Cerdasnya Johann Zarco ‘Download’ Gaya Jorge Lorenzo di Yamaha.. Wuzz !

8
Tiru Gaya Balap Lorenzo, Kunci Kecepatan Zarco Kalahkan Rossi dan Vinales

Tiru Gaya Balap Lorenzo, Kunci Kecepatan Zarco Kalahkan Rossi dan Vinales
Tidak selamanya ‘mencontek’ dalam tanda kutip jelek, karena faktanya bahkan mencotekpun butuh skill loh.. Seperti yang dilakukan Johann Zarco di Yamaha Tech3. Tatkala dia disodori motor M1 “bekas” Lorenzo yang membawanya juara dunia mungkin dia akan berfikir begini. “Kenapa saya hanya dikasih motornya saja? kenapa tidak berikut gaya Lorenzo karena kedua faktor tadi terbukti membuat juara?..”. Nah disinilah bukti cerdasnya Johann Zarco ‘Download’ gaya Jorge Lorenzo di Yamaha.

Jorge Lorenzo vs Johann Zarco Motegi
Jorge Lorenzo vs Johann Zarco Motegi

Lalu bagaimana cara Johann Zarco meng”copy” style Lorenzo, kok bisa secepat dia dan permalukan tim utama dengan rider Rossi dan Vinales?. Tidak semua orang bisa lakukan itu loh.. Kalau tidak salah Vinales pernah pakai data seniornya Lorenzo dan Rossi juga. Namun tidak sekencang Zarco.. tanya kenapa ?

Alasan Zarco tiru Lorenzo

Ingat yang dipakai adalah Gaya Lorenzo bukan motornya, so jika kondisi Yamaha M1 tidak ngambek, maka gaya Jorge memungkinkan rider tampil sangat cepat dengan Yamaha. Dan akhirnya Zarco berfikir ‘ketika berada di Yamaha gaya balap ini adalah apa yang harus dia teruskan’. Dan jika dia bisa melakukannya, bahkan dengan motor yang kurang mendapat part baru seperti mesin tim resmi, Zarco yakin bisa bertarung untuk naik podium.

Johann Zarco

Data Telemetri dan Foto

Seperti dilansir majalah Motosprint Italia Zarco pun bisa meminta data telemetri dari orang Jepang, yang ada di komputer. Memang tidak selalu mudah untuk melakukan analisis yang sangat tepat. Awalnya Zarco menggunakan data telemetri Jorge. Kemudian dia mempelajari lebih banyak gambar atau foto Lorenzo saat beraksi di atas M1. Bandingkan apa yang Jorge lakukan untuk bisa lebih mengontrol Yamaha dibandingkan dengan apa yang Zarco sering lakukan. Itulah yang dilakukan Zarco untuk memperbaiki diri dan menyamakan gayanya dengan X-fuera. Zarco pun harus memperbaiki cara penggunaan ban depan saat masuk tikungan. Saya membutuhkan lebih banyak kepercayaan dan efisiensi dalam fase posisi di tikungan itu. Karena kunci kekuatan Lorenzo adalah kecepatan di tikungan.

jorge-lorenzoRahasia Terkuak

Ada beberapa data yang tidak sembarangan bisa diakses dan sepertinya Zarco belajar dengan cepat. Dari info teknik gaya balap itu Zarco menarik kesimpulan bahwa kasus M1, dengan sedikit menggunakan alat bantu maka kita semakin cepat. Alat bantu yang dimaksud adalah Traction Control, anti-wheeling, dll. Semakin sedikit rider menggunakannya dan semakin cepat hasilnya! Dalam kasus Jorge Lorenzo, data menunjukkan penanganan yang sangat progresif dalam handling dan grip ban. Zarco pun meniru gerakan menikung Lorenzo yang dimulai perlahan sebelum berakselerasi secara asimtotik. Cara ini belum ada yang lakukan kecuali Lorenzo kata Zarco. Jorge jelas berbeda dari rider yang lain. Seperti bahwasanya dia menggunakan gerakan yang berlawanan saat mengerem, alih-alih kendorkan gas (mayoritas pembalap lakukan ini). Menikung secara tiba-tiba dengan tetap berpegangan pada gas dengan berakhir (menguranginya) secara bertahap… wow .. semua terbaca oleh Zarco man… asekk..

Valentino Rossi- Johann Zarco
Valentino Rossi- Johann Zarco

Cerdas atau Tidak Kreatif?

Jika kita melihat betapa pintarnya Zarco menganalisa apakah dia tidak kreatif? Tentu saja tidak karena ingat dia adalah rider debutan dan berada di tim lapis kedua. Masukannya tidak atau belum di dengar oleh pabrikan. Dan satu satunya jalan agar cepat yaitu memanfaatkan apa yang terbaik yang tersedia. Salah satunya memakai paket motor juara berikut data telemetrinya… Cerdas dan Jos gandos nih rider satu ini… Tapi kok malah “dibuang” Yamaha ya.. apakah tidak menyadari potensi seorang Zarco… weladah… Karepmu wess… !

8 COMMENTS

      • Betul bro, gw sebenernya pas tahun kemarin curiga soal performa yzrm1 bukan dimasalahkan motornya, karena gw lihat performa MV25 diawal2 yg luar biasa tiba2 yzrm1 redup, gw sih curiganya ketika MV25 on fire si VR46 gak suka karena melebihi dia jadi dia minta Iwata ngerubah lagi yzrm1 supaya lebih klop lagi sama dia yang justru celaka malah bikin yzrm1 tambah melempem.
        Padahal klo pengen maju yfr harusnya lebih memperhatikan pembalap yg lebih muda karena disitulah masa depan yfr dilintasan, masa VR46 sudah selesai

    • Soalnya di blog papan atas banyak fansboy akut disana, dan artikel seperti ini akan menyakiti salah satu jenis fansboy tersebut yg malah jadinya bakal nyampah di blog tersebut
      Makanya klo gw baca komen di blog papan atas Indonesia kaya orang perang, klo blog alternatif seperti ini lebih adem

    • Blog IWB, TMC, INDOBOKERMAGS,
      100 % blog sampah bayaran mutlak..!!!
      Artikelnya tidak ada faedahnya
      sama sekali…!!!!
      Saling menggunjing & menghujat..!!!
      Pemilik blognya juga pura2 buta & tuli & terkesan melakukan pembiaran..!!
      Heran mpe segitunya cari duit
      gak berkah dilakuin…!!!!??

  1. Dengar dengar justru rossi nyaranin yamaha pegang zarco utk masuk team yamaha bersama vinales dan morbidelli jg. kyknya rossi sdh gak gebu” ngejar gelar ke 10,tapi demi kemenangan yamaha yg dia puja. Kluarnya tech3 mgkn akan digantikan avintia ato vds. pembalap mgkn slh satunya zarco. sedang saat VRsky masuk rossi bakal pindah ke teamnya dgn morbidelli.Kedepan yamaha bakal kuat lagi, apalagi kalau zarco diteam pabrikan..gaya balapnya yg meniru gaya lorenzo yg menjaga rpm saat masuk tikungan menyebabkan m1 lbh bagus kecepatannya saat di dan kluar tikungan. Lorenzo tahu M1 dgn mesin 4inline yg lembut bakal kalah power kalau gak jaga rpm. Mantap zarco…smartboy

Leave a Reply