RiderTua.com – Enea Bastianini menjalani hari Sabtu di Le Mans dengan hasil yang belum bisa dibilang memuaskan. Rider Tech3 KTM itu hanya mampu menempati posisi ke-14 dalam kualifikasi dan gagal finis dalam sprint race karena crash. Dalam race hari Minggu, Bestia start dari posisi ke-13 (naik 1 posisi karena Marc Marquez yang sedianya berada di posisi ke-2 harus absen karena cedera), sehingga dia tidak mendapatkan start yang baik. Kemudian dia terjebak dalam rombongan pembalap yang membuatnya tidak bisa bergerak maju.
Kesempatan datang menjelang akhir balapan. Bastianini berhasil menyalip Luca Marini, Raul Fernandez, dan Johann Zarco. Setelah Alex Marquez crash, dia naik ke posisi 9 dan bertahan di posisi ini dalam waktu yang cukup lama. Dan saat Peco Bagnaia dan Joan Mir crash, rider asal Rimini Italia itu mewarisi posisi ke-7 dan bertahan hingga garis finis.
Enea Bastianini: Hanya Berusaha Mempertahankan Posisi Karena Motor Sangat Tidak Stabil dan Keausan Ban Juga Tinggi

Enea Bastianini mengatakan, “Saat warm-up pagi hari, saya merasa nyaman di atas motor. Namun dalam balapan, setelah beberapa lap saya merasa tidak mampu berbuat lebih banyak. Motor sangat tidak stabil dan keausan ban juga tinggi, itu terkait dengan pergerakan motor. Saya hanya mencoba mempertahankan posisi saya dan tetap di posisi ke-7. Kita tidak terlalu puas, saya tidak mampu menyalip lagi di akhir balapan.”
Sekali lagi Pedro Acosta menjadi pembalap KTM terbaik, dia konsisten bersaing untuk memperebutkan posisi teratas. Apa Bastianini merasa lebih baik darinya? “Dalam kualifikasi. Race pace kurang lebih sama. Dan seperti yang saya katakan, saya mengalami masalah karena pergerakan motor. Selain itu ban belakang soft sangat penting bagi kami, ban tersebut menekan ban depan. Setelah 5 atau 6 lap, motor mulai bergerak saat berakselerasi keluar dari tikungan. Saat ini, pabrikan lain berada di level yang berbeda. Kita harus menemukan sesuatu kedepannya agar dapat memperkecil gap,” jelas rider berusia 28 tahun itu.

BTW, tahun ini Bastianini didampingi kepala kru baru yakni Andres Madrid yaitu mantan kepala mekanik Brad Bider. Apakah Bestia cocok dengannya? “Ya, saya sangat senang bekerja dengan Andres. Dia orang yang sangat istimewa dan hubungan kami semakin membaik di setiap sesi. Kami bekerja sama dengan sangat baik,” pungkas rider yang setelah 5 seri pertama menempati peringkat 10 dalam klasemen dengan mengumpulkan 39 poin.
BTW, pada balapan akhir pekan di Le Mans Jonas Folger ditunjuk untuk menggantikan rekan setimnya Maverick Vinales yang cedera.






