Home MotoGP Marc Marquez Punya Klausul Kontrak 1+1, Bisa Tinggalkan Ducati Jika Fisik Bermasalah

    Marc Marquez Punya Klausul Kontrak 1+1, Bisa Tinggalkan Ducati Jika Fisik Bermasalah

    Volkswagen Terpuruk, Ducati Terancam Dijual Ini Dampaknya untuk Tim MotoGP dan Masa Depan Marc Marquez
    Marc Marquez

    RiderTua.com – Carlo Pernat mengungkap detail penting di balik perpanjangan kontrak Marc Marquez dengan Ducati. Sempat muncul keraguan karena kondisi fisik juara dunia 9 kali itu dianggap belum benar-benar ideal, tetapi pada akhirnya kedua pihak mencapai kesepakatan untuk memperpanjang kerja sama selama 2 tahun.

    Menurut Pernat, kontrak yang ditandatangani mencakup klausul yang memberikan fleksibilitas bagi kedua belah pihak setelah musim pertama. “Kontrak yang ditandatangani berdurasi 2 tahun tapi dengan kesepakatan 1+1, yang berarti jika setelah 1 tahun kondisi fisik Marquez tidak memadai untuk bersaing memperebutkan gelar dunia, dia bebas pergi. Menurutku itu hal yang wajar,” jelas sosok yang sudah puluhan tahun berkecimpung di MotoGP sebagai manajer sekaligus pencari bakat tersebut.

    Marc Marquez Punya Klausul Kontrak 1+1, Bisa Tinggalkan Ducati Jika Fisik Bermasalah

    Carlo Pernat - Marc Marquez
    Carlo Pernat – Marc Marquez

    Musim ini merupakan musim yang tidak mudah bagi Marc Marquez setelah mengalami cedera parah usai crash di Mandalika pada Oktober 2025 lalu. Meski kondisi fisiknya masih belum fit sepenuhnya, tetapi hal itu tidak menghentikannya untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2026, terutama di sirkuit-sirkuit yang menguntungkannya.

    Tapi Marquez sadar betul bahwa satu kesalahan saja bisa sangat menentukan dalam perebutan gelar. Itulah alasan, kini dia memilih lebih hati-hati saat balapan dan tidak mau mengambil risiko berlebihan dibandingkan beberapa tahun lalu.

    Menurut Pernat, kesepakatan ini sangat fair bagi kedua belah pihak. Di satu sisi Ducati tetap bisa mempertahankan Marquez, tetapi di sisi lain mereka juga sudah mulai menyiapkan generasi penerus dengan direkrutnya Pedro Acosta.

    “Selama mereka masih mempertahankannya, kontrak ini sangat fair. Namun ‘plan B’ sebenarnya sudah dimulai dengan Pedro Acosta. Kemudian ada pembalap muda lain seperti Fermin Aldeguer dan Nicolo Bulega. Ducati praktis tidak memiliki pilihan lain selain memperpanjang kontrak Marquez. Kalau nantinya Marc memang sudah tidak mampu tampil di level tertinggi, wajar kalau dia dibebaskan dari kontraknya. Begitu juga Ducati juga berhak melepasnya. Tetapi jelas, mereka tidak mungkin tidak memperpanjang kontraknya selama 2 tahun,” tegas Pernat.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Carlo Pernat juga mengungkapkan bahwa Marc Marquez juga mengalami perubahan besar dari sisi finansial. Menurutnya, di musim sebelumnya rider berusia 33 tahun itu hampir tidak menerima gaji tetap yang besar. Sebaliknya, dia memperoleh penghasilan dari bonus berdasarkan hasil balapan. Ducati biasanya menyertakan bonus besar yang dikaitkan dengan keberhasilan naik podium dan peringkat akhir di klasemen pembalap.

    “Tahun lalu, penghasilannya praktis nol. Dia membalap dengan bayaran yang sangat kecil, namun meraup banyak uang dari bonus kemenangan. Jumlah bonus yang dia terima begitu besar, hingga separuhnya saja sebenarnya sudah cukup,” pungkas mantan manajer Enea Bastianini itu.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini