HRC Vs Dorna….. Honda Vs MotoGP menang siapa…???

Pada seri Aragon kemarin,Tim Pabrikan Besar MotoGP, Honda HRC menyatakan sikap yang tegas dan mengancam akan hengkang dari ajang paling bergengsi jika benar-benar aturan baru tentang regulasi ECU agar balapan jadi lebih menarik diterapkan..dari sisi balapan memang akan seru…namun sebagai tim besar tentunya apakah mau dipecundangi tim CRT dan pamor pabrikan mereka akan terjun bebas…image hi tech dalam motor balap dalam ajang MotoGP akan sirna dan sia-sia saja tim pabrikan keluar dana besar buat bertaruh di ajang ini… secara ekonomis jelas merugikan pabrikan…

 

Tim Lain seperti Ducati dan Yamaha masih belum menyatakan sikapnya …apa motoGP akan diisi motor CRT semua kalau tim pabrikan boikot… ? 😀

ECU garapan Magneti Marelli sebetulnya sudah siap untuk musim 2013…dan diharapkan pertunjukan akan se-seru Moto3 dimana sistem ECUnya sama untuk semua motor… Regulasi usulan ini meliputi kontrol ECU dan batas putaran mesin yang diperbolehkan… tarik menarik kedua kepentingan ini akan dimenangkan siapa..? disatu sisi dituntut pertandingan yang menarik di sisi lain membawa bendera superioritas dan brand pabrikan … Apakah ini hanya gertakan saja dari orang nomor satu di Honda, Wakil Presiden Eksekutif HRC Shuhei Nakamoto…???

Bonus:

Related Articles

36 COMMENTS

  1. mungkin sj klo ECU sdh di standar kan maka tim CRT akan dihapuskan..jd potensi motor pabrik dipermalukan sm CRT g ada..

  2. yamaha,ducati jg sepakat dgn HRC..
    Lha wong sdh mengembangkan dan riset msg2 dgn dgn biaya besar..
    Klo mau seru dbkin kya moto2 aj skalian dgn mesin sama..

  3. pilih si rambut hitam aja… HRC tak hanya menggertak… jika HONDA tak ikut balapan .. motogp makin sepi penonton .. mo diakui atau tidak brand honda yg paling dominan didunia….gengsi motogp adalah pertarungan RAJA… dgn membawa panji2 tiap BRAND… bukan sekedar balapan antar pembalap saja

  4. Kalau cuma mau balapan yg ketat, pakai motor yg sama persis saja semuanya seperti moto 2. Tapi ini kan balap motor, kalau yg bikin motor nggak diakomodasi kepentingannya, motornya dari mana?

  5. menang honda laagh… honda kukut…. wes tambah g seru maneh balapane…. mestinya CRT dibuatkan balapan sendiri… biar g terkesan seperti meramaikan saja….
    joszzzz bonuse pak rete…. :mrgreen:

  6. Seru tapi akan membatasi inovasi pabrikan untuk mempercepat laju motornya dan mungkin di batasi dengan cc saja sudah cukup. jika ingin seru tentu pabrikan dipacu untuk lomba menciptakan motor yang bener bener waw 🙂
    batasan rpm pada balap tidak dibenarkan dan mungkin peraturan ini di superbike saja atau untuk moto2 jadi akan muncul rider rider handal sebelum masuk ke moto GP… 🙂
    http://orderdesign.wordpress.com

  7. Wach, aneh ni aturan, masa Moto GP emang disiapkan untuk pintar-pintaran technologi, la kok dibatasi…..(MAKSUD”e opo???)

    *BONUS yang paling kiri, hadeuch….marahi lali karo seng nang omah ae….(lesung pipinya, putih kulitanya)hohohooo….walau harus membayar dengan 1buah Panthernya Om RT….gue ladeni!! 😀

  8. beda yah beritanya dengan saduran oleh detik.com ….katanya tim lain selain honda juga tidak setuju ..berikut cuplikannya :

    “Kalau (bos Dorna) Carmelo Ezpeleta terus melanjutkan keputusannya untuk memaksakan kontrol ECU dan rev limit, maka Honda mungkin akan pensiun dari MotoGP,” ucap team principal HRC, Shuhei Nakamoto, kepada Motosprint.

    “Yamaha dan Ducati setuju dengan kami, begitu juga Suzuki. Ini adalah tanggung jawab Ezpeleta, ini adalah keputusannya,” katanya.

    Ezpeleta sendiri mencoba mendinginkan suasana dengan mengatakan bahwa soal penggunaan ECU akan dijadwalkan ulang ke tahun 2014. Soal ECU ini juga akan dibahas di sela-sela gelaran MotoGP Jepang, akhir pekan ini.

    “Saya ingin MotoGP mengikuti gaya Moto3. Ide ini, seperti lainnya, sedang dibahas untuk musim 2014,” ujarnya.

    “Kita akan segera menuju Motegi, di mana saya akan melakukan sejumlah pertemuan penting dengan tim-tim Jepang. Saya optimistis, kami akan menemukan solusi yang oke untuk semua pihak,” terang Ezpeleta.

    • Here, however, the Honda raise its voice, while Yamaha and Ducati for now hold positions defilate =Honda angkat suara, sementara Yamaha dan Ducati untuk saat ini memegang posisi defilate(menjauh)…???

  9. “Sesuai gambar”

    Nakamoto; eh bro…lu bikin aturan yg bener donk jngan bikin GALAU trus kita-kita…

    Carmelo; oh iy bro sip…!!
    Ntar ane bikin aturan lg yg paling JOOSSS….!!!

    Nakamoto; Yupz.. ..jngan lupa B0NUS ny y bro….

    Wkwkwkwkw

  10. kalo ane rasa sih wajar aja HRC menggertak, kan motor2 motoGP prototype tuh harusnya malah motor paling hi-tech nya tiap pabrikan, kalo pendapat ane pribadi sih mending kasih aturan pembatasan dana aja jd kan adil tinggal peran otak2 insinyur tiap pabrikan aja unggul yg mana dan ECU itu kan salah satu part motor yg punya peranan penting, kalo itu disamain ya mending balap odong2 aja deh… atau klo mau sama ya bagian2 speertri ban, velg yg semerk itu lebih adil asal jangan ECU , mesin, rangka ama aerodinamis fairingnya yg disamain CMIIW

  11. usul saya mending balik maning ke 500cc 2tak aja, kembangkan “direct Injection” dan ECU yang baru, pasti seru… secara 500cc sedikit lebih ringan dari segi biaya dan juga part2 mesinnya. mahal pertama kalinya dengan pengembangan baru, tp dikemudian hari akan bagus hasilnya.
    *Bonus e sueger rek…. (opo meneh sing kiwo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives