Ternyata Marc Marquez Takut Naik Motor Setelah Peristiwa Ini !

RiderTua MotoGP – Beberapa pengamat dan penikmat balap MotoGP bahkan Valentino Rossi menilai Marquez adalah pembalap yang pemberani. Tidak takut jatuh dan terluka selalu berani ambil risiko tinggi. Jatuh dari motor dengan kecepatan 350 kpj bukan main-main… Kita hanya mengenang bagaimana Marquez menang bagaimana dia meraih mahkota kejuaraan dunia dengan terlihat begitu mendominasi. Namun dibalik itu ada masa kelam dan membuat dia takut.. Dan salah satunya ternyata Marc Marquez takut naik motor setelah peristiwa ini !…


Dalam sebuah film dokumenter yang ditayangkan di DAZN (layanan streaming video olahraga berlangganan yang dimiliki oleh Perform Group). Marc Marquez mengatakan bahwa saat menjadi rookie tahun 2013 justru membuat dia lebih mudah menang karena tidak memiliki tekanan. Walau sampai kinipun dia belum berubah. Selalu pasti… Yang ada dalam fikirannya hanya dalam balapan adalah untuk menang atau kalah, putih atau hitam, tidak ada abu-abu.

Ternyata Marc Marquez Takut Naik Motor Setelah Peristiwa Ini …

Sejak Marc turun di kelas Moto2 dan kemudian di MotoGP dia telah merevolusi segalanya karena gaya balapnya saat menikung selalu dengan sikunya di aspal. Ketika jatuh dari kecepatan 350 km / jam, yang hanya ada difikirannya adalah untuk segera bangun, tidak ada yang suka jatuh. Insiden jatuh terburuk adalah di Mugello pada tahun 2013. Kejadian itu adalah satu-satunya yang membuat Marc takut untuk kembali naik motor lagi..!!

Pembalap HRC kemudian berbicara tentang masa tergelapnya. Dimana cedera pada musim 2011-2012 menjadi momen paling sulit dalam karir balap dia. Ditangani oleh 8 dokter, dan secara mental Marc down !. Bahkan dia berfikir tidak akan membalap lagi… Namun semuanya berubah di tahun 2015. Dia bahkan jatuh dalam 7 balapan dan berpikir bahwa jika dia selalu berhasil di posisi 5 dalam setiap seri, dia akan memenangkan kejuaraan dunia. Menurut Marc ‘saingan pertama adalah diri kita sendiri, tidak ada kata teman saat di trek’. Semua pembalap harus egois dan tidak memiliki batasan.

Be the first to comment

Leave a Reply