Home MotoGP Brad Binder: Grip Ban Saya Masih Sangat Baik, Mungkin Karena Saya Terlalu...

    Brad Binder: Grip Ban Saya Masih Sangat Baik, Mungkin Karena Saya Terlalu Berhati-hati

    Pedro Acosta - Brad Binder
    Pedro Acosta - Brad Binder

    RiderTua.com – Musim ini, Brad Binder selalu kesulitan dalam sesi kualifikasi. Rider Red Bull KTM itu seringkali harus start dari posisi yang jauh di belakang di grid, sehingga fokusnya dalam balapan hanya meminimalkan kerugian (damage limitation). Begitupun yang terjadi di sesi kualifikasi pada seri pembuka paruh kedua musim 2026 di GP Inggris. Binder hanya mengamankan posisi ke-18 di grid.

    Setelah finis di posisi ke-11 dalam sprint race, penampilan rider asal Afrika Selatan itu pada race utama hari Minggu terbilang cukup bagus. Usai start dengan mulus dan setelah melewati beberapa tikungan, Binder sudah berada di zona poin di posisi ke-12. Kemudian dia berhasil menyalip Iker Lecuona (pembalap pengganti Fermin Aldeguer), Jack Miller, dan Fabio Quartararo. Dia cukup lama bertahan di posisi ke-10. Karena Ai Ogura crash, posisi Binder pun naik ke-9. Pada lap ke-12 dia menyalip Franco Morbidelli dan bertahan di posisi ke-8 hingga garis finis. Dia tertinggal 22,288 detik di belakang pemenang Raull Fernandez.

    Brad Binder: Grip Ban Saya Masih Sangat Baik, Mungkin Karena Saya Terlalu Berhati-hati

    Brad Binder - Top Speed - MotoGP 850cc 2027 Apakah Tetap Kencang
    Brad Binder

    Brad Binder menjelaskan, “Balapan akhir pekan saya mulai membaik sejak Sabtu sore. Saya merasa jauh lebih baik saat sprint, bahkan dengan ban yang sudah dipakai. Di race utama, saya harus pintar agar ban belakang tidak cepat habis. Mungkin saya agak terlalu berhati-hati, karena pada akhirnya grip ban saya masih sangat baik.”

    “Saya lebih senang dari biasanya karena motor terasa sedikit lebih baik. Saya bisa gas pol lebih keras dan hasilnya bagus. Dua balapan akhir pekan terakhir ini kondisinya agak lebih baik. Kami membuat kemajuan. Kami harus terus mempertahankannya,” imbuh pembalap berusia 30 tahun itu.

    Perubahan apa yang timnya lakukan, sehingga kini Binder merasa lebih nyaman dengan RC16 miliknya? “Ban belakang tidak lagi terasa lembek (spongy) dan ban depan lebih stabil. Sensasi lembek pada ban belakang sebelumnya, membuat saya tidak bisa mengendarai motor dengan agresif saat melibas tikungan. Pada akhirnya kita kehilangan waktu saat memasuki tikungan, saat melibas apex, dan saat keluar dari tikungan,” jawabnya.

    Pedro Acosta - Brad Binder - Enea Bastianini - Maverick Vinales
    Pedro Acosta – Brad Binder – Enea Bastianini – Maverick Vinales

    Masalah tersebut memengaruhi hampir seluruh proses melewati sebuah tikungan. Binder tidak bisa melakukan pengereman dengan optimal, tidak bisa mempertahankan kecepatan di tengah tikungan, dan juga kesulitan melakukan akselerasi ketika keluar dari tikungan.

    Untuk itulah, kini Binder menjadi lebih pede menghadapi balapan berikutnya di Aragon. Apakah dia merasa kini KTM benar-benar meningkat? “Ya, benar sekali. Kami telah membuat kemajuan besar pada motor ini. Secara keseluruhan, saya tidak bisa mengeluh,” pungkas kakak Darryn Binder itu.

    Setelah menjalani 12 seri musim 2026, Binder menempati peringkat 13 dengan perolehan 72 poin dalam klasemen. Sementara rekan setimnya Pedro Acosta berada di peringkat 7 dengan mengumpulkan 163 poin. Tahun depan Binder akan pindah ke Superbike, kabarnya akan menjadi rekan setim Miguel Oliveira di tim pabrikan BMW.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini