Piaggio Recall 1.700 Unit Aprilia dan Moto Guzzi, Masalah Master Silinder Rem Depan

RiderTua.com – Piaggio menarik kembali 1.700 unit motor merk Aprilia dan Moto Guzzi, karena di sinyalir adanya masalah dengan master silinder rem depan. Namun para pemilik produk yang terdampak disarankan untuk tidak panik. Kasus ini ditemukan di negara Amerika, dan pihak pabrikan dalam hal ini Piaggio Group USA secara proaktif akan menangani setiap masalah yang potensial. Piaggio Recall 1.700 Unit Aprilia dan Moto Guzzi, Masalah Master Silinder Rem Depan

Piaggio Recall 1.700 Unit Aprilia dan Moto Guzzi, Masalah Master Silinder Rem Depan

Namun pemilik motor disarankan untuk membawa sepeda motornya ke dealer untuk pemeriksaan awal. Asosiasi Keselamatan Transportasi Jalan Raya Nasional AS ( NHTSA) dan Piaggio sudah mengumumkan penarikan ( recall) sepeda motor Aprilia dan Moto Guzzi. Seacara jumlah unit tercatat ada 1.700 motor yang berpotensi terpengaruh oleh masalah master silinder rem depan yang rusak.

Pihak dealer akan memeriksa unit rem dan menentukan apakah perlu diganti. Seluruh proses masuk dalam garansi pabrik.

Tentunya tidak semua varian di tarik atau bermasalah. Berikut ini daftar produk sepeda motor Aprilia dan Moto Guzzi yang potensial bermasalah :

  • 1. Aprilia Dorsoduro 750: 2014–2016
  • 2. Aprilia Dorsoduro 900: 2018–2019
  • 3. Aprilia Mana 850: 2013–2014
  • 4. Aprilia Shiver: 2018
  • 5. Moto Guzzi Audace 1400: 2016–2018
  • 6. Moto Guzzi California 1400: 2017–2018
  • 7. Moto Guzzi Eldorado 1400: 2016–2018
  • 8. Moto Guzzi MGX 21 Bagger: 2017

Nomor penarikan yang terdaftar di NHTSA adalah: 19V561000. Tentunya penarikan produk karena kerusakan terdengar tidak menyenangkan.. Namun bukti tanggung jawab pabrikan dengan menggantinya dengan part baru merupakan wujud tanggung jawab. Dan kita tidak perlu menilai bahwa produk yang di recall itu artinya buruk. Justru sebaliknya dari sisi kepedulian terhadap konsumen berikut keselamatan sangat bagus..

Referensi : motorcyclistonline.com

Artikel Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply