Home MotoGP Jorge Martin : Masalah Arm Pump Bikin Gagal Menang

    Jorge Martin : Masalah Arm Pump Bikin Gagal Menang

    Jorge Martin - Marc Marquez - Alex Marquez

    RiderTua.com – Mimpi Aprilia meraih hasil gemilang di Misano gagal total. Setelah Marco Bezzecchi crash di lap pertama, Jorge Martin yang jadi tumpuan hanya mampu finis di posisi ke-5 dalam grand prix hari Minggu.

    Dengan livery spesial yang mereka kenakan pada hari Minggu, pabrikan asal Noale ituΒ  sangat bersemangat menghadapi balapan kandang mereka apalagi setelah sukses meraih pole position dan finis 2 dan 3 dalam sprint hari Sabtu.

    Jorge Martin : Masalah Arm Pump Bikin Gagal Menang

    Setelah Marco Bezzecchi crash di tikungan 13, Marc Marquez mengambil alih posisi terdepan dan saat itu Jorge Martin berada di posisi ke-2. Juara dunia 9 kali itu memimpin balapan selama 6 lap pertama, sebelum Martinator merebutnya di lap ke-7. Namun sayangnya kecepatan Martin terus mengendur, yang pada akhirnya Marquez menyerang balik di lap ke-12. Setelah itu posisi rider asal Madrid itu terus merosot. Di lap ke-14 dia turun ke posisi 3, lalu turun lagi ke posisi 4 di lap ke-16. Dan di lap ke-20, Fermin Aldeguer berhasil mengambil alih posisi ke-4 darinya.

    Martin berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisinya agar tidak terus merosot. Akhirnya, ‘mode survive’ itu bertahan hingga gari finis. Juara dunia MotoGP 2024 itu finis ke-5 tertinggal hingga 14 detik di belakang pemenang Marc Marquez.

    Jorge Martin - New Aprilia San Marino
    Jorge Martin – New Aprilia San Marino

    Apa yang sebenarnya terjadi pada Martin? “Saya sangat kesulitan karena masalah arm pump. Kami menyia-nyiakan kesempatan emas. Sebenarnya kecepatan saya bagus dan saya bahkan bisa menjauh dari Marc tanpa harus gaspol habis-habisan. Lalu saya mulai kesulitan saat mengerem maupun saat membuka gas. Semakin lama semakin parah, sampai saya kehilangan kendali atas motor saya. Sayang sekali, masalah itu baru muncul saat itu,” jelasnya.

    Martin kemudian mengungkapkan, “Yang paling saya sayangkan, saya hampir tidak punya waktu untuk pemulihan sebelum balapan di Austria akhir pekan ini. Jadi tidak ada yang bisa saya lakukan. Barulah setelah Austria, kami mencari tahu langkah selanjutnya dan apakah saya perlu menjalani operasi. Hal-hal seperti itu berada di luar kendali kami. Padahal saya sangat menikmati lap-lap awal, rasanya luar biasa bisa bertarung melawan Marc dan menyalipnya.”

    “Saya pernah mengalami arm-pump pada 2019 dan menjalani operasi saat itu. Sejak saat itu, saya tidak lagi mengalami masalah arm-pump. Namun, saya juga tahu dari pembalap lain bahwa masalah ini bisa muncul kembali bertahun-tahun kemudian dan mengharuskan operasi lanjutan. Mungkin hal yang sama akan terjadi pada saya. Sebelum mengambil keputusan, saya harus meminta saran dokter dan melihat berapa lama waktu pemulihannya. Jadwal balapan sangat padat, dan saya tidak ingin kehilangan peluang meraih gelar juara dunia. Saya merasa siap,” pungkas rider yang tahun depan pindah ke tim pabrikan Yamaha itu.

    Hasil Race MotoGP San Marino 2026
    Hasil Race MotoGP San Marino 2026

    Karena Marc Marquez berhasil mencetak poin sempurna 37 poin di Misano, kini perolehan poin rider Ducati Lenovo itu sama dengan Martin yakni 274 poin. Namun karena jumlah kemenangan Marquez lebih banyak maka dialah yang berhak menjadi pemuncak klasemen. Sementara itu, Bezzecchi masih bertahan di peringkat 3 namun selisihnya dari pemimpin klasemen semakin besar yakni mencapai 33 poin.

    Selain itu, yang bikin tambah kecewa Aprilia adalah statusnya sebagai pemuncak klasemen konstruktor harus diambil alih Ducati setelah 4 pembalap mereka finis 1, 2, 4, dan 7. Kini pabrikan asal Borgo Panigale itu unggul sangat tipis hanya 2 poin atas Aprilia.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini