Melas, Hafizh Syahrin Pembalap Tanpa Gaji, Tanpa Sponsor dan Biaya Sendiri !

RiderTua.com – Hafizh Syahrin harus merelakan kursi-nya di KTM MotoGP di tempati Brad Binder. Meski dia telah mendapatkan ganti tempat di Moto2, tetapi akan membalap tanpa bayaran. Pembalap Tech 3 MotoGP saat ini itu hanya akan dibayar jika dia berhasil podium, weladalah… Melas, Hafizh Syahrin pembalap tanpa gaji, tanpa sponsor dan biaya sendiri !

Melas, Hafizh Syahrin Pembalap Tanpa Gaji, Tanpa Sponsor dan Biaya Sendiri !

Untuk musim 2020 Hafizh Syahrin sudah mendapatkan tempat di Moto2 dengan Tim Angel Nieto. Namun pembalap Malaysia itu tidak akan memiliki gaji tetap, dan akan menerima kompensasi hanya jika selesai podium. Meskipun dipaksa untuk mencari sponsor untuk mendukung biaya pengeluaran saat mengikuti setiap seri, Syahrin mempertahankan optimismenya dan yakin dia dapat mencapai hasil yang sangat baik.

Angel Nieto Team menetapkan target 5 besar dalam setiap perlombaan untuk Syahrin. Untuk diingat bahwa pada 2017 (tahun terakhirnya di Moto2) Syahrin telah dua kali naik podium, selain mendapatkan beberapa posisi 6 besar baik di musim ini maupun di musim sebelumnya.

“Aku tidak tahu berapa biaya yang harus dikeluarkan sekarang ( untuk turun balapan)” kata Hafizh Syahrin. “Saya harus mencari beberapa sponsor untuk membantu saya membayar tiket pesawat, akomodasi, dan latihan ketika saya turun balap.” Terima kasih juga diberikan kepada Razlan Razali, CEO Sirkuit Internasional Sepang, yang telah mengikutinya selama bertahun-tahun dalam karier globalnya.

Kembalinya dia ke Moto2, bukan berarti perpisahan dengan MotoGP. Mungkin ada tempat untuknya di kelas premier tahun 2021. Karena banyak kontrak yang berakhir pada akhir musim depan, namun yang utama Syahrin harus incar posisi lima besar di setiap balapan tahun depan.

Tampil Buruk, Di KTM Memakai Mesin ‘Tipe B’

Syahrin tidak menyembunyikan kesulitan yang dihadapi dengan pindah ke KTM. Pada debut MotoGP pada tahun 2018 dengan Tech 3 Yamaha, bersaing untuk gelar Rookie of the Year, yang jatuh ke tangan Morbidelli, hanya selisih 4 poin. Debut yang bagus, sementara musim ini di KTM tidak terlalu bahagia. “Paket saya sangat berbeda dari rekan setim saya, Miguel Oliveira. Saya tidak pernah menerima apa yang dijanjikan tim saya. Saya menggunakan mesin yang sama sejak awal musim, tidak pernah diperbarui.” kata pembalap Malaysia itu.

Musim ini ada penandatanganan kontrak KTM dengan Brad Binder, yang akan menggantikan tempat Syahrin di Red Bull KTM Tech 3 pada tahun 2020, bersama Oliveira. Melihat ketidakpastian tentang masa depannya Syahrin akhirnya kembali ke Moto2, sebuah tantangan baru, dengan tujuan kembali ke MotoGP suatu saat nanti.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP7):

  1. Akhirnya Zarco Gabung Honda ! Semakin Dekat dengan Marquez?
  2. Bursa Rider 2021: Vinales Dilepas Yamaha? Sudah Ada Tawaran dari Suzuki, Ducati, Honda !
  3. Rossi Dilepas Yamaha? Ingat Sponsor Yamaha yang Hengkang Saat Ditinggal Valentino!
  4. Pisah dengan Rossi MotoGP Gemetar, Dorna Mencari Sosok ‘Pembalap yang Tepat’
  5. Dorna Girang, Marquez Tidak Membuat Penonton MotoGP Bosan !
  6. Marquez Mengadopsi ‘Pengereman Satu Jari’ Casey Stoner, Apa Kelebihannya?
  7. Neil Hodgson: Lorenzo Harus Keluar dari Honda Kembali ke Yamaha untuk Selamatkan Karirnya!

4 Comments

  1. Why does it seem like being racist to Asian riders? Emang dikira pembalap Eropa dan atau Amerika aja yang bisa tampil di kelas MotoGP? Andai yang di masalahkan pembibitan dini, banyak kok bibit2 dari Asia yang bagus…udah di demotasi, gak digaji pula… Pure BS IMO, semoga ditahun2 mendatang banyak pembalap dari Asia yang mampu naik klasemen di ajang balap motor dunia.

Leave a Reply