Mugello, ITALIA—Adalah pembalap MotoGP yang berpaspor Perancis dan mantan Juara Dunia Moto2 Johann Zarco yang merasa hasil di Mugello dengan posisi ketujuh adalah pencapaian yang maksimal, padahal dengan motor Yamaha M1 Zarco selalu diharapkan menjadi kuda hitam tim Tech3 Yamaha untuk merusak dominasi para rider papan atas dan ini dianggap sebagai “Bumbu Penyedap” keseruan sebuah race, namun dengan pencapainnya kemarin Zarco merasa sudah mentok, ada apa? berikut penjelasannya

Johann Zarco menjelaskan biang masalah kenapa kecepatannya terhambat dan hilang di awal race di Mugello adalah kenaikan suhu trek sehingga dengan pilihan ban kombinasi ban lembut atau lunak untuk depan dan ban belakang keras, namun yang terjadi adalah ban lambat panas dan butuh sepuluh lap untuk menyeruak di barisan depan termasuk melibas Andrea Iannone dan Jorge Lorenzo, namun saat itu tidak bisa mendekat dengan Alvaro Bautista dan Marc Marquez karena mereka sudah memiliki pace yang konsisten dan punya keuntungan yang cukup besar…
Johann Zarco pun sama sekali merasa tidak kecewa dan menyatakan bahwa hasilnya sudah maksimal,
“Ini rumit karena memulai balapan dari posisi 11, saya biasanya kuat di awal balapan karena di balapan terakhir (Le mans) saya menggunakan ban dengan sedikit lebih lembut dari lawan saya, namun karena hari ini cukup panas kami mengalami kesulitan dan itulah alasan saya kenapa tidak bisa memulai balapan dengan begitu cepat. Tapi itu adalah solusi untuk aman hingga akhir lomba, karena aku punya beberapa masalah saat menyalip Iannone dan saat itulah aku kehilangan banyak waktu. Ketika saya berusaha mengejar kembali Bautista dan Marquez ada masalah dengan ban depan, ban belakang dan depan mengalami selip, saya sedikit khawatir, dan saya berpikir akan mengalami lebih banyak dan lebih banyak masalah, ketika balapan menyisakan tujuh atau lima lap, saya tidak bisa mengejar Bautista dan Marquez, dan di akhir balapan ini ban keras baru bekerja dengan sangat baik, saya merasa lebih baik dari sebelumnya, jadi walaupun saya lelah, saya bisa memacu dan menyelamatkan posisi ketujuh, dan saya pikir itu adalah hal yang sangat positif, dan merasa senang dengan hasil itu. ” kata Zarco.
Zarco memang beberapa kali diharapkan bisa menghibur di barisan depan di setiap seri dan mantan Juara Dunia inipun tidak diragukan lagi akan banyak berbicara di Race-race berikutnya.. bahkan ada info akan gantikan Rossi di Yamaha jika pensiun nanti, Good Luck






