Loris Capirossi : Hati hati Rossi itu Cerdik Laksana Rubah.


ktm indonesia

RiderTua.Com— Loris Capirossi   (italia) adalah mantan pembalap profesional MotoGP yang kini masuk dalam jajaran “orang dalam” penyelenggara balapan atau lebih tepatnya dia merupakan bagian dari Race Direction mulai musim ini, akhir karirnya tahun 2011 ditandai dengan melakukan balapan dengan motor bernomor  58  nomor motor milik almarhum Marco Simoncelli sebagai penghormatan terakhir Loris di seri penutup GP Valencia 2011 ..
Ketika diwawancara sebuah media tentang kondisi persaingan musim ini terutama seri pembuka Qatar dia berujar,

“Marquez akan start paling depan, karena kali ini Marc memiliki motor yang lebih kompetitif dibandingkan tahun lalu… Kemudian ada Maverick Vinales dan Valentino Rossi… dan dalam beberapa kondisi ada beberapa pengendara cepat lainnya… Iannone bisa menjadi kuda hitam,  Ducati  ingin memulai dengan baik dengan Lorenzo dan Dovizioso…namun bagaimanapun juga saya melihat Dovi akan lebih cepat dari Jorge. “

Saat sesi tes pra musim di Australia, Troy Bayliss mengungkapkan bahwa  tidak ada pembalap yang bisa mengendarai Ducati seperti Stoner.

“Saya berpikir bahwa Casey lahir untuk naik Ducati. Dia memiliki perasaan tertentu dengan motor itu. Dia cepat dan pada kenyataannya memang sangat cepat…namun dia  tidak siap untuk perlombaan. “

 

Ketika ditanya tentang saat Rossi diberitakan menderita kelelahan fisiknya selama tes Austrlia dan kesempatannya untuk menang musim ini Loris menjawab…

“Saya tidak berpikir begitu( Rossi kelelahan)  Vale adalah pembalap yang tenang yang tidak perlu mencoba untuk catatkan waktu tercepat dengan segera atau secara langsung. Dia lebih suka untuk mempersiapkan motor untuk lomba. usianya tidak ada hubungannya dengan itu. Sejujurnya, saya tidak tahu di mana dia menemukan semua motivasi pada usia 38 tahun. Valentino sangat muda dan dia seorang petarung. Mungkin sesuatu bisa terjadi antara dua petarung (Vinales dan Marquez) dan Valentino Rossi seperti rubah (cerdik), dia akan memanfaatkan kondisi itu dalam lomba. “

 

Apakah kemarin hanya sebuah strategi Rossi dimana menurut Loris Valentino Rossi akan ambil kesempatan dari duel dua pembalap muda yang penuh nafsu dan strategi Rossi adalah main aman..??

1 Comment

Leave a Reply