Home Otomotif BYD M6 dan Atto 1 Dirakit Lokal Duluan, Model Lainnya Gimana?

    BYD M6 dan Atto 1 Dirakit Lokal Duluan, Model Lainnya Gimana?

    Penjualan Mobil listrik BYD M6
    BYD M6

    RiderTua.com – Tidak lama lagi mereka siap meresmikan pabrik mobilnya di Indonesia, dan dengan ini mereka nggak perlu lagi mengimpor mobil dari luar negeri. Namun selain Atto 1 dan M6, belum jelas apa model lainnya juga bisa diproduksi disini, terlebih model seperti Seal.

    Daftar Isi

    Mobil yang Siap Dirakit Lokal Baru Ada Dua Model?

    Selama dua tahun BYD hanya mendatangkan unitnya dari kampung halamannya, tapi mereka bisa menjadi merek mobil listrik nomor satu di Indonesia. Model seperti M6 dan Atto 1 mampu meraih posisi teratas di pasarnya selama dua tahun terakhir, dan ini menjadi modalnya untuk menguasai pasar BEV disini. Walau mereka juga tetap menghadirkan model lainnya untuk meramaikan pasarnya, dari mobil SUV sampai sedan, bahkan termasuk mobil mewah melalui Denza.

    Impor mobil listrik BYD Atto 1
    BYD Atto 1

    Karena modelnya yang paling banyak dicari konsumen, inilah yang membuat BYD memutuskan untuk merakit lokal M6 dan Atto 1 lebih dulu. Tentunya dengan stok CBU dari China yang semakin menipis, mereka harus mengisinya dengan model rakitan lokal agar bisa langsung memenuhi permintaan di pasarnya. Dengan begitu, model yang dirakit lokal ini dapat membantu penjualannya yang kini ditopang oleh model impor saja.

    Seharusnya ini menjadi sesuatu yang bagus, tapi kelihatannya hanya dua mobil ini saja yang dirakit lokal. Artinya untuk model seperti Sealion 7, Atto 3, Dolphin, Seal, dan Denza D9 masih belum bisa diproduksi disini, walau BYD bisa saja merakitnya belakangan setelah beres dengan M6 dan Atto 1. Tapi mereka menunggu waktu yang tepat untuk memproduksinya, dan untuk sekarang mereka memprioritaskan model terlarisnya dulu.

    Penjualan Mobil listrik BYD M6
    BYD M6

    Habiskan Stok CBU

    Kalau produksinya belum dimulai sekitar bulan Mei-Juni, jadi dari mana datangnya kenaikan penjualan Atto 1? Sebenarnya ini merupakan unit yang masih ada di stok CBU miliknya, dan mereka harus menghabiskan semua unitnya sebelum memulai perakitan lokalnya. Dengan begitu, setelah stoknya semakin menipis, barulah bisa diisi oleh model rakitan lokal, dan ini berlaku untuk Atto 1 dan M6.

    Untuk M6 nampaknya tidak ada yang salah dari performa penjualannya dalam beberapa bulan terakhir, walau belakangan ini hasilnya selalu mentok ratusan unit tiap bulannya. Walau begitu, BYD melihat ini sebagai hasil yang cukup bagus, mengingat mereka sudah cukup puas dengan performa penjualan M6 sejauh ini. Apalagi versi PHEV yang baru dirilisnya mampu mencetak hasil yang begitu memuaskan dan langsung merebut posisi pertama di pasarnya hanya dalam dua bulan.

    Mobil PHEV BYD M6 DM
    BYD M6 DM

    Mobil Rakitan Lokal

    Dimulainya produksi lokal mobilnya di Indonesia ini cukup telat, karena awalnya mereka menargetkan sekitar kuartal pertama 2026 untuk memulainya. Tapi kelihatannya mereka masih butuh waktu untuk menyiapkan produksinya, apalagi dalam mendapatkan komponen lokal. Dengan aturan mobil rakitan lokal untuk model ramah lingkungan yang semakin ketat mulai tahun depan, mereka harus mengikuti aturan yang ada agar modelnya bisa tetap dibanderol terjangkau.

    Meskipun begitu, tingginya angka komponen lokal yang dimiliki suatu mobil juga menguntungkannya, karena harga jualnya bisa lebih terjangkau lagi. Kalau harga mobilnya lebih murah, ini dapat membuat konsumen semakin tertarik dengan mobil tersebut dan mencetak hasil penjualan yang lebih bagus dari sebelumnya. Tapi soal ini tergantung dari kondisi pasar serta permintaannya, apa konsumen mencari mobil yang murah tapi punya fitur lengkap atau sebaliknya.

    Merek mobil BYD Sealion 7 Cars Singapore
    BYD Sealion 7

    Sealion 7 sebenarnya juga lumayan laris terjual di pasar SUV kalau dibandingkan dengan penjualannya Atto 3. Tetap saja, BYD masih harus berpikir dua kali sebelum bisa merakit Sealion 7 disini, apalagi model lainnya yang dijual sejauh ini. Seperti Seal, karena mobil sedan nggak selaris mobil SUV maupun MPV, mereka mungkin masih mengimpornya dari luar negeri, begitupun dengan Denza D9.

    Untuk D9 mungkin bukan sesuatu yang mengejutkan, karena mobil sekelasnya masih didatangkan langsung dari luar negeri, termasuk Toyota Alphard. Kecuali XPeng X9 yang sudah dirakit lokal sejak tahun lalu dan produksinya ini menjadi yang pertama.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini