Home MotoGP Marc Marquez Soal Crash yang Dialami Bezzecchi: Tidak Ada Karma!

    Marc Marquez Soal Crash yang Dialami Bezzecchi: Tidak Ada Karma!

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    RiderTua.com – Marc Marquez memang sangat layak disebut sebagai ‘Raja Sachsenring’. Juara dunia 9 kali itu kembali mendominasi dengan meraih pole position, mencetak rekor lap, dan menang dalam sprint race pada hari Sabtu. Dengan mengumpulkan poin maksimal yakni 12 poin, rider Ducati Lenovo itu berhasil memangkas defisitnya dengan pemimpin klasemen Jorge Martin dari 40 poin menjadi 32 poin.

    Marquez juga merasa senang bisa memecahkan rekor lap yang dipegang Fabio di Giannantonio. “Tahun lalu, Fabio mencatatkan lap yang luar biasa di sesi latihan. Saya benar-benar ingin memecahkan rekor lap di trek ini dan ternyata berhasil. Namun dengan motor 850cc nanti, saya rasa time lap akan berada di kisaran 1:18 menit disini,” jelasnya.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    Marc Marquez Soal Crash yang Dialami Bezzecchi: Tidak Ada Karma! Para Pembalap Harus Mengambil Risiko Besar Setiap Kali Turun ke Trek

    Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026
    Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026

    Dalam sprint race 15 lap, Marc Marquez mendapat tekanan dari adiknya Alex Marquez. Rider Gresini Ducati itu terus menempel dirinya, namun sayangnya tidak sempat melakukan serangan untuk merebut kemenangan.

    “Alex memberi tekanan yang sangat kuat. Saya melihat betapa dekatnya dia di fase akhir balapan. Saya mencoba mempertahankan ritme balapan yang konsisten. Meski begitu, dia mampu memperkecil gap di lap terakhir. Saya penasaran untuk melihat, apakah kami dapat mengelola balapan dengan lebih baik dengan ban medium. Saya berharap hasil yang sama,” jelas juara dunia MotoGP 7 kali itu.

    Marquez merasa sangat bahagia melihat adiknya bisa meraih podium di Sachsenring, mengingat bagaimana usaha kerasnya untuk pulih dari cedera usai crash di Catalunya. “Saya sangat senang melihat adik saya kembali balapan seperti yang mampu dia lakukan sebelumnya. Saya yakin, Alex akan memimpin klasemen hari ini jika tidak mengalami insiden di Catalonia. Dan insiden itu bukan salahnya. Dia menunjukkan performa kuatnya di Assen dan juga hari ini. Dia adalah salah satu pembalap tercepat di lintasan tahun ini. Sayangnya dia absen di 3 seri (Mugello, Balaton Park, dan Brno),” ujar pemenang 101 balapan di semua kelas itu.

    Bezzecchi crash
    Bezzecchi crash

    Rivalnya Marco Bezzecchi mengalami crash di awal sesi Q2 Sabtu pagi dan terpaksa mundur dari balapan akhir pekan di Sachsenring karena cedera dan harus menjalani operasi pada bahunya. Banyak yang menghubungkannya dengan ‘karma’, dimana MarcoBezz menabrak Marquez di Mandalika yang menyebabkan Baby Alien menderita cedera yang cukup parah yang membuatnya absen hingga akhir musim 2025.

    Namun Marquez tak sependapat dengan pandangan itu. “Sejak 2015, saya terus mempelajari kata karma, dan saya berhasil memenangkan 6 juara dunia lagi sejak saat itu. Jika itu disebut karma, maka saya akan menerimanya dengan senang hati,” katanya sambil tersenyum, merujuk pada perseteruannya dengan legenda MotoGP Valentino Rossi yang terjadi mulai 2015.

    Marquez melanjutkan, “Karma itu tidak ada. Kami para pembalap mengambil risiko besar setiap kali turun ke lintasan. Saya berharap Bezz cepat pulih. Tapi saya juga berharap kita bisa menyelesaikan masalah ini untuk masa depan. Bezzecchi crash hari ini, Fermin Aldeguer di Assen, atau saya sendiri di Indonesia tahun lalu. Kita semua mengalami cedera di bagian bertingkat di gravel. Hal ini harus diperbaiki untuk masa depan.”

    Marco Bezecchi Cedera GP Jerman
    Marco Bezecchi Cedera GP Jerman

    Marquez menilai bahwa posisi Ducati lebih menguntungkan untuk race utama hari Minggu. Dua pekan lalu Aprilia tampil mendominasi di Assen dan kini giliran Ducati di Sachsenring. “Di Assen Aprilia sangat kuat, besok giliran Ducati. Dua sirkuit ini punya karakteristik yang berbeda. Assen punya banyak tikungan cepat, sementara Sachsenring lebih merupakan trek stop-and-go,” ujar putra Julia Marquez itu.

    Marquez melanjutkan, “Sejak balapan pertama saya sudah mengatakan bahwa Ducati adalah motor terbaik sepanjang kalender balap. Meskipun saya tidak selalu bisa mengeluarkan potensi maksimal dari paket ini di setiap balapan, motor ini bekerja sangat baik di semua trek.”

    Klasemen MotoGP Usai Sprint Race GP Jerman 2026
    Klasemen MotoGP Usai Sprint Race GP Jerman 2026

    Terkait kondisi fisiknya, Marquez mengatakan, “Bahu saya berfungsi dengan baik. Siku saya masih sedikit sakit, tetapi saya tidak memiliki keterbatasan.”

    Meski menang sprint di GP Jerman, namun Marquez tak beranjak dari peringkat 5 di klasemen. Namun kini dia hanya tertinggal 32 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin (Aprilia) dan masih terpaut 19 poin dari Fabio Di Giannantonio (peringkat 3) yang menjadi pembalap terbaik Ducati di klasemen.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini