RiderTua.com – Kesuksesan Wuling Starlight 560 alias Eksion di pasar global mulai membuat Morris Garage (MG) kepingin model serupa. Dari sejumlah spyshot yang beredar, model tersebut terlihat seperti Eksion, tapi versinya MG.
Ada Mobil SUV Baru Dari MG, Kapan Dijual?
MG Motor sudah punya banyak model SUV yang dijual di pasar roda empat, dan beberapa diantaranya sudah dijual di Indonesia. Dari ZS, HS, sampai yang terbaru S5 EV sudah disambut baik di pasarnya masing-masing, tapi sebenarnya mereka punya lebih banyak model di luar negeri. Salah satu diantaranya berupa kembarannya Wuling Almaz yang hanya dihadirkan di India, yaitu Hector.

Ternyata MG Motor belum selesai dengan me-rebadge mobil Wuling, dan mereka sudah menyiapkan model anyar lainnya untuk di-rebadge selanjutnya. Belakangan ini muncul sejumlah spyshot yang memperlihatkan sosok mobil misterius di jalanan India, dan kalau melihat dari desain bodi dan lampu depan mobil terlihat mirip dengan Wuling Eksion. Disinyalir model tersebut dikembangkan oleh MG, tapi memakai basisnya Eksion atau lebih dikenal sebagai Starlight 560.
Model ini benar-benar sukses di kampung halamannya, dan setelahnya Wuling menghadirkannya di Indonesia sejak awal tahun 2026 sebagai Eksion. Meski penjualannya baru dimulai beberapa bulan setelah debutnya, Eksion langsung menjadi sasaran konsumen yang mencari SUV PHEV atau listrik dengan harga terjangkau. Jadi nggak ada salahnya kalau MG Motor mau membuat versinya sendiri, meski tidak ada perbedaan yang cukup signifikan.

Nggak Ada Bedanya?
Karena berupa model rebadge, kemungkinan tampilannya tidak jauh berbeda dengan Eksion, dimana keduanya tampil sebagai SUV boxy. Meski begitu, desainnya sudah terlihat cukup modern dan sporty untuk ukuran medium SUV seperti Eksion, apalagi dari desain interiornya. Fitur seperti panel instrumen digital 8,8 inci, headunit 12,8 inci, sistem audio enam speaker, sampai ADAS mungkin masih tetap diberikan untuk kembarannya ini.
Eksion punya dua pilihan mesin, yang pertama yaitu mesin bensin 1.500 cc naturally-aspirated yang digabungkan dengan motor listrik dan baterai 20,5 kWh. Menghasilkan tenaga 197 dk dan torsi 230 Nm, mobil bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 9,7 detik. Pilihan kedua yaitu motor listrik dan baterai 56,7 kWh, dan bisa melaju sejauh 500 km dalam sekali isi daya penuh.

Rilis di India?
Tapi siapa tahu MG Motor bakal memberikan sedikit ubahan pada mobil anyarnya ini agar terlihat berbeda dari kembarannya. Kebanyakan produsen yang melakukan rebadge biasanya melakukan ini agar lebih mudah membedakannya dengan model kembaran. Namun melihat dari model rebadge yang dijual sebelumnya, sepertinya tidak ada perbedaan cukup signifikan yang diberikan pada modelnya.
Terlepas dari itu, kedengarannya cukup menarik untuk melihat seperti apa Eksion versi MG Motor, masalahnya modelnya hanya dijual di India. Seperti Hector, model rebadge yang dibuatnya selalu dijual di negara ini saja dan tidak ikut dibawa ke luar negeri, termasuk Indonesia. Jelas kalau ada Almaz dijual disini, mereka tidak punya alasan untuk tidak menghadirkan kembarannya karena sudah ada modelnya.

Sementara itu, MG Motor masih melakukan perluasan lini produknya di Indonesia, dengan S5 EV yang paling baru dirilis di pasarnya. Meskipun dengan banyaknya rival di segmennya, MG cukup pede menghadirkan mobil ramah lingkungannya tersebut, dan setidaknya mereka bisa memperluas lini mobil listriknya lebih jauh lagi. Termasuk membawa model ramah lingkungan lainnya seperti MG VS HEV, tapi hanya ini yang dihadirkannya untuk sekarang.
Entah apa nantinya MG Motor punya model anyar lainnya untuk dijual disini karena lini produknya yang cukup luas. Mereka punya peluang untuk menyasar segmen lainnya seperti yang dilakukannya pada 4 EV hingga Cyberster, tapi sampai sekarang mereka hanya menjual mobil SUV saja. Mungkinkah mereka masih bisa menahan gempuran merek China yang terus menjadi-jadi sampai sekarang?






