Home MotoGP Valentino Rossi: Marc Marquez Bernasib Buruk

    Valentino Rossi: Marc Marquez Bernasib Buruk

    Valentino Rossi-Marc Marquez Bernasib Buruk
    Valentino Rossi-Marc Marquez Bernasib Buruk

    RiderTua.com – Tahun lalu Marc Marquez berhasil menyamai rekor juara dunia yang berhasil dicapai Valentino Rossi dengan 9 gelar dunia di semua kelas atau gelar dunia ke-7 di MotoGP. Musim ini rider berjuluk Baby Alien itu berambisi untuk mempertahankan gelar dunianya sekaligus melampaui rekor Rossi tersebut. Dengan didukung Desmosedici GP yang saat ini merupakan motor yang paling kompetitif di grid, ambisi tersebut jelas bukan sekedar omon-omon.

    Namun angan tak seindah kenyataan. Marquez crash hebat di Mandalika pada Oktober 2025. Karena cedera, rider berusia 33 tahun itu harus absen hingga akhir musim. Meski sudah menjalani operasi dan rehabilitasi, namun fisiknya tidak sepenuhnya fit saat menjalani musim baru 2026. Jangankan menang, meraih podium dalam grand prix pun tidak.

    Valentino Rossi: Marc Marquez Bernasib Buruk

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Performa Marc Marquez jelas sangat dipengaruhi kondisi fisiknya. Crash saat sprint race di Le Mans semakin memperburuk kondisinya. Bahkan saat berada di pit usai crash, Marquez mengaku kepada timnya bahwa selama ini dia balapan hanya dengan menggunakan ‘satu setengah’ tangan. Dalam artian, dia harus balapan sambil menahan rasa sakit pada bahunya. Kemudian dia menjalani dua operasi sekaligus, yakni untuk memperbaiki patah pada kakinya (tulang metakarpal kelimanya patah) dan juga pada bahunya (sekrup dari operasi sebelumnya geser sehingga menekan saraf radial sehingga harus dilepas).

    Untuk saat ini, baik Ducati maupun Marquez sendiri masih belum bisa memastikan kapan akan comeback balapan. Tapi targetnya, ikut berkompetisi di GP Mugello akhir pekan depan. Semuanya akan bergantung pada pemeriksaan medis terakhir sebelum balapan akhir pekan (pada hari Kamis).

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Sebagai mantan rival, Valentino Rossi ikut menyoroti kondisi Marc Marquez. Menurutnya, keberuntungan belum berpihak pada pembalap asal Spanyol itu. “Marquez mengalami nasib buruk pada lengannya,” ujar rider berjuluk The Doctor itu.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Di sisi lain, Rossi juga menyoroti Aprilia yang meningkat pesat, terutama sejak Marco Bezzecchi mengambil alih kepemimpinan proyek dengan konsistensi yang luar biasa. Saat ini rider asal Rimini Italia itu memimpin klasemen dengan keunggulan 15 poin atas rekan setimnya Jorge Martin.

    Meski begitu, Rossi tak menganggap bahwa Aprilia berhasil mengungguli Ducati dalam hal performa murni. Menurutnya kuncinya lebih terletak pada kombinasi antara pembalap dan motor, daripada keunggulan teknis semata. “Saya rasa Aprilia tidak lebih baik dari Ducati, ini motor yang sedikit berbeda,” tegas rider berusia 47 tahun itu.

    Marco Bezzecchi
    Marco Bezzecchi

    Menurut analisa Rossi, momen bagus Aprilia saat ini lebih disebabkan karena performa individu para pembalapnya terutama Bezzecchi. “Tahun lalu Bezzecchi membuat motor ini berkembang pesat, dia merasa motor itu miliknya sendiri dan dia datang dengan motivasi tinggi,” ujar Papa Giulietta dan Gabriella itu.

    Meski begitu Rossi tak mengesampingkan peran Martin, meski juara dunia MotoGP 2024 itu sempat dibekap cedera tahun lalu. Kini Martiantor telah kembali ke performa terbaiknya dan siap memperebutkan gelar dunia melawan Bezzecchi sekaligus membawa Aprilia ke puncak MotoGP.

    Rossi berpendapat bahwa Ducati masih menjadi pabrikan yang dominan musim ini. Namun pembalap papan atasnya belum mampu mewujudkan potensi tersebut menjadi hasil yang konsisten. “Pembalap terbaik Ducati mengalami beberapa masalah dan nasib buruk. Marquez dengan lengannya, dan Pecco yang menunjukkan potensi tetapi tidak selalu bisa mewujudkannya,” tegas putra Graziano Rossi itu.

    Marc Marquez - Fabio Di Giannantonio
    Marc Marquez – Fabio Di Giannantonio

    Penilaian Rossi tersebut memang sesuai dengan kenyataan. Musim ini Ducati tak lagi mendominasi seperti beberapa tahun sebelumnya, sementara Aprilia kini bertransformasi menjadi acuan di MotoGP.

    Kejuaraan Dunia kini memasuki fase di mana keseimbangan kekuatan dan kondisi fisik para pembalap lebih menentukan ketimbang sekadar keunggulan teknis motor. Marquez yang datang sebagai salah satu penantang utama terhambat oleh cedera, sementara Bezzecchi memimpin klasemen dengan sangat menyakinkan dan berhasil mengubah peta kekuatan MotoGP.

    “Saat ini bukan hanya soal motor, tapi juga siapa yang mengendarainya,” pungkas Rossi.

    Mau obrolan menarik? Simak di FP MotoGPCrash – Valentino Rossi: Marc Marquez Bernasib Buruk

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini