Home MotoGP CEO Ducati: Dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta, Kami Tidak Ingin Membentuk...

    CEO Ducati: Dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta, Kami Tidak Ingin Membentuk Timnas Spanyol!

    Pedro Acosta - Ducati - Marc Marquez
    Pedro Acosta - Ducati - Marc Marquez

    RiderTua.com – Mulai tahun depan, line-up tim pabrikan Ducati Lenovo akan dihuni Marc Marquez dan Pedro Acosta. Ini artinya, 2 pembalap Spanyol akan memperkuat tim asal Italia itu meski sekarang Ducati dimiliki oleh pabrikan asal Jerman Audi. Untuk pertama kalinya, tim pabrikan Ducati tanpa pembalap Italia sejak 2010 dengan Casey Stoner dan Nicky Hayden.

    Sejak dominasi Honda dan Yamaha tumbang, Ducati menjadi ‘penguasa’ mutlak di MotoGP. Dan selama beberapa tahun terakhir pabrikan asal Borgo Panigale itu berhasil memenangkan klasemen pembalap, konstruktor, dan tim. Namun semuanya diraih dengan line-up yang salah satunya pasti ada pembalap Italia-nya seperti Andrea Dovizioso (3 kali menjadi runner-up MotoGP), Enea Bastianini, dan yang terakhir Pecco Bagnaia (2 kali menjadi juara dunia dan dua kali menjadi runner-up di MotoGP).

    CEO Ducati: Dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta, Kami Tidak Ingin Membentuk Timnas Spanyol!

    Pedro Acosta- Melawan Marc Marquez dengan Motor Setara Adalah Tantangan BesarTapi sejak paruh kedua musim 2025 dan terutama sepanjang musim 2026, rival sekaligus tetangga mereka Aprilia menunjukkan peningkatan yang sangat besar. Pabrikan yang kini dipimpin oleh Massimo Rivola tersebut semakin sering mengalahkan pasukan Ducati di lintasan, seperti yang terlihat pada balapan akhir pekan di TT Belanda dimana pembalap Aprilia menyapu bersih podium. Sedikit demi sedikit Aprilia mulai menggerus dominasi yang selama ini dibangun Ducati.

    Dalam acara World Ducati Week di Misano, CEO Ducati Claudio Domenicali menegaskan bahwa persaingan yang semakin ketat adalah hal yang wajar di dunia balap. Sambil berusaha mengembalikan dominasi Ducati, mereka juga sedang mempersiapkan masa depan melalui perubahan strategi di tim pabrikan. Dengan Marquez dan Acosta, mereka ingin menggabungkan pengalaman, talenta muda, dan ambisi besar untuk kembali menjadi yang terbaik.

    Marc Marquez - Pedro Acosta
    Marc Marquez – Pedro Acosta

    “Itu memang bagian dari kompetisi dan dunia balap. Dalam 2 tahun terakhir, kami membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk meningkatkan motor. Sementara pabrikan lain yang sebelumnya punya banyak masalah, berhasil menyelesaikannya dan sekarang mampu mencapai level kami,” ujar Domenicali.

    Menurut Domenicali, duet Marquez dan Acosta merupakan perpaduan antara pengalaman dan potensi masa depan. “Target kami saat ini adalah membangun tim yang punya potensi besar sekaligus prospek yang kuat untuk masa depan,” imbuhnya.

    Bos asal Italia itu juga menambahkan bahwa saat ini Marquez belum kembali ke performa terbaiknya pasca cedera parah usai ditabrak Marco Bezzecchi di Mandalika pada Oktober 2025 lalu. “Saat ini kami belum melihat Marc Marquez yang bertarung untuk memperebutkan juara dunia seperti tahun lalu. Pedro adalah salah satu pembalap muda dengan potensi terbesar. Kami juga sangat menyukai pribadinya di luar lintasan, dia ceplas-ceplos. Saya yakin para penggemar akan segera jatuh hati padanya, kalau memang belum,” jelas Domenicali.

    Claudio Domenicali
    Claudio Domenicali

    Banyak yang menyebut bahwa saat ini Ducati sedang membentuk timnas Spanyol. “Ketika kami membentuk tim pabrikan, kriteria utama kami adalah performa pembalap. Kami tidak memilih berdasarkan paspor (kewarganegaraan). Kami bukan ingin membentuk tim nasional Spanyol. Kami ingin membentuk sepasang pembalap hebat, dan kami memilih dua rider yang kami yakini dapat memberikan dorongan terbesar bagi tim,” tegas Domenicali.

    Meski begitu, Domenicali menegaskan bahwa suatu saat mereka ingin kembali memiliki pembalap Italia di tim pabrikan. Mungkin, dengan Nicolo Bulega yang saat ini mendominasi WSBK dengan memborong semua 21 kemenangan dalam 7 seri.

    “Jelas, kami ingin sekali memiliki pembalap Italia bersama kami. Itulah alasan, mengapa kami berupaya membawa Nicolo Bulega ke MotoGP. Tetapi tim pabrikan selalu menargetkan posisi puncak. Kami ingin memenangkan Gelar Dunia. Tanpa ragu, begitu kami memiliki kesempatan untuk memilih antara dua pembalap yang sama-sama berbakat dan salah satunya adalah orang Italia, kami akan memilih pembalap Italia,” pungkas Claudio Domenicali.

    Claudio Domenicali - Ducati
    Claudio Domenicali – Ducati

    BTW, tahun depan Bulega dikabarkan akan memperkuat tim VR46 milik Valentino Rossi bersama Fermin Aldeguer, dimana hanya tinggal menunggu pengumuman resmi saja. Sementara itu tim Gresini sudah terlebih dulu mengonfirmasi line-up pembalapnya untuk 2027, dengan Joan Mir (saat ini membalap di tim pabrikan Honda) dan Daniel Holgado (saat ini membalap untuk tim Aspar di Moto2). Ini artinya, hanya Bulega satu-satunya pembalap Italia di atas Ducati Desmosedici tahun depan.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini