Home MotoGP Chicho Lorenzo: Apakah Marc Marquez Mengalami Penurunan Performa? Hanya Dia Sendiri yang...

    Chicho Lorenzo: Apakah Marc Marquez Mengalami Penurunan Performa? Hanya Dia Sendiri yang Bisa Menjawabnya!

    Chicho Lorenzo - Marc Marquez
    Chicho Lorenzo - Marc Marquez

    RiderTua.com – Apa kabar Bro-Sis? Ada info seru nih dari meja redaksi RiderTua. Chicho Lorenzo menyoroti sinkhole atau lubang yang muncul di trek lurus sirkuit Ayrton Senna Brasil pada Sabtu lalu..

    “Aneh sekali, ada lubang di trek. Jika muncul di kota, itu bukan masalah besar dan hanya butuh waktu beberapa pekan untuk memperbaikinya. Tapi di trek balap, itu menjadi peringatan sekaligus mendapat banyak sorotan. Pada akhirnya berhasil diperbaiki, hanya merubah jadwal dan beberapa sesi yang seharusnya dilakukan pada hari Sabtu dipindahkan ke hari Minggu seperti Q2 untuk Moto2. Tapi pada akhirnya mereka berhasil menyelenggarakan Grand Prix,” ujar ayah dari legenda MotoGP Jorge Lorenzo itu.

    Chicho Lorenzo: Apakah Marc Marquez Mengalami Penurunan Performa? Hanya Dia Sendiri yang Bisa Menjawabnya!

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Hujan memperburuk kondisi lintasan, bahkan pada hari Kamis sirkuit sempat terendam banjir usai diguyur hujan deras. “Menurut saya, yang paling buruk adalah kurangnya grip, banyaknya crash, dan terlihat jelas bahwa para pembalap sangat tegang di atas motor serta nyaris tidak menyentuh racing line,” imbuh Chicho Lorenzo.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Chicho memuji Marco Bezzecchi yang meraih kemenangan di GP Brasil sekaligus kemenangannya yang ke-4 berturut-turut. “Dia bukan pembalap yang dikenal konsisten. Dia tipe pembalap Italia yang tampil mengesankan dalam satu balapan tapi kemudian ‘tenggelam’ di balapan berikutnya. Tapi lihat, dia sudah berubah. Pasti ada rahasia di balik itu. Kita tidak tahu apa rahasia Marco Bezzecchi, bisa berubah dari inkonsisten menjadi sangat konsisten,” ungkapnya.

    Chicho juga menyoroti performa Fabio Quartararo di Brasil. “Saya melihat Fabio tampil sangat agresif. Dia biasanya membalap dengan sangat halus, sangat indah, dan sangat elegan. Tetapi kali ini dia sangat agresif, penuh ambisi, dan berani. Saya tidak tahu, apakah itu karena setelah mencoba segalanya pada hari Sabtu, dia mulai tertinggal dan tidak bisa mengimbangi para rival yang terus menyalipnya. Pada race hari Minggu performanya memburuk. Tetapi pada hari Sabtu, dia tampil mengesankan,” jelasnya.

    Marc Marquez Vs Pedro Acosta
    Marc Marquez Vs Pedro Acosta

    Setelah dibekap cedera hampir 1 musim pada 2025, Jorge Martin kembali meraih podium setelah finis ke-2 di GP Brasil. “Saya ingin melihat Jorge Martin berlanjut bersama Aprilia. Saya pikir pindah ke tim lain di saat Aprilia tengah berkembang pesat seperti ini, itu bukan keputusan yang baik,” tegas Chicho.

    Meski begitu, Chicho memuji mentalitas Martin. “Minggu berikutnya dia berhasil naik podium. Saya tidak mempercayainya, saya sendiri butuh waktu 6 bulan untuk pulih dari situasi seperti itu. Martin punya kemampuan menahan tekanan yang luar biasa. Dia pernah menjadi juara dunia, dia mampu menghadapi tekanan di momen yang penting. Sementara Bezzecchi belum pernah menjadi juara dunia,” tegasnya.

    Soal persaingan dalam perebutan gelar dunia musim ini, Chicho berpendapat, “Gelar dunia akan diperebutkan antara Bezzecchi, Martin, dan Marc Marquez. Mereka adalah pembalap terkuat di kelas ini. Yang lain sudah membuktikan kemampuannya. Seperti biasanya Fabio Di Giannantonio akan menjadi pembalap yang tidak konsisten, seperti Franco Morbidelli. Dan pabrikan lain masih cukup jauh tertinggal.”

    Marco Bezzecchi - Marc Marquez
    Marco Bezzecchi – Marc Marquez

    Menurut Chicho, kondisi fisik Marc Marquez belum fit 100 persen. “Yang jelas, sekarang Marc Marquez 1 tahun lebih tua. Dia sudah berhasil mencapai targetnya, lalu dia mengalami crash di balapan berikutnya dan kembali cedera. Ketika kita punya target yaitu untuk membuktikan diri lagi, untuk kembali ke performa terbaik, untuk merasakan manisnya kemenangan lagi, sensasi dopamin dari kemenangan rasanya berbeda. Ketika kita sudah mencapainya, secara otomatis jadi lengah. Dalam olahraga ini, jika kita lengah itu bisa berakibat fatal,” jelasnya.

    Chicho menambahkan, “Saya rasa sekarang Marc harus fokus untuk memperbaiki bahunya, mengembalikan kekuatan yang saat ini belum sepenuhnya pulih, dan membuat motornya kembali kompetitif seperti sebelumnya. Tidak mungkin kita memimpin sambil memulihkan fisik sekaligus memberi tekanan kepada rival kita.”

    Meski begitu Chicho tidak menganggap Marquez sudah kalah. “Tahun lalu dia mendominasi. Apa yang berubah dari tahun lalu ke tahun ini? Aprilia berhasil membuat kemajuan yang sangat pesat. Dan bahu Marquez belum pulih sepenuhnya dan dia masih punya waktu 1 tahun lagi. Cepat atau lambat, suatu saat Marquez tetap akan pensiun. Sesuatu yang pasti tidak diinginkan fansnya. Semua atlet tidak akan bertahan selamanya,” imbuhnya.

    Chicho Lorenzo - Marc Marquez
    Chicho Lorenzo – Marc Marquez

    Apakah saat ini Marc Marquez mengalami penurunan performa? “Saya rasa bisa dibilang ya dan bisa dibilang tidak. Yang saya yakini adalah setelah meraih juara dunia tahun lalu, setelah membuktikan kepada dirinya sendiri bahwa dia mampu menang lagi dan melakukannya dengan cara yang luar biasa seperti itu, performanya menurun. Mungkin saat itu dia berada di posisi terburuk, ketika harus menghadapi Bezzecchi sedangkan dia sendiri masih belum pulih. Tapi dia sendiri yang harus mengatakan, apakah itu sebuah penurunan atau tidak,” ungkas Chicho Lorenzo.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Menjelang seri ke-3 di COTA akhir pekan ini, Marc Marquez hanya menempati peringkat 5 dalam klasemen dengan perolehan 34 poin atau tertinggal 22 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia).

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini