Motor adalah “Seonggok” besi…!!!


Ketika masih baru, diagung-agungkan… dimodif…dipercantik dengan berbagai accecories nan memikat… bahkan rela merogoh kocek yang tidak sedikit..

Motor adalah seonggok besi…layaknya manusia..ketika masih hidup didandani secantik mungkin… dipuja… dibuat lebih perkasa…cepat…tangguh… tapi memang ada masa-nya..kala dia tak berguna…

Ketika menjadi seonggok besi yang “mati”…menjadi tidak berarti…tak peduli…

Manusia akan mati..begitu pula motor… haruskah “manusia & motornya” sombong ketika masih sama-sama hidup…???  🙄

pict-ngutang dari : gowanuslounge.blogspot.com

Related Articles

26 COMMENTS

  1. mbah… klo motor udah jadi “seonggok” besi juga masih bisa di manfaatin, di ambil onderdilnya kah atau parah2nya di kiloin… klo manusia mau di apain..?? disimpen lama2 juga jadi busuk…

  2. dan perlakukan motor sesuai dengan fungsinya (dan tempatnya) kalau motor untuk transportasi maka jangan ngebut dan ugal ugalan dijalan, kalau kebetulan punya motor balap pakailah di sirkuit, selama masih diJALAN UMUM hormatilah para pemakai jalan yang lain.

  3. Manusia akan mati..begitu pula motor… haruskah “manusia & motornya” sombong ketika masih sama-sama hidup…??? 🙄
    =======================================
    LAIK DIS………..

  4. rongsokan motor masih laku dijual….
    lha rongsokan orang laku nggak ya…..
    ada pepatah jawa:
    macan mati ninggal siung…
    gajah mati ninggal gading….
    yen menungso mati ninggal jeneng (nama)……
    ———————————————————–
    kira2 kalo kita mati diingat namanya sebagai apa ya……?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives