Home MotoGP Lorenzo Savadori: Kelewat Fleksibel, Aprilia RS-GP Diklaim Cocok untuk Semua Gaya Balap...

    Lorenzo Savadori: Kelewat Fleksibel, Aprilia RS-GP Diklaim Cocok untuk Semua Gaya Balap MotoGP

    Marco Bezzecchi - Jorge Martin - Aprilia MotoGP
    Marco Bezzecchi - Jorge Martin - Aprilia MotoGP

    RiderTua.com – Tahun depan tidak akan ada lagi entry wildcard di MotoGP. Ini artinya tes rider termasuk Lorenzo Savadori tidak bisa lagi menguji motor langsung di balapan. Rider Italia itu mengaku bahwa meskipun fokus utamanya adalah pengembangan motor 850cc, namun di sisi lain dia ingin tetap sesekali bisa ikut balapan.

    “Jujur, saya masih sangat ingin balapan di MotoGP. Saya ingin benar-benar melakukannya. Kita masih belum tahu, apakah kita bisa balapan lagi tahun depan atau tidak. Saat ini, kami sangat fokus pada proyek 850cc dan mengembangkan motor untuk tahun depan,” tegas Savadori.

    Lorenzo Savadori (Aprilia): Fleksibilitas RS-GP Bisa Cocok dengan Gaya Balap yang Berbeda-beda, Itulah Keindahan Motor Kami

    Lorenzo Savadori membandingkan evolusi RS-GP mulai dari tes awal hingga bertransformasi menjadi motor seperti saat ini, yang konsisten bertarung di barisan depan di MotoGP. “Motornya sudah banyak berubah, tetapi ke arah yang benar. Namun di MotoGP, hal itu tidak pernah cukup. Kita selalu harus mencari sesuatu yang lebih. Kami harus terus bekerja karena semua rival kami sangat tangguh dan sangat cepat,” ujar rider berusia 33 tahun itu.

    Jorge Martin - Marco Bezzecchi
    Jorge Martin – Marco Bezzecchi

    Bagaimana penilaian Savadori setelah melakukan pengujian pertama motor 850cc? “Masih terlalu dini untuk memberikan penilaian. Kita harus melihat perkembangannya sepanjang tahun, terutama saat tes pramusim di Sepang tahun depan. Kami melakukan tes pertama di Jerez. Itu adalah pertama kalinya motor 850cc turun ke lintasan, dan hasilnya sangat positif,” jawabnya.

    Sava melanjutkan, “Dalam beberapa hari mendatang kami akan kembali melakukan tes dan itu penting untuk lebih memahami motor dan mengembangkannya lebih lanjut. Ini adalah proyek yang benar-benar masih baru, tetapi feel pertama sangat bagus. DNA Aprilia masih terasa, dan itu adalah hal yang sangat positif.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Apakah ada kesamaan antara motor MotoGP 850cc dengan motor produksi massal, terutama setelah komentar Nicolo Bulega tentang Ducati. “Saya rasa tidak juga. Saat mengendarai Aprilia, kita selalu bisa merasakan DNA Aprilia baik itu motor MotoGP, Superbike, maupun motor jalan raya. Tetapi jelas, motor ini berbeda dari motor yang saya pakai di Superbike,” tegas Sava.

    Raul Fernandez - Ai Ogura
    Raul Fernandez – Ai Ogura

    Savadori sangat terkesan dengan bakat Jorge Martin dan juga kemampuan Marco Bezzecchi dalam mengelola semua aspek. “Mereka berdua sangat cepat dan pembalap yang sangat bagus. Jorge Martin memenangkan Gelar Dunia MotoGP 2024 dan punya bakat yang luar biasa. Terkadang dia mampu melakukan sesuatu yang mungkin hanya dia yang bisa melakukan,” jelasnya.

    Sava menambahkan, “Di sisi lain, Bezzecchi sangat cepat, sangat kompetitif, dan yang terpenting sangat komplit dalam segala aspek baik dalam etos kerja, pendekatannya terhadap balapan akhir pekan, mengatur garasi, maupun hubungannya dengan orang-orangnya. Dia benar-benar pembalap yang sangat komplit. Dan menyenangkan bisa melihat mereka berdua bersaing di puncak klasemen.”

    Aprilia RS-GP 2026 - Lorenzo Savadori
    Aprilia RS-GP 2026 – Lorenzo Savadori

    Sava mengungkapkan bahwa RS-GP sangat fleksibel sehingga bisa cocok dengan gaya balap yang sangat berbeda-beda. “Dan itulah keindahan motor kami, fleksibel dengan berbagai tipe pembalap. Dan itu bukan sesuatu yang mudah, dan kami juga sudah bekerja keras pada aspek ini,” jelasnya.

    Meski saat ini tingkat persaingan di MotoGP sangat ketat, namun Savadori yakin Aprilia tetap bisa bersaing terutama melawan Ducati. “Dengan cara yang positif tentu saja. Kita harus berusaha mempertahankan level ini. Ini tidak mudah karena semua rival sangat kuat dan tangguh, tetapi kami juga berusaha keras untuk tetap kompetitif,” tegasnya.

    Perannya sebagai tes rider sangat penting dalam pengembangan motor. “Ini pekerjaan yang luar biasa. Tentu saja, ketika berada di balapan akhir pekan dan menguji suku cadang yang mungkin belum langsung membuat motor tampil 100 persen, kita merasakan letupan semangat di dalam diri. Beberapa hal membutuhkan waktu untuk dikembangkan dan disempurnakan. Tetapi itu adalah bagian dari pekerjaan saya dan saya sangat menikmatinya. Sebagai seorang pembalap sendiri, letupan semangat itu harus selalu tetap ada,” pungkas Lorenzo Savadori.

    Marco Bezzecchi
    Marco Bezzecchi

     

    Lorenzo Savadori: Kelewat Fleksibel, Aprilia RS-GP Diklaim Cocok untuk Semua Gaya Balap MotoGP Lorenzo Savadori-Kelewat Fleksibel, Aprilia RS-GP Diklaim Cocok untuk Semua Gaya Balap MotoGP

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini