RiderTua.com – Biasanya medium MPV Toyota yang selalu memimpin penjualan di pasar mobil di Indonesia, kalau melihat dari performa penjualannya. Namun bulan lalu posisinya masih tetap berada di posisi ketiga, dan salah satu diantaranya mampu merebut posisi teratas dari Gran Max.
Innova Reborn Sudah Nggak Selaris Dulu?
Kijang Innova menjadi model yang sudah tidak bisa diragukan lagi kalau membahas hasil penjualan yang didapatnya. Dengan performa penjualan yang cukup memuaskan dalam beberapa bulan terakhir, mungkin ada yang mengira Toyota bisa mempertahankan gelar mobil terlaris di Indonesia untuk tahun ini. Apalagi setelah modelnya mampu mengungguli banyak kompetitor di pasarnya seperti Daihatsu Gran Max Pickup sampai BYD Atto 1.

Namun sejak Juli lalu, penjualannya mulai tidak semaksimal bulan-bulan sebelumnya, apalagi di bulan Agustus 2026. Dimana hanya ada 3,5 ribu unit yang terjual, dan sepertinya ini terjadi akibat penurunan drastis dari penjualan Kijang Innova Reborn akibat kenaikan harga bahan bakarnya. Sebab inilah yang membuat konsumen harus berpikir dua kali sebelum membelinya, mengingat biaya yang harus dikeluarkan untuk mengisi tangki bahan bakarnya lebih tinggi dari dulu.
Jadi model mana yang jadi mobil terlaris bulan lalu? Bukan Gran Max Pickup, melainkan Atto 1 dengan hasil penjualan sebanyak 5,5 ribu unit. Sepertinya hasil yang didapatnya sudah pulih seperti dulu, bahkan bisa ditingkatkan lebih jauh lagi karena modelnya dirakit lokal.
- BYD Atto 1: 5.538 unit
- Daihatsu Gran Max Pickup: 4.346 unit
- Toyota Kijang Innova (Zenix dan Reborn): 3.504 unit
- Toyota Avanza: 3.442 unit
- Suzuki Carry: 3.270 unit
- Jaecoo J5 EV: 3.214 unit
- Toyota Calya: 3.001 unit
- Daihatsu Sigra: 2.746 unit
- Toyota Veloz HEV: 2.267 unit
- Daihatsu Gran Max Blind Van dan Minibus: 2.316 unit
- Toyota Hilux: 2.054 unit
- Toyota Rush: 1.880 unit
- Honda Brio (Satya dan RS): 1.670 unit
- Daihatsu Terios: 1.650 unit
- Mitsubishi Xpander (dan Xpander Cross): 1.610 unit
- Geely EX2: : 1.595 unit
- Toyota Agya: 1.412 unit
- Mitsubishi L300 Pickup: 1.177 unit
- BYD M6 DM: 1.161 unit
- Daihatsu Ayla: 1.013 unit

Bersaing Ketat
Sementara di luar peringkat tiga besar, Avanza tertahan di posisi 4, tapi kini selisih penjualannya dengan Kijang Innova sudah sangat tipis. Avanza berpeluang menyalip penjualan medium MPV tersebut, asalkan kalau performa penjualan Kijang Innova Reborn terus menurun tiap bulannya. Lain lagi dengan Carry dan J5 EV, dimana selisih penjualannya hanya terpaut 56 unit saja.
Setelah mendapat model generasi terbaru, Hilux akhirnya masuk ke dalam daftar penjualan dengan hasil mencapai 2 ribu unit terjual dalam sebulan. Ini sudah menjadi hasil yang cukup bagus mengingat tidak biasanya mobil pikap tersebut masuk peringkat 20 besar. Apalagi di tengah ketatnya persaingan dari mobil penumpang yang kini jadi favorit konsumen.

Mobil LCGC Masuk 20 Besar
Menariknya dari daftar tersebut, semua mobil dari segmen LCGC masuk peringkat 20 besar, dari Calya-Sigra, Brio Satya, sampai Agya-Ayla terlihat jelas dari daftar tersebut. Namun belum jelas apa ini cukup untuk memulihkan penjualannya yang terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, karena segmen ini yang paling terdampak dari larisnya mobil listrik murah. Belum lagi dengan populernya mobil MPV berukuran lebih besar, entah itu Kijang Innova atau Avanza.
Bahkan dengan hasil yang didapat oleh mobil-mobil LCGC ini belum cukup untuk mengejar Atto 1 yang terjual lebih dari 5 ribu unit dalam sebulan. Seakan Atto 1 benar-benar sudah tidak terkalahkan lagi oleh mobil murah tersebut meski terhitung baru dijual selama lebih dari setahun. Tapi jelas mobil seperti ini jadi daya tarik baru di pasar roda empat karena harga dan fitur yang ditawarkan begitu menarik.

Entah bagaimana dengan nasib Kijang Innova ke depannya kalau penjualan model Reborn terus menurun tiap bulannya. Toyota sudah tidak bisa berbuat apapun dengan harga bahan bakar mobil diesel yang lebih mahal dari bahan bakar lainnya.












