Home Otomotif Penjualan Mobil Hybrid Naik 42,9 Persen, Tapi…

    Penjualan Mobil Hybrid Naik 42,9 Persen, Tapi…

    Mobil hybrid Penjualan Mobil terlaris Toyota Kijang Innova Zenix
    Toyota Kijang Innova Zenix

    RiderTua.com – Mobil ramah lingkungan kini bukan menjadi masalah bagi konsumen Indonesia, terbukti dengan penjualan model HEV yang naik lebih dari 40 persen. Sebenarnya angka ini nggak begitu seberapa kalau dibandingkan dengan mobil listrik, karena hasilnya naik 80 persen!

    Daftar Isi

    Makin Banyak Peminat Mobil Ramah Lingkungan di Indonesia

    Mobil hybrid tentu menjadi pilihan bagus bagi konsumen yang mencari mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau. Mobil jenis ini yang menjadi pilihan utama konsumen di awal era mobil ramah lingkungan di Indonesia, karena saat itu pilihan mobil listrik maupun PHEV sangat terbatas. Kalaupun ada, harganya jauh lebih mahal ketimbang HEV karena masih didatangkan langsung dari luar negeri alias CBU.

    Toyota Veloz Thailand
    Toyota Veloz

    Inilah yang membuat mobil hybrid makin banyak jumlahnya, dan sampai sekarang masih didominasi oleh produk dari merek Jepang. Sepanjang bulan Januari hingga Juli 2026, total ada 50.138 unit model HEV terjual di Indonesia, dan hasil ini naik 42,9 persen dari tahun lalu di periode yang sama. Itu sudah menjadi hasil yang begitu memuaskan, mengingat mobil jenis ini semakin banyak dicari oleh konsumen yang menginginkan mobil ramah lingkungan murah meriah.

    Namun sejak Wuling dan Hyundai sukses menjual BEV unggulannya, makin banyak merek yang tertarik menghadirkan model serupa disini. Apalagi BYD yang menjadi merek mobil listrik terlaris di China sudah hadir di Indonesia sejak awal 2024 dan sukses menjual model seperti M6 dan Atto 1. Hasil tersebut juga membuat penjualannya melejit, dengan 83.758 unit terjual, atau naik 88,6 persen dari hasil di bulan Januari-Juli 2025.

    Mobil listrik Wuling Air EV
    Wuling Air EV

    Banyak Pilihan

    Kalau dilihat dari hasilnya, selisih hasil dan kenaikan penjualannya cukup jauh satu sama lain, padahal sebelumnya mobil hybrid yang paling diminati. Meski begitu, ini bukan berarti mobil ramah lingkungan lainnya nggak bisa menyusul penjualan mobil HEV, karena siapa tahu merek lainnya mulai melakukan elektrifikasi besar-besaran disini. Belum lagi makin banyak merek yang semakin tertarik menjual mobil listrik dengan harga cukup terjangkau.

    Ini bisa terlihat jelas dari banyaknya model BEV murah yang sebagian besar dijual oleh merek asal China, baik itu BYD, Geely, grup Chery, maupun Wuling. Makin banyak pilihannya, tentu ini yang membuat penjualannya terus meningkat tiap tahunnya, dan puncaknya di tahun 2026 dimana mobil hybrid sudah disalip oleh mobil listrik. Sepertinya tren ini akan terus terlihat dalam beberapa tahun ke depan, asalkan kalau model ramah lingkungan yang lain nggak ikut-ikutan mengejar penjualan.

    Penjualan mobil listrik BYD Atto 1
    BYD Atto 1

    Mobil PHEV Terjual Segini?

    Sementara mobil PHEV mencetak hasil penjualan paling sedikit untuk mobil ramah lingkungan, karena baru ada 6.988 unit yang terjual hingga Juli lalu. Meskipun begitu, ini sudah menjadi hasil yang cukup memuaskan karena di periode Januari-Juli 2025, hanya ada 2.088 unit terjual. Ini juga membuktikan bagaimana mobil PHEV semakin diminati meski berada di tengah tingginya popularitas mobil hybrid dan BEV di Indonesia.

    Model yang ditawarkan memang sudah lebih beragam dari tahun-tahun sebelumnya, tapi masih sedikit model yang dijual sebagai mobil entry level. Kebanyakan masih dibanderol di atas Rp 500 jutaan, bahkan ada yang tembus lebih dari Rp 1 miliar, dan ini mulai diatasi dengan menghadirkan model PHEV entry level seperti yang dilakukan BYD baru-baru ini. Dengan M6 DM, mereka merebut posisi teratas di pasarnya dari Chery yang sudah mengandalkan Tiggo 8 CSH dalam beberapa bulan terakhir.

    BYD M6 DM Harmony Auto
    BYD M6 DM

    Untuk mobil listrik terlaris masih dipegang oleh Jaecoo J5 EV, tapi ada kemungkinan BYD Atto 1 bisa menyusul. Penjualannya sempat anjlok hingga kurang dari 30 unit di bulan Mei, tapi sebulan setelahnya langsung naik drastis hingga 1.000 unit, dan terjual 4 ribu unit di bulan Juli. Kalau performa penjualan ini bisa dipertahankan sampai akhir tahun, Atto 1 mungkin saja mampu mempertahankan gelar mobil listrik terlaris di Indonesia.

    Sementara untuk mobil hybrid terlaris tetap dipegang oleh Toyota melalui Kijang Innova Zenix HEV. Karena penjualan model Reborn yang anjlok akibat harga bahan bakarnya naik drastis, Zenix kini menjadi andalan utamanya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini