RiderTua.com – Massimo Rivola menyoroti crash mengerikan yang dialami Alex Marquez di lintasan lurus pada lap pembuka MotoGP Catalunya hari Minggu kemarin. Crash tersebut disebabkan Pedro Acosta yang tiba-tiba melambat di racing line, sementara Alex yang menempel ketat rider KTM itu tidak sempat menghindar lalu menabrak bagian belakang RC16. Sebenarnya Acosta sempat melambaikan tangannya untuk memberitahu pembalap lain bahwa motornya bermasalah, tapi telat hanya sepersekian detik.
Di saat Alex dibawa ke rumah sakit dengan ambulans, Acosta kembali melanjutkan balapan untuk start kedua dan kemudian juga start ketiga setelah Johann Zarco crash.
Massimo Rivola (Aprilia) Kritik Race Director: Pedro Acosta Seharusnya Tidak Diberi Kesempatan untuk Balapan Lagi
Massimo Rivola mengatakan, “Hari seperti inilah yang membuat kita semakin sadar, tentang apa yang dilakukan para pembalap dan betapa kita sering menganggapnya biasa saja. Mereka adalah orang-orang hebat yang mempertaruhkan nyawa di setiap tikungan, dan kita sering melupakan hal itu. Kita seharusnya lebih menghargai apa yang mereka lakukan. Namun dari perspektif olahraga, saya rasa beberapa hal perlu ditinjau ulang. Sebenarnya, Acosta-lah yang menjadi penyebab red flag dikibarkan.”

“Dalam balapan normal, seharusnya dia sudah out. Menurutku seorang pembalap yang menyebabkan red flag, bahkan karena alasan di luar kendalinya seperti masalah teknis, seharusnya tidak diberi kesempatan untuk kembali balapan. Saya tidak punya masalah dengan Pedro, jangan salah paham. Memang crash Alex pada saat itu, tidak mungkin bisa dihindari,” imbuh CEO Aprilia itu.
Saat start kedua, kembali terjadi crash di lap pembuka. Kali ini korbannya adalah Johann Zarco yang menyeret Pecco Bagnaia dan Luca Marini terjatuh bersamanya di tikungan 1. Kaki Zarco nyangkut di motor Pecco sehingga saat motor itu jungkir balik, tubuh rider LCR Honda itu ikut jungkir balik juga. Melihat Zarco tidak bisa bergerak dan terjebak di bawah motor Ducati, Pecco dan Marini langsung berteriak meminta bantuan tim medis agar segera datang menolong. Red flag pun kembali dikibarkan.

“Crash Zarco bahkan lebih buruk. Saya rasa para pembalap memiliki pendekatan yang salah. Usai crash seperti yang dialami Alex, saya berharap semua pembalap bisa lebih tenang,” imbuh Rivola.
Rivola meminta Race Director bisa bertindak lebih tegas demi keselamatam pembalap. “Saran saya, agar Race Director bisa lebih keras demi kebaikan para pembalap. Kita semua menginginkan tontonan yang seru dan menarik, tetapi beberapa crash terjadi karena keinginan untuk segera memulai kembali balapan,” pungkas bos asal Italia itu kecewa.
BTW, pembalap Aprilia Marco Bezzecchi berhasil finis ke-4 sementara Jorge Martin gagal finis karena crash di lap pembuka saat start ketiga. Bezzecchi berhasil bertahan sebagai pemimpin klasemen dengan perolehan 142 poin, kini unggul 15 poin dari Martin.






