Home Otomotif Porsche Setop Jualan Taycan Mulai 2030?

    Porsche Setop Jualan Taycan Mulai 2030?

    Porsche Taycan Pasadena
    Porsche Taycan

    RiderTua.com – Taycan dianggap sebagai salah satu mobil mewah bertenaga listrik yang cukup terkenal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun baru-baru ini muncul kabar buruk soal modelnya yang bakal disetop produksi dan penjualannya empat tahun lagi.

    Daftar Isi

    Taycan Nggak Bisa Bertahan Lebih Dari Empat Tahun Lagi?

    Porsche dikenal sebagai merek mobil sport yang cukup terkenal dengan banyaknya produk yang ditawarkannya. Dari sekian banyaknya model yang dijualnya, Taycan yang paling terkenal karena dijual sebagai mobil listrik murni, jenis mobil ramah lingkungan yang kini dicari oleh banyak orang di seluruh dunia. Meski masih menjadi model yang diunggulkannya, nampaknya mereka tidak bisa mempertahankannya lebih lama lagi.

    Porsche Taycan Ontario
    Porsche Taycan

    Baru-baru ini muncul kabar soal Taycan yang rencananya bakal disetop produksinya mulai 2030, dan rencana ini berlawanan dari apa yang diklaim oleh bosnya, Michael Leiters. Ia menyebut Taycan bisa bertahan lebih lama lagi dari yang diperkirakan, tapi kenyataannya malah sebaliknya. Tentu ada yang bertanya-tanya kenapa bisa mobil seperti ini tidak bisa dipertahankan hingga beberapa tahun ke depan meski Taycan menjadi pionir elektrifikasi mobilnya.

    Ternyata biang keroknya yaitu penjualannya yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Walau tren BEV terus meningkat tiap tahunnya, nampaknya mobil listrik Porsche ini tidak ikut mengalami kenaikan begitu saja, dan penyebabnya mungkin karena produsen mulai menghadirkan model serupa tapi dibanderol lebih terjangkau. Jelas ini membuatnya semakin tersisih dari persaingan di pasarnya, sehingga modelnya tidak bisa bertahan lebih lama.

    Porsche Taycan Black Edition Indonesia
    Porsche Taycan Black Edition

    SUV Listrik Makin Populer

    Penyebab utamanya yaitu banyak konsumen lebih memilih mobil SUV listrik ketimbang jenis lainnya, apalagi tren mobil SUV masih sangat tinggi sampai sekarang. Terlebih Porsche kini punya Macan EV yang diterima sangat baik di pasar tujuannya, sehingga membuat Taycan semakin terpinggirkan. Mereka memang hanya menghadirkan Macan versi BEV ini untuk menambah lebih banyak pilihan di pasarnya, tapi ternyata kehadirannya malah ‘memangsa’ penjualannya Taycan.

    Padahal Taycan sudah direncanakan bakal mendapat fitur baru berupa E-Shift yang bisa memberikan sensasi ala mengendarai mobil manual. Fitur ini juga memberikan suara buatan seperti mobil bensin biasa, dan ini akan memberikan kesan seperti mengendarai sportcar tapi masih tetap ramah lingkungan. Nampaknya ada kemungkinan mereka batal menghadirkannya di tahun 2027 mendatang, mungkin termasuk penyegaran lainnya yang bisa saja dihadirkan untuk model ini.

    Porsche Taycan Turbo S Riverside
    Porsche Taycan Turbo S

    Produksi Dialihkan atau Disetop?

    Sebelum memutuskan menghentikan produksinya, produsen bermarkas di Stuttgart ini sempat mempertimbangkan untuk memindahkan produksi Taycan ke pabrik lainnya. Kelihatannya mereka ingin memakai fasilitas perakitan lamanya untuk diisi oleh model yang lain, entah itu mobil BEV lainnya atau justru model bermesin konvensional. Namun setelah berunding dengan sejumlah pihak, mereka memilih opsi menyetop produksinya, termasuk penjualannya.

    Sebenarnya keputusan tersebut masih belum final, dan mereka akan terus merundingkannya dengan beberapa pihak sebelum mengesahkannya. Kalau benar-benar dihentikan, maka Taycan hanya bertahan selama 11 tahun, tapi itu sudah cukup lama untuk mobil seperti ini. Apalagi Taycan menjadi awal dari elektrifikasi produknya, dan sejak saat itu mereka terus menghadirkan berbagai macam model BEV lainnya, salah satunya Macan EV.

    Porsche Taycan Newsroom
    Porsche Taycan

    Porsche sendiri hampir tidak terdengar kabarnya di Indonesia karena mereka jarang membawa produk terbarunya ke sini. Sementara produsen senegaranya seperti BMW hingga Mercedes-Benz terus menghadirkan mobil barunya disini, walau jelas pasar yang ditujunya cukup berbeda. Mereka sendiri lebih fokus menghadirkan sportcar ikoniknya, dan tiap model tentu punya ciri khasnya tersendiri, entah dari desain, fitur, maupun performanya.

    Dengan Macan yang menjadi mobil paling populer dalam lini produknya, merek asal Jerman tersebut tetap menawarkan model lainnya yang sangat terkenal di pasarnya. Taycan sendiri masih ditawarkan di Indonesia, setidaknya sampai mereka memutuskan untuk menghentikan produksinya secara global. Namun mereka masih menawarkan model BEV lainnya sebagai pilihan alternatifnya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini