Ambisi Tim Samurai Biru Tercapai, 2020 Siap Bertarung Habis-habisan!

Tim Hamamatsu kembali sambangi podium tertinggi di putaran Amerika dan Inggris berkat Alex Rins.

RiderTua.com – Musim balap MotoGP 2019 telah usai, menyisakan hasil positif untuk tim Jepang Suzuki Ecstar. Tahun itu merupakan musim perdana tim asal Negeri Samurai berkelir biru itu tanpa konsesi. Hilang pada akhir 2018 setelah berhasil menjejak podium. Ambisi Tim Samurai Biru tercapai, 2020 siap bertarung habis-habisan!

Ambisi Tim Samurai Biru Tercapai, 2020 Siap Bertarung Habis-habisan!

Tim Hamamatsu kembali sambangi podium tertinggi di putaran Amerika dan Inggris berkat Alex Rins. Sementara Joan Mir dibalut cedera yang kemudian memengaruhi perkembangan rookie asal Spanyol itu. “Kami membutuhkan lebih banyak kegigihan,” ujar bos tim Davide Brivio.

2 Kemenangan Rins Lampaui Target

Momen terbaik adalah kemenangan gemilang Alex Rins. Dia sekarang masuk jajaran pembalap top. Setelah tiga tahun berpuasa, Suzuki kembali menang. Sementara bagi pembalap kelahiran Barcelona itu adalah kesuksesan pertama dalam karir balapnya. Di depan publik Inggris, Silverstone dia mampu permalukan pembalap ‘monster’ Marquez dengan selisih 0,013 detik. Sebuah pertarungan hebat dan penuh taktik dengan Marc Marquez. Memang ada ‘noda’ dalam perjalanannya dengan tiga kali jatuh, serta beberapa kali masuk sepuluh besar. Rider Suzuki itu bersaing untuk mendapatkan peringkat 3 dunia dengan Maverick Vinales, yang kemudian selesai di peringkat ke-4.

Joan Mir Cedera

Debutan Joan Mir, punya cerita lain, musim pertama dalam kategori para Raja terus bersemi di awal musim. Namun Juara dunia Moto3 2017 itu alami kecelakaan hebat pada tes di Brno. Hal inilah yang mempengaruhi paruh kedua musimnya. Memar di paru-paru membuatnya tidak bergerak selama dua balapan dan menyebabkan beberapa masalah bahkan setelahnya. Seperti mulai dari nol lagi pasca kecelakaan, namun dia mampu kembali dengan tekad yang lebih besar, untuk mengakhiri musim dengan menjadi runner-up rookie 2019. Bagnaia, Oliveira, Quartararo dan Mir adalah kontestan rookie 2019.

Bertarung dengan Yamaha

Suzuki sempat bertarung ketat dengan Yamaha di paruh pertama musim. Dan kemajuan konstan diharapkan tim berlogo S itu untuk 2020 setelah meracik mesin terbaru mereka. “Suatu aspek yang kami benar-benar harus tingkatkan. Namun, kami telah belajar bahwa jika kami ingin memperjuangkan gelar, kami harus lebih konsisten. Bagian kedua musim ini membuktikannya kepada kami.” kata Brivio..

Ambisi atau Target Menang Tercapai

Bos tim Suzuki itu berujar target tim 2019 sudah tercapai yaitu memenangkan balapan. Namun tim Jepang itu merasa masih mampu lebih meningkat lagi tahun depan, melanjutkan apa yang sudah didapat di 2019 dan dengan paket mesin baru siap bertarung habis-habisan di setiap balapan 2020.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Mengolok-olok Honda: 2020 Digaji Repsol, Lorenzo Lalu ke Yamaha Kembangkan Motor Anti-Marquez
  2. Jorge Lorenzo Menjadi Ksatria Putih atau ‘White Knight’ di Yamaha, Selamatkan Rossi?
  3. Ternyata Alasan Lorenzo Mundur dari Honda dan Melipir ke Yamaha, Bukan Karena Cedera Saja
  4. Elang Tercepat dari Suzuki: Hayabusa 2021, Lolos Euro5 dan Kubikasi 1500 cc ?
  5. Berita Bagus Buat Rossi, Michelin Ciptakan Ban Belakang Baru yang Lebih Baik Lagi!

Be the first to comment

Leave a Reply