waktu yang tepat untuk mengakhiri karier yang legendaris itu”.

Di MotoGP 2020, dalam skenario terburuk, tidak akan ada satu balapanpun tahun ini. Betapa tragisnya jika musim kompetisi ini menjadi yang terakhir dari olahragawan ikonik seperti Rossi?.. Menurut Jarvis bahwa Valentino akan berpikiran sama dan karenanya diharapkan untuk melanjutkan satu tahun lagi. “Namun keputusan itu terserah padanya,” tutup Jarvis….

Be the first to comment

Leave a Reply