RiderTua.com – Kini Deepal punya dua model yang dijualnya di Indonesia, yaitu S05 dan S07, dan keduanya sudah disambut baik di pasarnya masing-masing. Tapi mereka masih belum puas dan mereka membawa Nevo dengan model Q05 yang dirilis beberapa minggu lalu.
βΆDaftar Isi
Deepal dan Nevo Sama-sama Jualan Mobil SUV
Changan sudah hadir selama lebih dari setahun di pasar roda empat di Indonesia, dan ketika pertama kali hadir disini mereka baru membawa dua model. Selain hatchback Lumin, mereka juga membawa Deepal S07 yang sekaligus menjadi debut perdana Deepal disini. Meski dihadirkan sebagai sub-brand, Deepal tetap termasuk sebagai salah satu produknya.

Setelah sukses merilis S07, mereka menghadirkan S05 beberapa bulan lalu, dan modelnya menjadi mobil range-extender electric vehicle (REEV) pertama di Indonesia. Meski begitu, S05 tetap menawarkan varian listrik murni agar konsumen yang belum tertarik dengan model REEV bisa membeli model BEV-nya. Tapi ini saja belum cukup, dan di GIIAS 2026 mereka membawa model lainnya bernama Nevo Q05.
Seperti Deepal, kehadiran Nevo di Indonesia menjadi debut perdananya setelah merilis Q05, dan modelnya ini terlihat begitu menarik kalau melihat dari desain dan speknya. Dengan ini, Changan punya dua sub-brand yang dijualnya disini, tapi kehadiran Deepal dan Nevo mulai menimbulkan pertanyaan. Buat apa mereka membawa Nevo kalau sudah ada Deepal yang hadir duluan?

Tambah Lini Produk
Changan memang mengaku kalau mereka membawa keduanya untuk menambah lini produk yang dijualnya disini. Mereka juga menjamin Deepal dan Nevo nggak saling rebutan konsumen meski sama-sama menjual mobil SUV, karena keduanya ditempatkan di pasar yang beda jauh. Deepal sendiri lebih difokuskan menjual mobil berkualitas premium, sedangkan Nevo lebih mengarah ke mobil yang punya ‘value for money’, atau dalam kata lain menjual mobil dengan harga terjangkau.
Ini bisa terlihat jelas dari harga Q05 di Indonesia yang lumayan terjangkau untuk mobil SUV listrik, yaitu di kisaran Rp 300 jutaan. Harganya ini jelas lebih terjangkau dari dua mobilnya Deepal yang dibanderol lebih dari Rp 500 jutaan, dan ini bisa membantunya untuk menyasar segmen SUV entry level. Sementara Deepal bisa membantu penjualannya di segmen lebih tinggi dengan S05 dan S07.

Lumin Jadi Produknya Sendiri
Tapi gimana dengan Lumin? Jelas Lumin punya pasarnya sendiri karena dijual sebagai mobil hatchback mungil. Sehingga modelnya tidak perlu harus berhadapan dengan produknya Deepal maupun Nevo yang dijual di pasar SUV. Walau ini berarti modelnya harus menghadapi banyak kompetitor di segmennya dengan rival tangguh seperti Wuling Aira EV, Geely EX2, Chery Q, sampai BYD Atto 1.
Sejauh ini baru Lumin yang dijual langsung oleh Changan, dan mereka belum punya rencana untuk menambah model lainnya di Indonesia untuk sekarang. Di kampung halamannya, mereka punya lebih banyak mobil yang dijual disana, dari model SUV CS Plus series dan UNI series sampai mobil sedan sudah ditawarkan. Bahkan mereka juga punya tiga mobil pikap, dan salah satunya berupa Hunter yang juga menawarkan varian EREV seperti Deepal S05.

Tapi kalau mereka mau membawanya ke sini, mereka harus melihat seberapa besar permintaannya di pasar tujuannya, dan jelas mereka nggak bisa langsung menjualnya begitu saja. Apalagi kalau modelnya berupa model SUV, mereka harus mencari pasar yang belum dimasuki oleh produknya Deepal maupun Nevo, yaitu pasar di antara model entry level dan premium. Soal itu tergantung dari pihak prinsipalnya, apa mereka mau menambah model SUV-nya disini atau menyasar segmen pikap double cabin yang punya potensi lebih tinggi.
Mumpung BYD dan Chery belum menjual pikap d-cab-nya di Indonesia, Changan bisa mendahului keduanya dengan merilis Hunter atau model lainnya lebih dulu. Tapi untuk sekarang mereka fokus menjual model yang sudah ada, termasuk S05 dan Q05 yang baru dirilis.












