RiderTua.com – Tentu tidak mengherankan kalau produk GAC Aion punya kualitas terbaik dan membuatnya laris di pasarnya. Ini juga berlaku untuk hatchback yang dijualnya, yaitu UT, karena baru-baru ini modelnya mengantongi 5 bintang dari tes tabrak Euro NCAP.
Hatchback UT Diuji Tabrak Euro NCAP
Aion UT tentu bukan nama yang nggak asing lagi bagi konsumen di seluruh dunia, apalagi di Indonesia, dimana modelnya menjadi salah satu andalan bagi penjualannya. Dari desain, fitur, performa, sampai harganya sudah cukup menjanjikan, dan tidak mengherankan kenapa modelnya bisa terjual ratusan hingga ribuan unit per bulannya. Untuk model hatchback seperti ini, itu sudah menjadi hasil yang begitu memuaskan bagi merek asal China tersebut.

Ternyata tidak hanya Geely EX2 yang diuji tabrak oleh Euro NCAP baru-baru ini, karena Aion UT juga baru melakukan tes tabrak. Tentunya tes tabrak kali ini lebih ketat dari sebelumnya meski hanya ada empat kategori yang diberikan, karena mobil harus benar-benar menjamin keselamatan penggunanya. Termasuk dalam memudahkan evakuasi pengemudi dan penumpang ketika terjadi kecelakaan di jalan.
Masing-masing pengujian akan melihat seberapa canggihnya fitur yang disematkan pada suatu mobil saat tabrakan terjadi, maupun melihat seberapa kuatnya struktur bodi mobil. Tidak hanya melindungi pengemudi dan penumpang, mobil juga harus didesain agar menjamin keselamatan pengguna jalan lainnya, terutama pemotor dan pesepeda. Jelas ini bukan tes tabrak biasa, karena Euro NCAP benar-benar menilai semua pengetesan tersebut.

Jamin Keselamatan Penggunanya
Crash Protection mendapat skor paling tinggi hingga 95 persen, dan tentu ada alasan di balik ini. Aion UT dinilai mampu memberikan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang saat terjadi tabrakan, baik itu tabrakan depan, samping, atau belakang semuanya meraih hasil yang maksimal. Tidak hanya memberi perlindungan menyeluruh bagi penumpang orang dewasa, tetapi juga penumpang anak-anak.
Sementara Post Crash Safety mendapat skor 88 persen, disusul Crash Avoidance 74 persen dan Safe Driving 66 persen. Kalau dilihat, kategori Safe Driving yang mendapat poin paling rendah, mungkin karena mobil tidak punya fitur yang cukup memadai untuk menjamin keselamatan berkendara bagi pengemudi. Tapi setidaknya ini cukup untuk memberikannya rating lima bintang, rating tertinggi untuk mobil yang diuji tabrak oleh Euro NCAP.

Fitur Canggih
Aion sendiri membekali UT dengan sejumlah fitur canggih nan modern, salah satunya autonomous emergency braking yang memungkinkan mobil mengerem ketika sistem mendeteksi potensi tabrakan. Fitur ini juga berfungsi ketika mendeteksi ada pengguna jalan di sekitar mobil, baik itu pesepeda maupun pejalan kaki. Fitur pemantau kondisi pengemudi sampai pendeteksi anak di dalam kabin juga diberikan untuk mobil hatchback tersebut.
Menariknya UT juga punya fitur yang dapat membuka jendela samping saat mobil terendam air selama lebih dari dua menit. Termasuk fitur 3rd party service call yang hanya diberikan untuk wilayah yang mendukung fitur ini, jadi nggak semua negara punya fitur semacam ini. Walau modelnya punya segudang fitur canggih, sepertinya beberapa diantaranya hanya bisa ditemukan di negara-negara Eropa saja.

Tapi bukan berarti Aion UT di Indonesia dibekali fitur lebih minim, justru Aion lebih mementingkan kelengkapan fiturnya agar menjamin keselamatan penggunanya. Terlebih unit UT yang dites oleh Euro NCAP berupa varian Premium, meski tiap negara bisa saja mendapat unit yang berbeda-beda di tiap negara, tergantung dari permintaan pasarnya. Semua ini demi memberikan kepuasan bagi konsumennya yang mencari hatchback listrik seperti UT.
Di Indonesia, UT kini punya banyak lawan di pasarnya, setelah sebelumnya hanya ada Geely EX2. Malah lawannya bertambah dua, yaitu Chery Q dan BAIC T1, tapi kalau di sisi dimensi UT bisa dikatakan menjadi lawan sepadannya T1 ketimbang model Q. Tentunya ini tergantung dari tingginya peminat model di segmen hatchback BEV, apa mereka mencari mobil murah atau dengan harga sedikit mahal tapi punya fitur melimpah.












