Seharusnya Dani Pedrosa Bisa Juara Dunia dengan Motor Honda

RiderTua MotoGP – Dani Pedrosa tidak lagi menjadi pembalap MotoGP sejak seri Valencia sebagai tanda berakhirnya musim 2018. Namun Dani masih punya semangat di MotoGP 2019 sebagai tes rider untuk pabrikan KTM. Situasi yang tidak luput dari komentar Alberto Puig. Seharusnya Dani Pedrosa Bisa Juara Dunia dengan Motor Honda

Alberto Puig adalah bos tim baru Honda dan sepertinya ada sedikit masalah masa lalu dengan Dani. Seperti dilansir  Tuttomotoriweb(25/11/18), dia mengomentari Dani yang merupakan mantan anak didiknya. Dani masuk dalam daftar pembalap dalam kategori MotoGP yang tidak mendapatkan gelar dunia. Dan meragukan apakah Dani sudah melakukan hal yang benar untuk memeperebutkan gelar. Faktanya dia berpacu dengan motor juara.

“Saya pikir dia adalah salah satu yang istimewa. Dia beruntung didukung Honda untuk waktu yang lama dan telah mengambil kesempatan ini selama bertahun-tahun. “

Seharusnya Dani Pedrosa Bisa Juara Dunia dengan Motor Honda

Dani Pedrosa tidak pernah benar-benar mampu memenangkan gelar juara dunia di MotoGP, meskipun dia adalah runner-up pada tahun 2010 dan 2012. Puig mengatakan, “Saya pikir dia memiliki kesempatan menjadi juara dunia, dia punya banyak kesempatan. Saya pikir dia bisa bangga dan istimewa. Itulah yang saya pikirkan. Ada banyak pembalap yang tidak memiliki banyak kesempatan. Dia memiliki masa-masa baik dan buruknya, seperti orang lain, tetapi saya tidak bisa mengatakan lebih banyak. ”

HRC telah membuat tawaran kepada Dani untuk tetap di Honda sebagai tes rider dan dia menolaknya. Dia memilih apa yang menurutnya terbaik. Setelah bertahun-tahun di Honda tapi itu masalah yang sangat pribadi.

2 Comments

  1. kesempatan terbesar dani sebenernya buat juara dunia ada 3 musim, 2010, 2012, 2013.
    2010 dani sayangnya sedera dan harus absen beberapa seri. 2012 bener2 badluck di phillip island, kalo dani finish P1 di phillip island 2012 dani juara dunia, 2013 juga sama, dani juga harus absen beberapa seri karena cedera, padahal jorge juga banyak absen dan DNF, marc yang konsisten justru bisa ambil kesempatan.
    kalo dani mau jadi test rider di KTM menurutku karena di KTM dani akan diberi keleluasaan dan kebebasan dalam mengembangkan motor dengan nyaman karena semua percaya pada dani, kalo tetep di honda, dani akan terbatas dan ada rasa akan kurang dihargai sepenuhnya, dan kasus seperti casey di ducati yang melakukan tes inputnya gak dipakai, apalagi di HRC skarang ada jorge dan marc yang otomatis punya maunya sendiri2, jadi testrider stefan bradl dan testrider berjalan cal crutchlow sepertinya sudah cukup.

Leave a Reply