RiderTua.com – Suzuki GSX-8S dan Honda CB750 Hornet menjadi dua rival utama di segmen naked bike kelas menengah. Keduanya mengusung mesin dua silinder, sasis modern, serta paket elektronik yang lengkap, menjadikannya pilihan menarik baik untuk penggunaan harian maupun touring dan berkendara di jalan berkelok.
Secara konsep, Suzuki GSX-8S lebih mengutamakan karakter mesin yang halus dengan torsi kuat di putaran bawah hingga menengah serta kenyamanan berkendara jarak jauh. Sementara Honda CB750 Hornet menawarkan bobot yang lebih ringan, tenaga lebih besar, dan handling yang lebih agresif sehingga terasa lebih sporty saat diajak bermanuver.
▶Daftar Isi
Suzuki GSX-8S: Torsi Melimpah dan Nyaman untuk Berbagai Kondisi

Suzuki GSX-8S menggunakan mesin 2 silinder parallel-twin 776cc DOHC pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 83 hp pada 8.500 rpm dan torsi 78 Nm pada 6.800 rpm. Mesin berkonfigurasi 270 derajat ini memberikan karakter layaknya V-twin dengan tarikan kuat sejak putaran rendah hingga menengah, namun tetap halus saat dipacu pada kecepatan tinggi.
Desainnya mengusung gaya streetfighter modern dengan lampu depan LED vertikal, bodi berotot, serta siluet yang kompak. Dibanding CB750 Hornet, tampilannya lebih kekar dan memberikan kesan lebih dewasa.
Karakter berkendaranya sangat seimbang dengan posisi duduk yang tegak, jok yang nyaman, serta suspensi KYB yang disetel untuk memberikan kompromi antara kenyamanan dan handling. Motor ini terasa stabil saat touring maupun ketika melibas tikungan.

Fitur yang ditawarkan meliputi Suzuki Intelligent Ride System (SIRS), 3 mode berkendara, traction control tiga level, bi-directional quickshifter, ride-by-wire, Easy Start System, Low RPM Assist, panel instrumen layar TFT color 5 inci, lampu full LED, serta ABS dual-channel.
Keunggulan terbesar GSX-8S adalah karakter mesin yang bertorsi besar, kenyamanan berkendara, dan paket elektronik yang mudah digunakan. Suzuki GSX-8S 2026 dipasarkan sebesar 8.299 Pound Sterling atau sekitar Rp 201,3 jutaan.
Honda CB750 Hornet: Ringan, Bertenaga, dan Sangat Lincah

Honda CB750 Hornet mengandalkan mesin 2 silinder parallel-twin 755cc SOHC pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 90,5 hp pada 9.500 rpm dan torsi 75 Nm pada 7.250 rpm. Mesinnya menawarkan karakter yang responsif dengan putaran atas yang bertenaga, sehingga memberikan akselerasi yang lebih agresif dibanding GSX-8S.
Desain Hornet tampil tajam dan futuristis dengan lampu depan LED bergaya streetfighter, tangki berlekuk tegas, serta buritan ramping. Dibanding GSX-8S, tampilannya terlihat lebih sporty dan lebih ringan secara visual.
Dalam penggunaan sehari-hari, CB750 Hornet menawarkan handling yang sangat lincah berkat bobot 190 kg dan rangka baja diamond yang ringan. Posisi berkendaranya tetap nyaman, namun memberikan rasa lebih aktif saat memasuki tikungan maupun berkendara dengan tempo cepat.

Fitur yang tersedia meliputi ride-by-wire, empat mode berkendara, Honda E-Clutch, Honda Selectable Torque Control (HSTC), wheelie control, assist & slipper clutch, panel TFT display 5 inci dengan konektivitas Honda RoadSync, lampu full LED, serta ABS dual-channel.
Keunggulan terbesar CB750 Hornet adalah tenaga yang lebih besar, bobot yang ringan, serta handling yang sangat gesit tanpa mengorbankan kenyamanan. Honda CB750 Hornet E-Clutch 2026 dipasarkan sampai 7.549 Pound Sterling atau sekitar Rp 183,1 jutaan.
| Aspek | Suzuki GSX-8S | Honda CB750 Hornet |
|---|---|---|
| Mesin | 2 silinder parallel-twin 776cc DOHC pendingin cairan | 2 silinder parallel-twin 755cc SOHC pendingin cairan |
| Transmisi | Manual 6-percepatan dengan quickshifter | Manual 6-percepatan dengan Honda E-Clutch dan Assist & Slipper Clutch |
| Tenaga | 83 hp pada 8.500 rpm | 90,5 hp pada 9.500 rpm |
| Torsi | 78 Nm pada 6.800 rpm | 75 Nm pada 7.250 rpm |
| Bobot | 202 kg | 190 kg |
| Karakter | Torsi kuat di putaran bawah-menengah, halus, stabil, dan nyaman untuk touring maupun penggunaan harian | Tenaga lebih besar, akselerasi agresif, handling lincah, dan terasa lebih sporty saat bermanuver |
| Desain | Streetfighter modern dengan lampu LED vertikal dan bodi berotot | Streetfighter tajam dan futuristis dengan tangki berlekuk tegas serta buritan ramping |
| Fitur | SIRS, 3 mode berkendara, traction control 3 tingkat, ride-by-wire, bi-directional quickshifter, Easy Start System, Low RPM Assist, layar TFT 5 inci, lampu full LED, ABS dual-channel | Ride-by-wire, 4 mode berkendara, Honda E-Clutch, HSTC, wheelie control, Assist & Slipper Clutch, layar TFT 5 inci dengan Honda RoadSync, lampu full LED, ABS dual-channel |
| Keunggulan | Torsi melimpah, karakter mesin halus, nyaman dikendarai, dan paket elektronik mudah digunakan | Tenaga lebih besar, bobot ringan, handling sangat gesit, serta teknologi E-Clutch yang praktis |
| Harga | 8.299 Pound Sterling (sekitar Rp 201,3 jutaan) | 7.549 Pound Sterling (sekitar Rp 183,1 jutaan) |












