Permintaan Mio J meledak…Vixion yang fenomenal…!!!

Bincang-bincang dengan orang dealer Yamaha di wilayah Jatim yang tau persis kondisi realita dilapangan..bukan berdasarkan data terkini loh dan cuma data terbatas di area dia..Yang menurut RT menarik untuk dibahas… apa itu…??

Mio J mulai naik daun…

Apakah sihir Mio J mulai bekerja..??? bisa jadi… ternyata setelah RT tanyakan sendiri..jawabannya adalah.. IRIT.. sebuah kata yang ampuh ternyata… dan rupanya kata kunci ini yang dulu disandang pabrikan sayap tunggal sudah mulai dibaca pabrikan garpu tala… next kita lihat pertarungan irit ini….

Vixion Yang Fenomenal…

Masih larisnya vixion di Jatim juga menarik.. dan begitu RT tanya alasannya…”ya sudah terbukti to motor ini mas…! “.. turun dari truk 1 unit..yang laku 10 unit  :)… artinya masih banyak yang “indent” (dalam tanda kutip)…perlu bro ketahui bahwa yang RT tanya adalah penanggung jawab lapangan distribusi motor..dan pernah bekerja dibeberapa dealer merk Roda dua lain…

51 Comments

  1. hhhmmmmm …. emang menarik perhatian nih mongtor … yo ndang tukuo motor, sedilut meneh DP minimal 25% ….

    • 40 tahun honda tetap no. 1 dan semakin mendominasi
      artinya : 40 tahun dibodohi honda
      (tapi yang dibodohi juga manut koq xi..xi..xi..)

      • ckckck dengan kata lain elu bilang sekian juta orang yang beli motor honda itu orang bodoh yah dan elu termasuk orang pinter gitu tong ?? …berarti elu bilang yang punya blog ini yang beli motor honda itu orang bodoh yah..

        Eh Alay songong gua lebih yakin yang bodoh itu elu…lu liat siapa diri lu sekarang ? jadi apa sih lu Tong :mrgreen:

  2. ,wau, strategi cina dipakai nich, membesar-besarkan sesuatu yg sebenarnya ngak terlalau besar.
    ingat, ikan louhan dan adenium, dipameran diberitakan ada org tawar tu barang sampe 50 jt tapi ngak dikasih , padahal yg nawar juga pedagang juga dgn tujuan mengangkat imej kedua brg tsb.

    ingat historiacal walkman sony, pertama kali diluncurkan ngak laku, ngak dilirik kalah sama produk as.
    namun kemudian tim marketing punya ide yg brilian, yaitu”
    pada saat menjelang natal” tim marketing sony membayar konsumen (kalu ngak salah di jerman) u/ menawar walkman sony yg dipajang di sebuah toko dgn harga yg lumayan, semenjak itu tersebar berita tsb, sony menjadi barang buruan dan meledak penjualannya , padahal sebelumnya adalah barang yg tdk dilirik.

    kasus ini tdk sama persis sich, tapi ada kemiripan

    tunggu data dari pak edo aja dech
    berarti tuh org dealernya ikut komen di blog juga, biar strategi ranah blog yamaha tambah mantaf

  3. di kediri sy tanya ke sales mio J ada tuh stocknya banyak digudang. dijalan aja sy lihat masih jarang

  4. Meledak borosnya Bro , lhawong jualannya saja masih belum bisa mengalahkan Beat Feb 2012 yang sudah 100 Ribu Motor / Bulan …

    • teralis jendela apa teralis pagar nih…
      bukannya dari dulu si teralis udah nongol nih (ducati)

  5. nr 1908 says:
    3 April 2012 pukul 3:48 pm

    ,wau, strategi cina dipakai nich, membesar-besarkan sesuatu yg sebenarnya ngak terlalau besar.
    ingat, ikan louhan dan adenium, dipameran diberitakan ada org tawar tu barang sampe 50 jt tapi ngak dikasih , padahal yg nawar juga pedagang juga dgn tujuan mengangkat imej kedua brg tsb.

    ingat historiacal walkman sony, pertama kali diluncurkan ngak laku, ngak dilirik kalah sama produk as.
    namun kemudian tim marketing punya ide yg brilian, yaitu”
    pada saat menjelang natal” tim marketing sony membayar konsumen (kalu ngak salah di jerman) u/ menawar walkman sony yg dipajang di sebuah toko dgn harga yg lumayan, semenjak itu tersebar berita tsb, sony menjadi barang buruan dan meledak penjualannya , padahal sebelumnya adalah barang yg tdk dilirik.

    kasus ini tdk sama persis sich, tapi ada kemiripan

    tunggu data dari pak edo aja dech
    berarti tuh org dealernya ikut komen di blog juga, biar strategi ranah blog yamaha tambah mantaf
    ========================
    Betul bro, gak kaget. Biar seakan-akan…laris. Faktanya stok barang di dealer tidak sebanding dengan yang ngaspal.

  6. dulu katanya irit gak penting.., eh sekarang ikut2an bikin motor irit…

    sekarang jelas kan siapa tren setter sebenernya….

  7. klo laris kok sampai saat ini ane belum lihat mio J di jalan ya?
    apa ketrana lakunya di kampung2…???

  8. ane liat didealer daerah bekasi begitu juga gan, mobil dari dealer lebih banyak ngangkut Mio-J dari pada type lain, ampe pernah liat 1 mobil Mio-J semua

  9. dijalan aj masih 1 atau 2 kata siapa laris, yg ada dideler ditaro didepan show room pak tulisan DP ringan. orang banyak yg bilang modelnya pesek kaya idung entok. ditumpuk sampe parkiran show room pada kepanasan sama kehujanan.deler ga muat overload yg keluar cm 1 or 2 aj

  10. beat warna baru dijalan banyak bgt….seliweran dimana-mana…ABG pada suka modif pake ban kecil…wah.ternyata laris manis kaya kacang goreng

  11. Orang yang deket sama aku saja dalam waktu dekat sudah ada yang membeli 3 unit….
    belum lagi yang daerah sono-sono,waohohoooo….bener-bener it’s magig!!!

  12. Ha ha ha senjata Honda utama itu irit. Dan itu efektif buat rakyat Indonesia yang selama jadi rakyat negara tersebut tak pernah tenang dengan hantu kenaikan BBM. Ketika Suzuki Nex, Yamaha Mio J mengusik dengan senjata irit juga, ya kita maklum, panas deh fansnya Honda. Engineer AHM-nya sih wong pinter-pinter dan rasional. Mengakui ilmu dan teknologi tuh dimiliki semua manusia. Kenyataan lain pindah tempat kerja dari perusahaan yang satu ke perusahaan yang lain jg lumrah. Secara sosial betapapun bekerja di perusahaan yang berbeda, mereka bisa saling mengenal, bahkan mungkin satu milist, satu club profesi, atau berasal dari angkatan di universitas yang sama. Lha wong Jepun sama wong Jepun toh. Kalau ilmu irit menyebar ga aneh toh. Pencak silat asli Indonesia, ketika orang Belanda juga bisa, kita bengong dg pura-pura arif. Nuklir selama ini dikuasai Barat, ketika Korut dan Iran merambah ke sana, berang deh Barat. Kembali ke sepeda motor, so, apa masalahnya buat kita sebagai konsumen? Tahukah bahwa kita itu sedang jadi tong sampah? Apa yang mereka (Honda, Yamaha, Suzuki atau perusahaan lain) bikin, kalau kita beli, barangnya pindah ke kita. Cepat lambat jadi sampah dan teronggok di kita. Mereka terus menggantinya dengan barang baru lagi, dan menjejalkannya ke kita. Uangnya sih terus mereka bawa. Lha mereka menjual, fair toh. Sebaru, dan secanggih apapun yang mereka buat, selama bukan buatan kita, atau selama kita jadi pembelinya atau konsumennya, apa yang kiat banggakan ? Kenapa sih kita mesti memuji atau mengejek sesuatu yang sesungguhnya bukan ‘milik’ kita ? So, belilah sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, keyakinan, pengalaman, sendiri. Apa kalau perusahaan yang produknya kita sukai kemudian menurun penjualannya, produknya akan kita borong untuk menolongnya? Buat apa? Emang beli sesuatu itu harus sama atau harus beda sih dengan orang lain? Kalau kebetulan sama, apakah tidak akan jadi? So terserah suka-suka yang beli, kan ?
    Dan, lepas dari semuanya, roda itu berputar, nasib orang, nasib perusahaan tidak ada yang tahu.
    Thanks Japanese, you’ve create excelent vehicles, but do you laugh everyday at Indonesian consumers who are so bussy to ‘fight’ each other using your products ?

Leave a Reply