RiderTua.com – Hai Sobat RiderTua, balik lagi kita bahas dunia MotoGP. Fabio Quartararo kembali meraih hasil yang sangat mengecewakan. Di GP Amerika, juara dunia MotoGP 2021 itu finis ke-17 atau kedua dari belakang atau tepat di depan rekan setimnya Alex Rins yang finis paling buncit. Ironisnya, dia finis tepat di belakang duo Pramac Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller.
Dari awal, Quartararo memang punya ekspektasi rendah di balapan akhir pekan di COTA. Namun dia mengaku, balapan berjalan lebih buruk dari yang dibayangkan. “Saya tidak menyangka ban akan mengalami penurunan performa sebesar itu. Saya terus menjaga kondisi ban dan tiba-tiba performanya langsung drop. Saya tidak terkejut dengan race pace di awal. Tapi saya tidak menyangka ban akan cepat aus seperti ini. Itulah mengapa balapan lebih buruk dari yang diperkirakan,” ungkap rider asal Prancis itu.
Fabio Quartararo: Sekarang Saya akan Menjauh dari Pengembangan Yamaha

4 pembalap Yamaha hanya finis di posisi 4 terakhir di GP AS. Ketika Fabio Quartararo ditanya, bagaimana suasana di garasi? Dia menjawab, “Semuanya normal.”
Namun sejurus kemudian El Diablo menegaskan bahwa kini dia sudah mengambil sikap tegas. “Sekarang saya akan menjauh dari pengembangan, karena saya sudah mengatakan apa yang kami butuhkan dan apa yang harus mereka lakukan. Saya tidak mau terus mengulanginya. Mereka tahu apa yang sudah saya katakan dan mereka tahu komentar dari semua pembalap,” tegas rider berusia 26 tahun itu.
Seri ke-4 di Jerez akan digelar sekitar 3 pekan lagi. Ini artinya, semua pabrikan punya waktu untuk mengevaluasi hasil kerja dalam 3 seri pertama musim 2026. Apakah Yamaha akan melakukan pembaharuan yang besar dalam waktu dekat? “Saya tidak punya kabar soal pembaharuan. Tapi sesuatu yang besar harus terjadi. Itu pasti,” jawab Quartararo.
Rookie Toprak Razgatlioglu tampil cukup bagus di Austin. Untuk pertama kalinya dia berhasil mencetak poin setelah finis ke-15 dan menjadi pembalap Yamaha terbaik di GP Amerika. “Dia sudah cepat pada hari Sabtu, dan pada Minggu pagi dia benar-benar cepat. Saya terkesan dan saya rasa itu bagus untuknya. Cara dia mengendarai motor dan pendekatkannya sangat bagus,” puji Quartararo.

Mengapa Quartararo bisa kalah dalam duel internal Yamaha? “Performa ban saya drop dalam 5 lap terakhir. Toprak sedikit lebih konsisten. Dia mengendarai motor dengan sangat halus. Itu adalah gaya balapnya, gaya yang kita kenal dari Kejuaraan Dunia Superbike. Saya sangat terkesan dengan penampilannya,” pungkas El Diablo.
Quartararo saat ini menempati peringkat 17 dengan perolehan 6 poin dalam klasemen, Risn berada di peringkat 18 dengan 3 poin, Toprak di peringkat 20 dengan 1 poin, dan Jack Miller belum mencetak satu pun poin.









