RiderTua.com – Pit Beirer (Direktur KTM Motorsport) tak bisa menyembunyikan kebahagiannya atas podium yang diraih Pedro Acosta di MotoGP Aragon akhir Agustus lalu. Podium tersebut sekaligus mengakhiri masa paceklik yang cukup lama, baik bagi Acosta maupun KTM. Terakhir kali dia naik podium yakni saat finis ke-3 di GP Hungaria pada awal Juli lalu.
“Kami sangat membutuhkan akhir pekan seperti ini. Bagi semua orang di Red Bull KTM Factory Racing, posisi ke-2 yang diraih Pedro Acosta di Aragon terasa seperti imbalan atas kerja keras tanpa henti di balik layar selama berbulan-bulan. Dunia balap tidak pernah berjalan mulus ada pasang surut, hambatan, serta terobosan. Yang terpenting adalah tetap percaya pada proses dan memercayai orang-orang di sekitar kita,” tulis bos asal Jerman itu di LinkedIn.
Pit Beirer (KTM): Podium Pedro Acosta di Aragon Adalah Imbalan Atas Kerja Keras Tim

Sejak bergabung dengan tim pabrikan Red Bull KTM, Pedro Acosta adalah pembalap yang sering memberikan hasil gemilang bagi pabrikan asal Austria itu. Musim ini, rider asal Murcia Spanyol itu berhasil meraih total 7 podium termasuk 1 kemenangan sprint race di Thailand. Yang terbaru, rider berusia 22 tahun itu berhasil meraih podium di Aragon setelah finis di posisi ke-2 dengan selisih waktu 1,754 detik di belakang juara dunia 9 kali Marc Marquez (Ducati).
Pit Beirer juga mengapresiasi performa pembalap tim Tech3 KTM Enea Bastianini yang tampil impresif dengan finis di posisi ke-8 dalam balapan utama di Aragon. “Pertarungan Pedro di barisan depan, aksi comeback yang kuat dari Enea, usaha Brad Binder untuk bangkit setelah mengalami berbagai kesulitan, serta kerja keras tanpa lelah Pol Espargaro benar-benar mencerminkan semangat tim kami. Melihat warna ‘Oranye’ kembali naik podium MotoGP mengingatkan kami, mengapa kami melakukan semua ini. Kami bangga dengan seluruh anggota tim, dan kami masih haus akan lebih banyak lagi prestasi,” pungkas bos asal Jerman itu.

Sayangnya, KTM harus kehilangan Acosta tahun depan. Juara dunia 2 kali itu akan pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo. Tapi sebagai gantinya, mereka akan mendapatkan 2 pembalap kuat Ducati dengan Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez. Di sisi lain, Brad Binder harus tersingkir dari MotoGP. Rider asal Afrika Selatan itu akan pindah ke Superbike bersama tim pabrikan BMW.












