RiderTua.com – Akhirnya GWM membawa satu lagi merek ke Indonesia, kali ini berupa Wey, sub-brand mobil premium yang cukup terkenal di kampung halamannya. Dalam debut perdananya, mereka menghadirkan model MPV bernama G9 Hi4, MPV PHEV pertama di kelasnya.
Wey G9 Hi4 Jadi Lawan Barunya XPeng X9 Dkk
GWM Wey sebenarnya termasuk ke dalam grup Great Wall Motor bersama Haval, Tank, dan Ora. Hanya saja merek ini baru dihadirkan belakangan di Indonesia, dengan Haval dan Tank yang sudah dijual sejak tahun 2024. Sementara Ora pertama kali dijual sejak tahun 2025 melalui model 03, dan kini Wey yang menyusul lebih dari setahun sejak Ora hadir.

Bedanya dari tiga merek yang sudah hadir duluan yaitu GWM Wey lebih difokuskan berjualan mobil mewah, dan G9 Hi4 menjadi model pertama yang dijualnya. Model ini sebenarnya dikenal sebagai Gaoshan 7 di kampung halamannya, dan modelnya menjadi model paling kecil dalam lini produknya. Namanya juga masih sama dengan nama yang dipakai di Thailand, meski G9 Hi4 sudah dijual sejak Agustus 2025 lalu.
Tapi dari penampilannya nggak terlalu berbeda dengan Wey G9 yang dijual di Thailand maupun Malaysia. Desainnya yang begitu elegan dan modern tapi terlihat minimalis, apalagi dari desain grille yang disebut terinspirasi dari aliran air terjun. Mobil masih berukuran bongsor untuk memaksimalkan kenyamanan penggunanya, dengan ruang kabin yang cukup luas mampu memberikannya ruang kaki dan bagasi belakang lebih lega lagi.

MPV Hybrid dan PHEV
Di China maupun di luar negeri GWM Wey G9 atau Gaoshan hanya menawarkan mesin plug-in hybrid (PHEV) berkapasitas 1.500 cc atau 2.000 cc. Memang pilihan mesin PHEV masih disediakan di Indonesia, tapi GWM menambah varian hybrid atau HEV, dan cara kerjanya masih sama dengan mobil hybrid pada umumnya. Dimana model HEV tidak perlu menggunakan pengisian daya eksternal, sementara baterai pada model PHEV masih harus diisi menggunakan pengisian daya pada umumnya.
Tentunya ada keunggulan dari versi PHEV-nya, dimana mobil mampu menggunakan tenaga listrik murni dan bisa melaju sejauh 170 km, sementara total jarak tempuhnya tembus lebih dari 1.000 km. Dengan tenaga 442 PS dan torsi 642 Nm, serta akselerasi 0-100 km/jam dapat dilibas dalam waktu 5,7 detik, menjadikan Wey G9 Hi4 sebagai MPV mewah yang tak tertandingi. Belum lagi dengan teknologi Hi4 yang diusungnya, membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat.

Dibanderol Rp 1 Miliar
Wey G9 Hi4 sudah dibekali dengan fitur seperti tempat penyimpanan air minum dan camilan serta meja untuk jok baris kedua, sampai sistem audio 21 speaker. Biasanya mobil dilengkapi dengan 8 speaker, tapi model yang satu ini punya 21, jauh lebih banyak dari model lainnya. Tentunya ini bisa memaksimalkan kenyamanan bagi penggunanya ketika berpergian menggunakan mobil yang satu ini.
Setelah dirilis, GWM Wey menjualnya dengan harga Rp 1,158 miliar untuk G9 Hi4 versi hybrid dan Rp 1,368 miliar untuk versi PHEV. Lumayan mahal untuk mobil seperti G9, tapi ini sudah sepadan dengan kelengkapan fitur yang dimilikinya, dari fitur sampai performa mesinnya, walau hanya ada dua pilihan warna eksterior, yaitu Nebula Black dan Aurora White. Apalagi mobil juga dibuat nyaman untuk dijadikan sebagai kendaraan pribadi meski ukurannya yang cukup bongsor.

Sebagai mobil MPV, jelas ini berarti Wey G9 Hi4 berhadapan dengan banyak rival di Indonesia, bahkan rivalnya kebanyakan berasal dari negara yang sama. Dari Denza D9, XPeng X9, Zeekr 009, dan masih banyak lagi, belum lagi Toyota Alphard dan Lexus LM yang sama-sama menawarkan mesin hybrid. Tapi bedanya G9 punya pilihan mesin PHEV, yang menjadikannya sebagai model PHEV pertama di segmen MPV mewah disini.
Mungkin menghadapi rival seperti ini bukan perkara mudah, tapi GWM cukup pede dengan model barunya tersebut.












