RiderTua.com – Di kelas naked bike menengah premium, Ducati Monster dan BMW F 900 R menjadi dua pilihan menarik bagi rider yang menginginkan kombinasi performa, teknologi, dan kenyamanan harian. Keduanya sama-sama menawarkan tenaga yang cukup besar untuk penggunaan jalan raya maupun touring ringan, tetapi memiliki filosofi yang berbeda.
Secara konsep, Ducati Monster mengutamakan karakter sporty khas Italia dengan bobot ringan dan handling agresif, sementara BMW F 900 R lebih fokus pada kenyamanan, fleksibilitas penggunaan, dan teknologi yang ramah untuk berbagai tipe pengendara.
▶Daftar Isi
Ducati Monster: Naked Bike Ringan dengan DNA Sport Italia

Ducati Monster menggunakan mesin V-Twin 890cc 8-katup pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 111 hp pada 9.000 rpm dan torsi 91,1 Nm pada 7.250 rpm. Mesin ini memberikan karakter khas Ducati dengan torsi kuat sejak putaran menengah.
Karakter mesinnya terasa hidup dan responsif. Tarikan gas memberikan sensasi sporty yang langsung terasa sejak rpm menengah, membuat motor sangat menyenangkan saat digunakan di jalan berliku.
Salah satu keunggulan terbesar Monster adalah bobotnya yang ringan. Dengan rangka aluminium Front Frame yang terinspirasi dari Panigale, motor ini terasa sangat lincah saat berpindah arah.

Handling menjadi salah satu nilai jual utama. Monster terasa tajam, cepat masuk tikungan, dan memberikan sensasi berkendara yang sangat sporty dibanding banyak rival di kelasnya.
Desainnya mempertahankan identitas Monster modern dengan tangki berotot, bodi minimalis, dan tampilan khas naked bike Italia yang agresif. Elektronik juga sangat lengkap, meliputi riding mode, Ducati Traction Control, Wheelie Control, Launch Control pada beberapa versi, Cornering ABS, serta panel layar TFT modern.
Keunggulan terbesar Monster ada pada kombinasi bobot ringan, handling agresif, dan karakter mesin yang emosional. Namun dibanding F 900 R, kenyamanan touring dan fleksibilitas penggunaan sehari-hari terasa sedikit lebih terbatas. Harga mulai 13.995 USD (sekitar Rp 253,2 jutaan).
BMW F 900 R: Naked Bike Serbaguna dengan Teknologi Modern

BMW F 900 R menggunakan mesin parallel-twin 895cc pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 105 hp pada 8.500 rpm dan torsi 93 Nm pada 6.750 rpm. Walau sedikit kalah tenaga dari Ducati, performanya tetap sangat kompetitif di kelas menengah.
Karakter mesinnya halus dan mudah dikendalikan. Tenaga tersedia secara merata sehingga motor terasa nyaman digunakan baik untuk commuting, touring, maupun riding santai. Bentuk bodi tajam modern dan lampu depan khas membuatnya terlihat futuristis tanpa terlalu agresif.
Handling motor ini sangat seimbang. Dibanding Monster, BMW terasa sedikit lebih stabil dan santai, sehingga lebih ramah untuk rider yang tidak selalu mencari sensasi berkendara ekstrem.

BMW juga menawarkan paket teknologi yang cukup lengkap, termasuk Dynamic Traction Control, Cornering ABS, Engine Brake Control, TFT display besar dengan konektivitas smartphone, serta berbagai opsi elektronik tambahan.
Keunggulan terbesar F 900 R ada pada fleksibilitas. Motor ini mampu berfungsi sebagai commuter harian, touring bike ringan, maupun naked bike sporty dalam satu paket. Posisi riding ergonomis menjadi salah satu keunggulan utama. Motor ini nyaman digunakan dalam perjalanan jauh tanpa membuat pengendara cepat lelah.
Selain itu, biaya kepemilikan dan kenyamanan penggunaan sehari-hari sering kali menjadi nilai tambah dibanding motor yang lebih fokus pada performa murni. Namun dibanding Ducati Monster, karakter emosional dan sensasi sporty-nya tidak sekuat rival Italia tersebut. Harga mulai dari 10.495 USD (sekitar Rp 190 jutaan).
| Aspek | Ducati Monster | BMW F 900 R |
|---|---|---|
| Segmen | Naked bike menengah premium | Naked bike menengah premium |
| Mesin | 2 silinder V-Twin 890cc 8-katup berpendingin cairan | 2 silinder parallel-twin 895cc berpendingin cairan |
| Transmisi | Manual 6-percepatan | Manual 6-percepatan |
| Tenaga | 111 hp pada 9.000 rpm | 105 hp pada 8.500 rpm |
| Torsi | 91,1 Nm pada 7.250 rpm | 93 Nm pada 6.750 rpm |
| Rangka | Aluminium Front Frame terinspirasi Panigale | Steel bridge frame |
| Desain | Naked bike Italia dengan tangki berotot dan tampilan agresif | Modern, futuristis, dan fungsional |
| Elektronik | Riding Mode, Ducati Traction Control, Wheelie Control, Launch Control, Cornering ABS, TFT Display | Dynamic Traction Control, Cornering ABS, Engine Brake Control, TFT Display, Smartphone Connectivity |
| Keunggulan | Bobot ringan, handling agresif, dan karakter mesin emosional | Kenyamanan, fleksibilitas penggunaan, dan teknologi ramah pengendara |
| Kekurangan | Kenyamanan touring tidak sebaik rival BMW | Karakter sporty dan emosional tidak sekuat Ducati |
| Harga | 13.995 USD (sekitar Rp 253,2 jutaan) | 10.495 USD (sekitar Rp 190 jutaan) |







