Home MotoGP Pedro Acosta Kritik Jarak Sprint di Sachsenring, Terlalu Panjang!

    Pedro Acosta Kritik Jarak Sprint di Sachsenring, Terlalu Panjang!

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    RiderTua.com – Tak seperti biasanya, Pedro Acosta terlihat kesulitan di MotoGP Jerman akhir pekan ini. Rider Red Bull KTM itu bahkan nyaris gagal lolos langsung ke Q2 pada hari Jumat. Dia hanya menempati posisi ke-10 dalam sesi pra kualifikasi. Di hari Sabtu, dia juga tidak mampu meningkatkan performanya dalam sesi kualifikasi, dimana juara dunia Moto2 2023 itu hanya mengamankan posisi ke-10 di grid start.

    Dan dalam sprint Sabtu sore, Acosta akhirnya finis di posisi ke-8 tertinggal 8,9 detik di belakang pemenang Marc Marquez. Namun dia mengkritik jarak sprint yang mencapai 15 lap, yang menurutnya terlalu panjang. Sebagai informasi, sirkuit Sachsenring memiliki panjang hanya 3,671 km atau merupakan trek terpendek di kalender MotoGP.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    Pedro Acosta Kritik Jarak Sprint di Sachsenring, Terlalu Panjang!

    Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026
    Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026

    Pedro Acosta menegaskan, “Saya memahami formatnya, ini bagus untuk penonton. Tetapi sprint yang berlangsung 15 lap di trek seperti di Sachsenring ini, terlalu panjang. Menurutku mereka harus mempertimbangkan untuk sedikit mengurangi jaraknya.”

    Bagaimana kondisi lengannya pasca operasi? “Masih sedikit terasa nyeri, tetapi tangan saya berfungsi dengan sempurna, bahkan dalam balapan. Saya sangat senang dengan hasilnya,” jawab Acosta yang terpaksa mundur dari race utama di Assen karena tangannya mengalami cedera.

    BTW, mulai GP Jerman jarak antar baris di grid start diperpanjang dari 3 meter menjadi 4 meter. Ini bertujuan untuk mengurangi risiko crash di tikungan pertama. “Harus saya akui, perubahan ini berjalan sempurna. Dengan start yang sangat bagus, kita masih bisa menyalip pembalap lain dalam barisan yang sama. Pada saat yang sama, saat memasuki tikungan pertama jumlah pembalapnya menjadi lebih sedikit. Alih-alih 5 pembalap sekaligus, sekarang mungkin hanya ada 2 pembalap di sekitar kita. Demi keselamatan, itu jelas merupakan perubahan yang bagus,” ujar rider yang tahun depan pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo itu.

    Klasemen MotoGP Usai Sprint Race GP Jerman 2026
    Klasemen MotoGP Usai Sprint Race GP Jerman 2026

    Dalam balapan, Acosta hanya mampu bertahan di posisi tengah padahal sebelumnya dia selalu konsisten bertarung di barisan depan.

    “Itulah realitanya. Ada balapan di mana posisi alami kami mungkin sekitar posisi ke-5, tetapi ada juga balapan dan Sachsenring adalah salah satunya, di mana kami hanya akan finis antara posisi ke-7 hingga 10. Semua ini tidak mengejutkan. Kami tahu bahwa pembalap Ducati dan Aprilia sangat cepat. Di awal balapan bahkan kami sudah mulai mengalami masalah dengan ban depan dan kemudian ritme saya menurun. Jujur, saya tidak menyangka penurunannya akan begitu signifikan,” pungkas rider berjuluk Hiu Mazarron itu.

    Usai sprint di Sachsenring, Acosta tetap bertahan di peringkat 7 dengan perolehan 135 pon atau tertinggal 63 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin yang hanya finis ke-6 dalam sprint. Rider berusia 22 tahun itu hanya unggul 2 poin dari Pecco Bagnaia (peringkat 8) yang seperti dirinya juga mengalami kesulitan di Sachsenring (finis ke-7).

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini