Home MotoGP Jika Marc Marquez Memutuskan Pensiun, Ducati Sudah Punya 2 Nama Penggantinya

    Jika Marc Marquez Memutuskan Pensiun, Ducati Sudah Punya 2 Nama Penggantinya

    Marc Marquez - Fabio di Giannantonio - Fermin Aldeguer
    Marc Marquez - Fabio di Giannantonio - Fermin Aldeguer

    RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua di mana pun berada. Dampak dari cedera yang dialaminya usai crash di Mandalika, membuat Marc Marquez kesulitan menemukan kembali performa terbaiknya musim ini. Belum juga sepenuhnya pulih, juara dunia 9 kali itu kembali crash di COTA Austin 2 pekan lalu..

    Dalam 6 balapan pertama, Marquez hanya mampu memenangkan sprint di Brasil. Saat ini dia hanya menempati peringkat 5 dengan perolehan 45 poin dalam klasemen. Hasil ini sangat jauh di luar ekspektasi, mengingat Marquez adalah juara bertahan sekaligus juara dunia MotoGP 7 kali.

    Jika Marc Marquez Memutuskan Pensiun, Ducati Sudah Punya 2 Nama Penggantinya

    Mengingat kondisi fisiknya saat ini, banyak yang berspekulasi kemungkinan Marc Marquez akan memutuskan pensiun dari MotoGP. Masalah fisiknya ternyata jauh lebih serius yang yang terlihat. Cedera bahu ditambah dengan komplikasi lengan bawah akibat crash di Austin, menyebabkan rasa sakit yang terus menerus dan membuatnya sulit untuk tampil pada level yang biasa dia tunjukkan.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Kondisi fisik yang belum menentu inilah yang membuat Marquez menunda menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati, yang seharusnya sudah selesai bahkan sebelum musim dimulai. Rider berjuluk Baby Alien itu ingin teken kontrak hanya 1 tahun, namun pabrikan asal Borgo Panigale itu ingin langsung 2 tahun.

    Soal masa depan Marquez, Jack Appleyard (reporter MotoGP) mengatakan, “Kita tahu Marc ada di sini hanya untuk menang. Dia tidak tertarik untuk balapan dengan performa 80 persen dan finis di posisi ke-3, ke-4, atau ke-5. Jujur, menurut saya jika bahunya tidak membaik hingga di pertengahan musim atau di tiga perempat musim, saya rasa tidak mustahil bagi Marc untuk mengatakan, ‘oke, di akhir tahun nanti selesai. Saya berhenti.”

    Appleyard yakin Marquez tidak akan mau balapan jika dia tidak mampu mencapai performa terbaiknya, karena targetnya hanya satu yakni meraih juara dunia. “Jika dia merasa bahunya tidak akan pernah benar-benar pulih, dia tidak akan memiliki kekuatan yang cukup, mengingat cedera yang pernah dialaminya sebelumnya. Jika dia merasa ini sudah berada di batas kemampuannya sekarang dan mengingat mentalitasnya, saya rasa dia tidak ingin kembali hanya untuk berkompetisi dengan 75% dari kemampuannya dan mungkin hanya memenangkan 1 atau 2 balapan,” tegas Appleyard.

    Fermin Aldeguer - Gresini - MotoGP
    Fermin Aldeguer – Gresini – MotoGP

    Ducati jelas menyadari situasi tersebut dan kabarnya mereka sudah memiliki calon pengganti. Nama yang paling kuat menjadi kandidat adalah Fermin Aldeguer, yang tahun lalu meraih gelar ‘rookie of the year’ di tim Gresini.

    Menurut Appleyard, proses pergantian ini bisa berjalan mulus jika Marquez memutuskan untuk pensiun. “Dia di sini untuk memenangkan gelar dunia dan Ducati dapat dengan mudah mempromosikan Fermin ke tim pabrikan. Saya rasa mereka dapat melakukannya jika Marc memutuskan pensiun. Mereka punya pengganti yang sempurna,” ujarnya.

    Namun situasinya tidak sesederhana itu. Aldeguer memiliki kontrak dengan tim VR46 untuk 2027 dan Ducati sudah menjanjikan tim satelit milik legenda Valentino Rossi itu akan mendapatkan pembalap papan atas. Ducati juga harus menyeimbangkan kebutuhan untuk menjaga tim pabrikan tetap kompetitif sekaligus memenuhi komitmen yang telah dibuat kepada tim VR46. Mereka harus menghindari konflik serupa, seperti yang pernah terjadi dengan tim Gresini di masa lalu.

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Selain Fermin Aldeguer, Ducati juga mempertimbangkan Fabio Di Giannantonio sebagai alternatif. Ducati tidak punya banyak pilihan, mengingat semua pembalap top yang tersedia di grid sudah menentukan masa depannya untuk 2027. Jadi masuk akal jika mereka lebih memilih pembalap dari dalam tim sendiri. Dan mempromosikan salah satu pembalap yang punya kontrak langsung dengan Ducati seperti Aldeguer atau Di Giannantonio, dianggap sebagai opsi yang paling realistis.

    Walaupun saat ini belum ada tanda-tanda Marquez akan pensiun pada akhir 2026 karena diperkirakan dia akan bertahan 1 tahun lagi untuk menjajal regulasi baru pada 2027, Ducati sudah mulai menganalisis kontribusi apa yang dapat diberikan Aldeguer dan Diggia jika sewaktu-waktu diperlukan untuk menggantikan Marquez.

    Marc Marquez - Fabio Di Giannantonio
    Marc Marquez – Fabio Di Giannantonio

    Untuk saat ini, opsi paling sederhana adalah mempromosikan Diggia untuk berpasangan dengan Pedro Acosta di tim pabrikan Ducati Lenovo. Kontraknya dengan Ducati memang berakhir pada 2026, tetapi ada indikasi kuat bahwa dia akan tetap bersama tim VR46 pada 2027, sehingga posisinya di dalam struktur tim satelit semakin kokoh.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Performa Diggia dalam 3 seri pertama musim 2026 juga mendukungnya. Rider asal Roma Italia itu menjadi pembalap Ducati terbaik di klasemen dengan menempati peringkat 4 dan hanya unggul 5 poin atas Marquez. Sebelumnya dikabarkan bahwa Diggia sudah melakukan pembicaraan lanjutan dengan Yamaha untuk 2027, namun performanya yang kuat akan meyakinkan Ducati untuk mempertahankannya dalam tim VR46 sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka.

    Langkah paling aman bagi Ducati saat ini adalah meyakinkan Marquez untuk tetap balapan di MotoGP, sehingga stabilitas tim pabrikan tetap terjaga sambil mempersiapkan transisi untuk Aldeguer. Pada saat yang sama, Ducati juga harus berhati-hati dalam mengelola hubungannya dengan tim VR46 sekaligus menjaga daya saing tim satelitnya.

    Fermin Aldeguer - Marc Marquez
    Fermin Aldeguer – Marc Marquez

    Musim 2026 akan menjadi penentu masa depan Marquez dan juga Ducati. Dengan kondisi fisik Marquez yang masih terbatas dan Aldeguer yang sedang dipersiapkan sebagai penggantinya, tim berada di momen krusial dalam merencanakan line-up pembalap mereka. Target mereka masih sama yakni memastikan Ducati tetap berada di puncak MotoGP, terlepas dari keputusan akhir dari Marc Marquez.

    BTW, dalam 3 seri pertama musim 2026, rival sekaligus tetangga mereka Aprilia menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Pembalapnya Marco Bezzecchi berhasil menyapu bersih 3 kemenangan dan berhasil memimpin klasemen. Sementara rekan setimnya sekaligus juara dunia MotoGP 2024 Jorge Martin juga tampil impresif meski baru saja pulih dari cedera parah, dan saat ini dia berada peringkat 2 dalam klasemen. Musim ini, pabrikan asal Noale itu berhasil mengobrak-abrik dominasi Ducati di MotoGP.

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini