RiderTua.com – Di pasar India, Royal Enfield Himalayan 440 dan Yezdi Adventure sama-sama merupakan motor adventure yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh sekaligus menghadapi jalan dengan permukaan kurang baik. Keduanya memiliki posisi berkendara tegak, roda depan 21 inci, ground clearance tinggi, serta suspensi belakang monoshock dengan linkage.
Himalayan 440 membawa karakter yang lebih sederhana dan berorientasi touring, sementara Yezdi Adventure tampil lebih sporty dengan desain yang lebih agresif dan perlengkapan elektronik yang lebih banyak. Keduanya memiliki tujuan penggunaan yang sangat mirip, tetapi pendekatan mesinnya berbeda cukup jauh.
▶Daftar Isi
Royal Enfield Himalayan 440: Torsi Besar dan Nyaman untuk Touring

Royal Enfield Himalayan 440 menggunakan mesin 1 silinder 443cc SOHC pendingin udara dan oli dengan sistem injeksi elektronik. Mesin long-stroke tersebut menghasilkan tenaga 25 hp pada 6.250 rpm dan torsi 34 Nm pada 4.000 rpm, disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan. Karakter mesinnya lebih mengutamakan torsi besar pada putaran rendah dan menengah, sehingga cocok untuk menghadapi tanjakan, jalan berbatu, maupun perjalanan jarak jauh.
Desain Himalayan 440 mempertahankan bentuk khas Himalayan dengan tangki besar, fairing sederhana, windshield, dan bodi yang dibuat fungsional. Tinggi joknya hanya 800 mm, sehingga lebih mudah dijangkau. Posisi berkendara tegak dan area setang yang luas memberikan kontrol yang baik ketika digunakan di jalan raya maupun medan berpermukaan tidak rata.

Bobot 199 kg, wheelbase 1.460 mm, ground clearance 220 mm, dan tangki 15 liter. Suspensi depan menggunakan garpu teleskopik 41 mm, sementara belakang memakai monoshock linkage. Roda 21 inci di depan dan 17 inci di belakang memakai ban 90/90 serta 120/90, sedangkan remnya cakram 300 mm di depan dan 240 mm di belakang dengan ABS dual-channel yang dapat dimatikan pada roda belakang.
Fitur Himalayan 440 mencakup lampu LED, panel instrumen analog-digital dengan Tripper untuk navigasi turn-by-turn, USB Type-C, serta ABS dual-channel switchable. Royal Enfield merilis Himalayan 440 dengan harga 229.000 Rupee atau sekitar Rp 42,1 jutaan.
Yezdi Adventure: Lebih Bertenaga dan Kaya Perangkat Elektronik

Yezdi Adventure menggunakan mesin 1 silinder 334cc DOHC 4-klep pendingin cairan dengan sistem fuel injection. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 29,1 hp pada 8.000 rpm dan torsi 29,8 Nm pada 5.800 rpm, kemudian disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan dengan assist & slipper clutch.
Desain Adventure terlihat lebih agresif dengan tangki yang membulat, fairing samping yang menonjol, windshield yang dapat diatur, serta tampilan yang menggabungkan karakter retro dengan gaya adventure modern. Tinggi jok 815 mm dan wheelbase 1.465 mm membuat posisi berkendaranya sedikit lebih tinggi. Desain tersebut tetap memberikan posisi tegak yang nyaman untuk touring, tetapi memiliki nuansa lebih sporty.

Bobot 187 kg, wheelbase 1.465 mm, ground clearance 220 mm, dan tangki 15,5 liter. Suspensi depan menggunakan teleskopik 41 mm, sementara belakang memakai monoshock dengan linkage dan penyetelan preload tujuh tingkat. Roda menggunakan ukuran 21 inci di depan dan 17 inci di belakang dengan ban 90/90 serta 130/80, sedangkan cakram 320 mm di depan dan 240 mm di belakang dilengkapi ABS dual-channel.
Fitur Adventure menjadi salah satu keunggulan utamanya melalui traction control, tiga riding mode Road, Rain dan Off-road, windshield adjustable, panel instrumen digital, lampu LED, serta pilihan pelek cross-spoke tubeless pada varian tertentu. Di India, Yezdi Adventure terbaru ditawarkan dengan harga sampai 205.969 – 212.969 Rupee atau sekitar Rp 37,9 – 39,2 jutaan.
| Aspek | Royal Enfield Himalayan 440 | Yezdi Adventure |
|---|---|---|
| Mesin | 1 silinder 443cc SOHC injeksi pendingin udara dan oli | 1 silinder 334cc DOHC 4-klep injeksi pendingin cairan |
| Transmisi | Manual 6-percepatan | Manual 6-percepatan, assist & slipper clutch |
| Tenaga | 25 hp pada 6.250 rpm | 29,1 hp pada 8.000 rpm |
| Torsi | 34 Nm pada 4.000 rpm | 29,8 Nm pada 5.800 rpm |
| Suspensi Depan | Teleskopik 41 mm | Teleskopik 41 mm |
| Suspensi Belakang | Monoshock linkage | Monoshock linkage, preload 7 tingkat |
| Velg & Ban | Velg 21 inci, ban 90/90 depan & 17 inci, ban 120/90 belakang | Velg 21 inci, ban 90/90 depan & 17 inci, ban 130/80 belakang |
| Rem | Cakram 300 mm depan dan Cakram 240 mm belakang | Cakram 320 mm depan dan Cakram 240 mm belakang |
| Bobot | 199 kg | 187 kg |
| Tangki | 15 liter | 15,5 liter |
| Wheelbase | 1.460 mm | 1.465 mm |
| Tinggi Jok | 800 mm | 815 mm |
| Ground Clearance | 220 mm | 220 mm |
| Fitur | Lampu LED, panel instrumen analog-digital, Tripper untuk navigasi turn-by-turn, USB Type-C, ABS dual-channel switchable | Traction control, 3 riding mode (Road, Rain, Off-road), windshield adjustable, panel instrumen digital, lampu LED, ABS dual-channel, assist & slipper clutch |
| Harga | 229.000 Rupee (sekitar Rp 42,1 jutaan) | 205.969–212.969 Rupee (sekitar Rp 37,9–39,2 jutaan) |












