RiderTua.com – Pit Beirer (Direktur Motorsport KTM) menanggapi rumor terkait 2 kursi kosong yang belum terisi di tim Tech3 KTM untuk 2027. Seperti yang diketahui, tahun depan Pedro Acosta akan pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo dan Enea Bastianini juga mengkonfirmasi tidak akan bertahan di KTM. Sebagai gantinya, KTM sudah mengamankan kontrak Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio untuk membela tim pabrikan Red Bull KTM mulai 2027.
Masih ada 2 pembalap KTM yang masih belum jelas masa depannya yakni Maverick Vinales dan Brad Binder. Kabarnya mereka berdua masuk menjadi kandidat. “Baik Brad maupun Maverick bisa saja tetap bersama kami. Sampai hari ini masih ada dua posisi yang masih kosong, dan kedua pembalap tersebut ada dalam daftar kami,” ungkap Beirer.
Pit Beirer (KTM): Dalam Situasi Seperti Ini, Raul Fernandez Juga Bisa Menjadi Opsi

Meski sebagian besar line-up pembalap untuk 2027 sudah terisi, namun ada beberapa kursi yang masih ditulis dengan ‘pensil’ alias belum benar-benar final dan masih bisa berubah sewaktu-waktu. Dan nama Maverick Vinales dan Brad Binder menjadi salah satunya. Kabarnya KTM diketahui juga sedang melakukan ‘pembicaraan’ dengan Raul Fernandez.
“Dalam situasi saat ini, kami juga harus berbicara dengan Raul. Bukan hanya karena kami pernah merayakan banyak kesuksesan bersama, tetapi juga karena dia secara konsisten memberikan performa yang sangat kuat di MotoGP,” tegas Pit Beirer.
Sebagai informasi, Raul Fernandez bergabung dengan KTM sejak di kelas Moto3 bersama tim KTM Aki Ajo. Setelah memenangkan 2 balapan, Raul berhasil menyelesaikan musim 2020 di peringkat 4 dalam klasemen. Lalu dia naik ke Moto2, sukses memenangkan 8 balapan dan meraih runner-up pada 2021. Pada 2022 rider Spanyol itu dipromosikan ke MotoGP di tim Tech3 KTM. Namun sayangnya, dia gagal memberikan performa terbaiknya. Dia hanya menyelesaikan musim di peringkat 22 yang sangat mengecewakan.

Raul pun didepak KTM. Lalu pada 2023 dia pindah ke Aprilia bersama tim RNF milik Razlan Razali. Dan meskipun tim RNF akhirnya mundur dari MotoGP lalu digantikan tim Trackhouse milik Justin Marks, Raul tetap bersama rim satelit Aprilia itu hingga hari ini. Setelah 4 tahun berkompetisi di kelas utama, akhirnya rider berusia 26 tahun itu berhasil merayakan kemenangan MotoGP pertamanya di GP Australia pada 2025. Dan sejak saat itu, dia selalu tampil konsisten. Tahun ini, hasil terbaiknya adalah kemenangan sprint di Mugello.
Menjelang GP Ceko akhir pekan ini, Raul berada di peringkat 8 dengan perolehan 93 poin dalam klasemen atau tertinggal 12 poin dari rekan setimnya Ai Ogura yang berada di peringkat 6. Ini berarti Raul adalah pembalap dengan peringkat tertinggi di klasemen yang tidak memiliki opsi kontrak.
Selain Fernandez, KTM dikabarkan juga melirik beberapa pembalap Moto2 terutama Senna Agius dan juga pemimpin klasemen Manuel Gonzalez. Kedua pembalap Intact GP tersebut berpotensi naik ke MotoGP tahun depan, saat era baru MotoGP dengan mesin 850cc diberlakukan.
Namun dalam pembicaraan antara KTM dengan tim Tech3 baru-baru ini, terungkap bahwa keduanya sepakat susunan pembalap yang ideal adalah dengan satu pembalap veteran ditambah satu pembalap rookie.

Baik Binder maupun Vinales menyadari situasi tersebut, tetapi mereka masih melihat peluang untuk tetap bersama KTM. Di Brno, Binder mengatakan, “Masa depan saya belum diputuskan.”
Di sisi lain, situasi Vinales justru lebih rumit. Cedera bahu membuat musimnya berantakan, beberapa kali upaya comebacknya gatot alias gagal total. “Tentu saja, saya berada di bawah tekanan. Kondisi bahu ini mempersulit saya. Setiap kali saya berusaha gas pol, saya kembali merasakan sakit. Dan itu bukan situasi yang baik. Kita tidak bisa kompetitif kalau tubuh tidak mendukung. Ini berat, karena sebenarnya saya hanya tertinggal beberapa persepuluh detik saja,” jelas rider berjuluk Top Gun itu.
Meski semua pembalap papan atas di MotoGP sudah ‘sold out’, namun KTM tak perlu panik. Setidaknya mereka hanya memikirkan satu kursi yang harus diisi. “Setelah GP Brno, kami ingin menentukan salah satu dari dua posisi yang masih kosong tersebut,” pungkas Pit Beirer.

GP Ceko akhir pekan ini akan menjadi semacam ‘ujian’ penting dalam karier bagi beberapa pembalap. Seperti yang sering terjadi dalam olahraga profesional, balapan akhir pekan ini akan menentukan, apakah pembalap akan mendapatkan kontrak baru atau mungkin menjadi penentu berakhirnya karier setidaknya satu pembalap MotoGP.
BTW, hanya Pedro Acosta yang berhasil tampil memuaskan untuk KTM. Rider berusia 22 tahun itu menjadi pembalap KTM terbaik di klasemen dengan menempati peringkat 4. Sementara Bastianini dan Binder mengumpulkan poin yang sama yakni 48 poin dan masing-masing berada di peringkat 12 dan 13. Di sisi lain, Vinales yang sering absen karena cedera harus puas berada di peringkat 23 dengan 6 poin saja.






